Gayus Tuntut Ditjen Pajak Rp7 Miliar


Rabu, 04 Mei 2016 - 06:10:22 WIB
Gayus Tuntut Ditjen Pajak Rp7 Miliar

JAKARTA, HALUAN — Ter­pi­dana kasus korupsi pajak dan pen­cu­cian uang Gayus Halomoan P. Tam­bunan tampak di Penga­dilan Negeri Jakarta Selatan, Se­lasa (3/5). Ia keluar dari ruang sidang dengan memakai masker penutup hidung dikelilingi polisi yang mengawalnya.

Awak media baru menyadari kehadiran pria 36 tahun itu melintas keluar. Panitera Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Umiarti, mengatakan Gayus menghadiri sidang kasus perdata yang ia ajukan. “Dia (Gayus) meng­gugat Direktorat Jenderal Pajak dan Ke­menterian Keuangan karena gajinya belum dibayar,” kata Umi. Ia tidak menjelaskan jumlah gaji yang dituntut oleh Gayus.

Baca Juga : Via Telepon di KLB Demokrat, Moeldoko: Saya Terima Jadi Ketum!

Umi menjelaskan, dalam perkara ini Kementerian Keuangan adalah tergugat satu, sedangkan Ditjen Pajak sebagai tergugat dua. Menurut Umi, agenda sidang ini baru pembacaan gugatan atau sidang perdana. “Tapi batal karena tergugat tidak hadir,” ujar dia. Hakim tunggal yang me­nangani kasus ini yaitu Heru Budianto. Website Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) Pengadilan Negeri Jakarta Selatan memuat perkara Gayus. Yaitu dengan nomor perkara 146/Pdt.G/2016/PNJKT.SEL, didaftarkan pada 14 Maret 2016. Dalam data itu tertulis perkara perbuatan melawan hukum atas nama penggugat Gayus Halomoan P. Tambunan. Tergugatnya adalah pemerintah Re­publik Indonesia Cq. Kementerian Ke­uangan. Tergugat dua Kementerian Keuangan Cq. Direktorat Jenderal Pajak. (h/tmp)

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Jumat, 05 Maret 2021 - 17:23:03 WIB

    Via Telepon di KLB Demokrat, Moeldoko: Saya Terima Jadi Ketum!

    Via Telepon di KLB Demokrat, Moeldoko: Saya Terima Jadi Ketum! Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat (PD), yang diklaim sepihak sejumlah orang, memutuskan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menjadi Ketum Demokrat periode 2021-2025. Moeldoko menerima keputusan KLB Demokrat di Deli Serda.
  • Jumat, 05 Maret 2021 - 17:03:01 WIB

    Polisi Tolak Bubarkan KLB Demokrat: Salahnya Apa?

    Polisi Tolak Bubarkan KLB Demokrat: Salahnya Apa? Polri menilai kegiatan Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat (PD) yang digelar di The Hill Resort, Sibolangit, Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut) adalah urusan internal partai. Hal itu menyusul desakan dari kubu Agus Har.
  • Jumat, 05 Maret 2021 - 15:45:03 WIB

    Max Sopacua Sebut Moeldoko Calon Kuat Ketum Demokrat di KLB

    Max Sopacua Sebut Moeldoko Calon Kuat Ketum Demokrat di KLB Politikus senior Partai Demokrat Max Sopacua mengatakan Moeldoko merupakan sosok yang menjadi calon kuat untuk menduduki kursi Ketua Umum Partai Demokrat pada Kongres Luar Biasa (KLB) yang digelar di The Hill Hotel dan Resort.
  • Jumat, 05 Maret 2021 - 14:53:10 WIB

    Wah, 3 Polisi Penembak Laskar FPI Disebut Berpotensi Tersangka

    Wah, 3 Polisi Penembak Laskar FPI Disebut Berpotensi Tersangka Kabareskrim Komjen Agus Andrianto mengatakan tiga anggota Polda Metro Jaya yang terlibat dalam bentrok dengan enam laskar Front Pembela Islam (FPI) yang tewas tertembak di Tol Jakarta-Cikampek km 50, Karawang, Jawa Barat, ber.
  • Jumat, 05 Maret 2021 - 14:10:52 WIB

    Polisi Cek Perizinan dan Penerapan Prokes KLB Demokrat di Deli Serdang

    Polisi Cek Perizinan dan Penerapan Prokes KLB Demokrat di Deli Serdang Polisi turun tangan untuk mengecek perizinan penyelenggaran dan prokotol kesehatan KLB Demokrat yang digelar kader pecatan The Hill Hotel and Resort Sibolangit, Deli Serdang, Sumatera Utara..
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: re[email protected]