Tundukkan Everton

Pesta Leicester Sempurna


Senin, 09 Mei 2016 - 04:30:00 WIB
Pesta Leicester Sempurna LEICESTER mengangkat trofi juara Liga Inggris usai mengalahkan Everton 3-1 di markasnya sendiri.

Leicester, Haluan —  Setelah memastikan gelar juara Premier League, Leicester City tidak mengendur. Kemenangan diraih Leicester usai membenamkan Everton dengan skor akhir 3-1 di King Power Stadium, Sabtu (7/5). Kemenangan ini tentunya menjadikan pesta Leicester menjadi sempurna.

Sesuai tradisi, The Foxes mendapatkan guard of honor sebelum pertandingan yang digelar. Penyanyi seriosa top Andrea Bocelli turut me­ramaikan dengan bernyanyi sebagai tribute untuk manajer Leicester Claudio Ranieri.

Baca Juga : Tinggalkan Persija, Evan Dimas Berlabuh di Bhayangkara FC

Menjamu Everton, Lei­cester berhasil menciptakan gol cepat melalui Jamie Va­r­dy. Keunggulan Leicester ber­tambah setelah Andy King men­cetak gol kedua dan Var­dy kembali mencatatkan na­manya di papan skor lewat pe­nalti. Menjelang laga ber­akhir, Everton menciptakan gol hiburan yang dibuat oleh pemain pengganti Kevin Mi­rallas.

“Saya ingin mengatakan sesuatu kepada kalian. Kita jadi juara karena kalian men­dorong kami. Terima kasih banyak,” kata  pelatih Lei­cester Ranieri yang disambut aplaus dari para suporter.

Baca Juga : Duel NBA All-Star 2021: Tim LeBron Kalahkan Tim Durant 170-150

Setelah laga tuntas, per­siapan seremoni penyerahan trofi pun dilakukan. Podium di­pindahkan ke tengah la­pangan. Para anggota kel­uar­ga tim mulai masuk ke la­pangan. Para staf Leicester lantas keluar dari lorong ruang ganti dan masuk ke lapangan, dipimpin oleh pe­milik klub Vichai Sri­vad­dhanaprabha dan Aiyawatt Sri­vad­dha­na­prabha. Be­be­rapa saat kemu­dian, legenda Leicester, Alan Birchenall, muncul dengan membawa tro­fi Premier Lea­gue ke lapangan.

Setelahnya, Ranieri ke­luar dari ruang ganti, ber­jalan di atas karpet biru sambil disalami oleh para staf dan ju­ga pemilik klub. Sang manajer menjadi orang pertama yang dikalungi medali juara di po­dium Para pemain men­da­patkan giliran berikutnya. Mereka berbaris sesuai no­mor punggung, diurutkan dari nomor punggung kecil ke besar. Pengecualian berlaku untuk kapten Wes Morgan (nomor punggung 5), yang menjadi orang terakhir yang menerima medali.

Baca Juga : Hasil Liga Inggris: MU Hentikan Laju Manchester City dengan Skor 2-0

Setelah Morgan me­ne­rima medali juara, dia me­nerima trofi Premier Lea­gue dan mengangkatnya ting­gi-tinggi bersama Ranieri. Kem­bang api dinyalakan dan con­fetti beterbangan. Suasana di dalam stadion benar-benar bikin merinding.

“Rasanya benar-benar luar biasa setelah akhirnya bisa mengangkat trofi. Saya mena­han air mata. Saya berusaha tak menangis dan mengangkat trofi   itu adalah perasaan terbaik di dunia,” aku Morgan.

Baca Juga : Sempat Kewalahan, Timnas U-22 Lumat Bali United 3-1

“Semua orang bicara ten­tang bagaimana saya akan mengangkat trofi dan bilang jangan menjatuhkannya dan membuat saya sedikit ter­tekan. Tak ada perasaan yang lebih baik daripada me­ngang­kat trofi,” katanya. (h/san)

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]