Norwegia Bantu 1 Miliar Dolar

Riau Kembali Jadi Contoh Pencegahan Karhutla


Sabtu, 07 Mei 2016 - 06:26:33 WIB
Riau Kembali Jadi Contoh Pencegahan Karhutla Plt Gubri, Arsyadjuliandi Rachman didampingi Kepala BRG, Nazir Foead dan Duta Besar Norwegia, Stig Traavik mencoba sumur yang dibangun untuk pencegahan karhutla di Rimbo Panjang.

PEKANBARU, HALUAN — Provinsi Riau kembali men­jadi percontohan dalam hal pencegahan kebakaran hu­tan dan lahan (Karhutla), bagi daerah lain di Tanah Air. Setelah Kabupaten Meranti menjadi percon­tohan dalam hal restorasi gambut, kini giliran Kabu­paten Kampar menjadi per­con­tohan, dengan di­ba­ngun­nya 50 unit sumur bor di lahan gambut.

Pembangunan puluhan su­mur bor di Desa Rimbo Pan­jang, Kabupaten Kam­par tersebut, langsung dires­mi­kan Kepala Badan Res­to­rasi Gambut (BRG), Na­zir Foead didampingi Plt Gu­bernur Riau, Arsya­dju­liandi Rachman, serta Duta Be­sar Norwegia, Stig Traa­vik ber­sama Conselor Cli­ma­te and Forest, Oyvino Dahl.

Baca Juga : Emersia Water Park Siap Ramaikan Pariwisata Tanah Datar

Menurut Nazir Foead, di­pilihnya Riau sebagai per­con­tohan restorasi gambut, ka­rena Riau dinilai cemer­lang dalam pencegahan kar­hut­la. Salah satu buktinya, se­pan­jang tahun 2016 ini, ber­bagai stakeholder di Riau mam­pu mengurangi titik api di be­berapa daerah yang se­lama ini rawan dilanda kar­hut­la, khususnya di lahan gam­but.

“Provinsi Riau jadi per­hatian pusat untuk pen­cegahan kebakaran lahan dan hutan. Riau dinilai ce­mer­lang, sehingga atas dasar itu Riau menjadi per­con­tohan bagi daerah lain untuk restorasi gambut. Termasuk pembangunan sumur bor dan ini akan dicontohkan di daerah lain, seperti di Kali­mantan, Sumatera Selatan, Jambi atau daerah yang rawan karhutla,” paparnya.

Baca Juga : Berkunjung ke Solo tak Afdal Kalau Belum...

Lebih lanjut Nazir me­nga­takan, upaya dari berba­gai pihak di Riau yang telah membangun delapan ribu kanal blok di lahan gambut, dinilai pihaknya sebagai bentuk keseriusan Riau men­cegah terjadinya kar­hutla. Selanjutnya, pem­bangunan sumur bor dan embung juga akan menjadi contoh bagi daerah lain.

Dijelaskannya, upaya pencegahan karhutla khu­susnya di lahan gambut, juga mendapat perhatian dari Pemerintah Norwegia. Tak tanggung-tanggung, negara yang saat ini menjadi salah satu leading sektor bidang teknologi di Eropa itu mem­berikan bantuan sebesar 1 miliar dolar.

Baca Juga : Daftar 10 Tempat Paling Indah di Dunia yang Wajib Dikunjungi

“Untuk itulah, Duta Be­sar Norwegia ingin langsung turun ke lapangan untuk melihat kondisi di Rimbo Panjang, bagaimana pen­cegahan kebakaran. Juga akan langsung diberikan bantuan untuk skat kanal dan pembangunan sumur bor,” ujarnya.

Sementara itu, Duta Be­sar Norwegia, Stig Traavik me­ngaku kagum dengan pen­capaian yang telah dila­ku­kan Pemprov Riau be­ser­ta stakeholder di Bumi Lan­cang, terkait upaya pen­ce­ga­han karhutla. Hal itu pula yang membuat jumlah titik api di Riau selama Januari hingga bulan April, menu­run hingga mencapai 89 per­sen.

Baca Juga : Sekjen PHRI Sebut 121.485 Pegawai Hotel-Restoran Bakal Divaksin Corona

“Ini bagus sekali dan juga membuktikan kerja dari Pemerintah Provinsi Riau, yang telah mem­be­rikan data kepada kami. Bagaimana semua pihak bekerja dalam menangani pencegahan kebakaran di Riau. Dan pembangunan skat kanal yang mencapai 8 ribu unit di Riau merupakan yang terbesar di seluruh Indonesia dan sangat ba­gus,” ujar  Stig Traavik.

Dijelaskan Ambasador Norwegia ini, penanganan pencegahan kebakaran la­han gambut dengan sistem teknologi yang dilakukan di Rimbo Panjang ini sangat baik sekali. Bagaimana cara menghasilkan air saat terja­dinya musim panas.

Ditambahkan Plt Gu­bernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman mengatakan, pe­ker­jaan masih panjang da­lam pencegahan kebakaran di wilayah Riau. Yang ter­penting adalah bagaiamana mempertahankan apa yang telah dilakukan sejauh ini, seperti yang telah dilak­sanakan di Kabupaten Me­ranti dan Rimbo Panjang.

“Yang penting bagai­mana semangat kita dalam bekerja sama seluruh masya­rakat, TNI Polri, masyarakat peduli api dan yang lainnya dalam pencegahan keba­karan dan mengurangi titik api,” kata Plt Gubri. (h/hr)

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]