Minimarket Hani Mart

Modal Rp16 Juta, Kini Investasi Rp1,5 Miliar


Sabtu, 07 Mei 2016 - 06:29:14 WIB
Modal Rp16 Juta, Kini Investasi Rp1,5 Miliar Ilham Darwis berdiri di depan minimarketnya, Hani Mart, Jalan Beringin No 55, Lolong, Padang, Jumat (5/5). (HOLY ADIB)

PADANG, HALUAN — Ilham Darwis membangun Hani Mart dengan modal Rp16 juta. Pada awal mendirikan minimarket itu, ia tak menyangka kalau usahanya itu semakin berkembang dari hari ke hari, hingga memiliki investasi sebesar Rp1,5 miliar saat ini.

Ia mendirikan Hani Mart pada 2007 setelah berhenti bekerja dari balk terminal di Pelabuhan Teluk Bayur. Ia berhenti setelah setahun bekerja di balk terminal karena tak nyaman bekerja. Ia merasa hidupnya monoton karena pergi pagi dan pulang sore, dengan gaji yang menurutnya tak se­banding dengan rutinitas itu. Sebelum bekerja di balk terminal, ia bekerja di Pa­dang Sidempuan di peru­sahaan penyusun ISO, stan­dar mutu. Di sana gaji saya cukup besar.

Baca Juga : Perluas Layanan Perbankan Seamless dan Terdigitalisasi, PermataBank Resmikan Model Branch Lippo Cikarang

Usai berhenti bekerja di balk terminal (pengiriman minyak kelapa sawit ke luar negeri), Ilham mencoba membuka toko kecil di ru­mah­nya, Jalan Beringin No 55, Lolong, Padang, bela­kang Kantor DPW PPP Sum­bar. Ia mengaku tidak memiliki latar belakang dan pengetahuan bisnis saat membuka usaha dengan modal awal Rp16 juta itu. Rp­10 juta dari modal itu ha­bis untuk membuat rak dan upah tukang. Sisa uang Rp6 juta itulah yang ia gu­na­kan untuk membeli ba­rang, jum­lah yang sangat se­di­kit un­tuk ukuran mini­mar­ket.

“Uang Rp6 juta itu saya bawa ke toko grosir di Pasar Raya Padang. Tiba di sana, saya tidak tahu akan mem­beli barang apa untuk dijual di minimarket. Saya lalu pulang. Akhirnya saya me­mu­tuskan untuk membeli barang yang bisa kami pakai sekeluarga. Tujuannya, ka­lau barang itu tidak terjual, kami bisa memakainya,” kenangnya kepada Haluan, Jumat (6/5).

Baca Juga : Tips Sederhana Atur Keuangan Agar Bisa Pangkas Utang

Saking tidak punya pe­nge­tahuan bisnis di bidang minimarket sekalipun, Il­ham mengaku tidak tahu kalau barnag-barang mini­market bisa dibeli dari dis­tri­butor. Jadi, ia membeli barang selama setahun di grosir di pasar raya. Baru setelah itu, setelah barnag-barang di minimarketnya semakin banyak ada pema­sok yang singgah di tokonya untuk menawarkan barang. Sejak saat itu, ia membeli barang ke distributor me­lalui pemasok tersebut.

Meski pun sudah mem­buka usaha sendiri selama 3 tahun, Ilham masih belum yakin dengan pekerjaannya itu. Hatinya masih mendua, antara ingin bekerja sebagai pegawai di perusahaan dan berwiraswasta. Pada suaut malam, ia berdoa kepada Tuhan dalam salat Tahajud.

Baca Juga : Hati-hati Pengguna Snack Video! OJK Sebut Ilegal

“Saya berdoa, kalau me­mang ini rezeki saya, tetap­kanlah hati saya. Tiga bulan setelah saya berdoa itu, tekad saya penuh untuk me­majukan usaha ini,” ujar­nya.

Ia mulai memperbesar tokonya. Tokonya yang se­mula merupakan garasi mo­bil, ia perlebar dengan me­ngor­bankan sebuah kamar dan teras di rumahnya. Ke­mu­dian, ia rajin membaca buku tentang usaha swala­yan dan berkunjung ke toko swalayan lain. Tujuannya untuk membandingkan usa­ha­nya dengan usaha sejenis yang telah maju. Ia juga mem­benahi pelayanan ke­pada konsumen. Ia menam­bah karyawan. Kini kar­yawanya sudah 5 orang.

Baca Juga : BIB Tuah Sakato Hasilkan Pemasukan 400 Juta Pertahun

Pada akhirnya, Ilham menyadari bahwa pili­han­nya membangun mini­mar­ket adalah pilihan yang tepat karena di kawasan tersebut tak ada toko swala­yan. Karena tahu tokonya dibutuhkan masyarakat se­tem­pat, ia pun membuat pelayanan yang bagus. Salah satunya dengan membuka toko mulai pukul 7.00 WIB dan tutup pukul 22.00 WIB.

“Di sekitar ini, tidak ada toko P&D yang buka pukul 7.00 WIB, semuanya buka di atas pukul 7.00 WIB,” sebutnya.

Ke depan, Ilham beren­cana membuka cabang. Ren­cana itu baru sebatas rencana yang mentah. Ia akan memikirkan untuk mewujudkan rencana itu setelah naik haji nanti. (h/dib)

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]