Dua Kasus Korupsi Berbeda

Dua Pejabat Bengkalis Ditahan, Ketua DPRD Tersangka


Rabu, 04 Mei 2016 - 05:13:31 WIB
Dua Pejabat Bengkalis Ditahan, Ketua DPRD Tersangka Ilustrasi.

PEKANBARU, HALUAN — Kejaksaan Agung RI menahan Sekda Kabupaten Bengkalis Burhanuddin dan Kepala Ins­pektorat Bengkalis Mukhlis. Sedangkan di Pekanbaru, Polda Riau menetapkan Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis sebagai tersangka. Ketiganya diduga terlibat praktek korupsi untuk dua kasus berbeda.

Di Jakarta, Kejagung RI menahan Sekdakab dan Kepala Inspektorat Bengkalis terkait dugaan korupsi penyelewengan dana penyertaan modal Pem­kab Bengkalis ke Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Beng­kalis, PT Bumi Laksamana Jaya (BLJ).

Baca Juga : Leonardy Harmainy: Pariwisata Sumbar Butuh Kepedulian Semua Elemen

Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus, Arminsyah mengatakan, sebelumnya, ke­dua pejabat tersebut telah di­tetapkan sebagai tersangka da­lam kasus dugaan pe­nye­le­wengan penyertaan modal ke PT BLJ sebesar Rp300 miliar tersebut.

“Ini berkaitan dengan peng­gunaan dana Pemda yang dipakai untuk pembagunan tenaga listrik yang nyatanya sampai sekarang tidak ada,” ungkapnya, Senin (2/5).

Baca Juga : Emersia Water Park Siap Ramaikan Pariwisata Tanah Datar

Dikatakan, keduanya dita­han di rumah tahanan Salemba Cabang Kejagung untuk 20 hari pertama. Penahanan tersebut bisa diperpanjang jika penyidik menilai perlu. Penahanan ini sekaligus menyusul man­tan Komisaris PT BLJ, Ribut Su­santo, yang su­dah ditahan terlebih da­hulu di Rutan Sa­lem­ba, pada 28 April kemarin.

Lebih lanjut, Armin­syah mengatakan, peran Mukhlis dan Burhanuddin dalam perkara ini sebagai pihak yang menyetujui adanya anggaran tersebut. Tapi kenyataannya, ang­garan itu tidak digunakan sebagaimana mestinya.

Baca Juga : Berkunjung ke Solo tak Afdal Kalau Belum...

Ketua DPRD Tersandung Dana Bansos

Sementara itu di Pe­kan­baru, Polda Riau akhir­nya menetapkan Ketua DPRD Bengkalis, Heru Wah­yudi, sebagai Tersangka kasus dugaan korupsi penyelewengan dana Bansos APBD Bengkalis tahun 2012.

Baca Juga : Daftar 10 Tempat Paling Indah di Dunia yang Wajib Dikunjungi

Menurut Kabid Humas Pol­da Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo, politsi PAN itu ditetapkan sebagai tersangka setelah pe­nyi­dik menemukan dua alat bukti.

Kedua alat bukti itu adalah keterangan saksi ahli dari Ke­mendagri dan BPKP serta surat-surat dokumen per­mo­honan dana hibah, pen­cairan, SPM, serta hasil audit.

Sementara itu, Heru Wah­yudi, ketika dikonfirmasi Senin kemarin, mengaku belum me­ngetahui perihal penetapan sta­t­us tersangka terhadap dirinya.

“Saya belum tahu soal ini, kalau bisa jangan sampai se­perti itu,” ujarnya, saat di­kon­firmasi usai menghadiri OJK di Gedung Cikpuan Bengkalis.

Seperti diketahui, dalam kasus ini, penyidik Polda Riau telah menetapkan sejumlah tersangka. Selain mantan Bu­pati Bengkalis Herliyan Saleh, lima anggota Dewan juga ikut terjerat kasus serupa. Sejauh ini, baru mantan Ketua DPRD Bengkalis, Jamal Abdillah, yang telah dijatuhi vonis. (h/hr)

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]