Pemuda Asal Pasaman Ditemukan Tewas


Rabu, 04 Mei 2016 - 06:12:25 WIB
Pemuda Asal Pasaman Ditemukan Tewas Petugas Badan SAR Nasional (Basarnas) menemukan mayat korban tenggelam di Muaro Aia Tawa, Padang, Selasa (3/5). Korban hilang setelah tenggelam saat berenang di sekitar jembatan (mall basko) Senin (2/5). (Berita terkait Halaman 23). (RIVO SEPTI ANDRIES)

PADANG, HALUAN —  Pemuda yang men­ce­burkan dirinya dari jembatan Air Tawar, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang, Senin (2/5) akhirnya telah ditemukan oleh tim SAR gabungan di Pintu Air Muara Bung Hatta, Selasa (3/5) sekitar pukul 16.30 WIB.

Pria asal Pasaman ini diketahui bernama Fiko Yul­pratama (24). Setelah di­temukan, jasad korban lang­sung dibawa ke Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) M Djamil Padang. Kemu­dian korban dibawa ke ru­mah duka untuk dike­bumikan.

Baca Juga : Ini Tanggapan Hendri Septa soal Siapa Wakil Walikota yang Mendampinginya

Kordinator Lapangan Basarnas, Alfijan menga­takan, sebelum penemuan jasad korban beberapa petu­gas pencarian dari Basarnas, Baywacth Padang, Brimob, Pol Air Polda Sumbar, TNI dan BPBD&PK melakukan pencarian sekitar pukul 06.30 WIB, dengan meng­gunakan tujuh perahu karet.

“Pagi ini (kemarin,red) kita langsung melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian hingga beberapa meter dari Pintu Air Muara Bung Hatta,” kata Alfijan kepada Haluan, saat di­hu­bungi melalui telepon se­lulernya, kemarin.

Baca Juga : Jadwal Shalat untuk Kota Padang dan Sekitarnya Rabu 03 Maret 2021

Lebih lanjut dikatakan Alfijan, kemudian waktu menunjukkan sudah sore, maka petugas menepi ke tepian Sungai Batang Ku­ra­nji itu untuk menghentikan sementara pencarian kor­ban. Setelah berada di atas dan siap-siap untuk balik ke ma­ko masing-masing, ter­nya­ta salah satu warga ber­teriak, karena melihat se­so­sok ma­nusia di lokasi tersebut.

“Kami pun bergegas tu­run ke laut untuk menolong kor­ban dan saat ditemukan, ter­nya­ta korban sudah tak ber­nya­wa dalam kondisi ter­te­lungkup. Sehingga kami me­m­bawanya ke tepi,” jelasnya.

Baca Juga : Peringati Setahun Covid-19, Hendri Septa Beberkan Prosesi PBM Tatap Muka di Kota Padang

Saat tiba di tepi, lanjut Alfijan, jasad korban lang­sung dimasukkan ke dalam mobil ambulance dan di­ba­wa ke RSUP M Djamil Pa­dang. Pihaknya men­da­pat­kan informasi dari pihak rumah sakit, bahwa korban dibawa ke kawasan Lubuk Buaya, persisnya bela­kang Polsek Koto Tangah.

“Sebelumnya korban pernah tinggal di Ulak Ka­rang, Padang. Dan kami tidak tahu tempat siapa di daerah Koto Tangah, Kota Padang. Bisa saja, di ka­wasan tersebut tempat fa­milinya,” ungkapnya.

Baca Juga : Padang Diguyur Hujan Lebat, Rumah Warga Mulai Digenangi Air

Seperti berita se­belum­nya, seorang pe­muda tang­gung hilang tenggelam se­saat menceburkan diri dari atas jembatan air tawar, Senin (2/5) kemarin pukul 16.20 WIB. Diduga pemuda tersebut mengalami kram setelah sempat lima menit berenang sampai pada ak­hir­nya berteriak minta to­lo­ng dan hilang di bawa arus.

Salah seorang saksi ma­ta, Rismantayeni (36) me­ng­a­takan, awalnya pemuda tersebut berdiri saja di tepi jembatan sendirian sekitar 10 menit. Kemudian tiba-tiba ia menceburkan diri ke sungai dan sempat berenang dan berusaha menepi. Na­mun, tiba-tiba saja ia taca­guik dan berteriak minta tolong. Kemudian hilang dan tidak timbul lagi ke permukaan.

“Ada dua kali ia timbul dan tenggelam sembari me­lam­baikan ta­ngan dan akhir­nya tidak pernah lagi muncul ke per­mu­­kaan,” kata Ris­man­ta­yeni kepada Haluan di lokasi.

Kemudian Risma me­mang­gil warga sekitar untuk melakukan pertolongan dan pencarian di sekitar lokasi. Namun, sampai Basarnas datang ke TKP sekitar 40 menit setelah kejadian, pen­carian warga dengan alat seadanya tidak mem­buah­kan hasil. (h/nas)

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]