Juragan Emas Dharmasraya Dirampok


Sabtu, 07 Mei 2016 - 07:05:51 WIB
Juragan Emas Dharmasraya Dirampok KANIT Reskrim Polsek Pulau Punjung Ipda Syafrinaldi, mengotong Ecep korban perampokan ke dalam mobil setelah membuat laporan. Korban mengalami cedera akibatnya kaki korban mengalami sakit akibat diinjak-injak perampok saat kejadian. (BADRI)

DHARMASRAYA, HA­LUAN — Rampok meng­ganas di Dharmasraya. Se­orang juragan emas jadi korbannya, Ecep (38). Pe­laku yang berjumlah empat orang itu, beraksi pada Jumat (6/5) dinihari, sekitar pukul 03.00 WIB. Sebanyak tiga ons emas murni siap jual, plus uang tunai senilai Rp20 juta dijarah pelaku. Sebelumnya, pelaku sempat menganiaya korban.

Informasi yang dihim­pun Haluan, kawanan pe­rampok datang ke rumah korban di Jorong Durian Simpai Kenagarian Koto IV nan Bauah Kecamatan IX Koto, Dharmasraya dengan menggunakan senpi laras pendek. Untuk mencapai lokasi, mereka menggu­nakan dua sepeda motor.

Baca Juga : Leonardy Harmainy: Pariwisata Jika Dikelola dengan Baik akan Memberikan Keuntungan

Pelaku secara paksa me­masuki rumah korban lewat dari pintu depan dan mengo­brak abrik isi dalam rumah. Begitu masuk dan berhasil menguasai keadaan, mereka menyumpal mulut korban dengan lakban serta me­ngikat tangan Ecep.

Ketika ditemui Haluan di Mapolsek Pulau Punjung, Ecep sedang melakukan aktivitasnya memasak emas yang dikumpulkan dari pe­nambang. Setelah selesai, Ecep dan rekan-rekannya yang berjumlah empat orang di dalam rumah berniat untuk istirahat. Namun ti­ba-tiba sekawanan orang tidak dikenal yang berjumlah empat orang masuk ke dalam rumah dan menodongkan senjata api jenis pistol kepada korban. “Saya bersama rekan saya Yusril diikat dan mulut saya ditutup dengan lakban,” ungkap Ecep.

Baca Juga : Dishub Kabupaten Pessel: Odong Odong Agar Tidak Beroperasi di Jalan Utama

Dijelaskannya, dia men­dapat­kan pukulan pada bagian kepala belakang juga kaki, kemudian kawanan perampok mem­bong­kar lemari dan laci meja dan berhasil menemukan emas siap jual dan uang tunai 20 juta yang disimpan didalam lemari.

“Emas yang akan dijual besok yang sudah kami kumpulkan berbulan-bulan dan uang tunai 20 juta dibawa kabur perampok dengan sepeda motor,” jelasnya.

Baca Juga : Kasus Positif Corona di Sumbar Bertambah, Positivity Rate 7,50 Persen

Atas kejadian tersebut, kor­ban ditaksir mengalami kerugian ku­rang lebih Rp200 juta, dan berharap pihak kepolisian bisa menangkap pelaku secepatnya. “Setelah keja­dian kami juga sudah menghubungi polisi, dan datang kelokasi tidak beberapa lama setelah kami meng­hu­bungi,”katanya.

Kapolsek Pulau Punjung Iptu Sutrisman melalui Kanit Res­krim Ipda Syafrinaldi membe­narkan kejadian tersebut. Men­dapat laporan melalui telepon pihaknya langsung meluncur ke lokasi dan mengejar pelaku, namun tidak menemukan jejak pelaku kemana melarikan diri.

Baca Juga : Sebanyak 27.328 Orang di Sumbar Dinyatakan Sembuh dari Covid-19

“Kami akan berusaha semak­simal mungkin, karena peram­pokan seperti ini sudah sangat jarang terjadi di sini, mudah-mudahan dalam waktu dekat gerombolan perampok itu dapat kita tangkap dan akan mem­pertanggungkan perbuatannya di mata hukum,” cetus Syafrinaldi. (h/mg-bdr)

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]