Kabupaten Limapuluh Kota Jamin Kemanan Investor yang Serius Berinvestasi


Senin, 09 Mei 2016 - 04:50:48 WIB
Kabupaten Limapuluh Kota Jamin Kemanan Investor yang Serius Berinvestasi Bupati Limapuluh Kota, Irfendi Arbi.

LIMAPULUH KOTA, HALUAN — Kabupaten Lima­puluh Kota akan menjamin keamanan investor untuk ber­investasi di daerahnya. Ba­nyaknya potensi alam dan budaya di Limapuluh Kota belum terkelola maksimal, sehingga dibutuhkan investor yang serius.

Hal ini dikatakan Bupati Limapuluh Kota, Irfendi Arbi saat kembali dari acara Aso­siasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) Internasional Trade And In­vesment Summit (AITIS) 2016 di Jakarta Internasional Ex­po beberapa waktu lalu.

Baca Juga : Sumbar Butuh Jalan Tol Padang-Pekanbaru

Dalam kesempatan itu Bu­pati Irfendi Arbi juga bertemu dengan Mendagri Tjahjo Ku­molo. Bersama Mendagri Ir­fendi meninjau beberapa stand yang ada di acara AITIS 2016 itu. “Mendagri berpesan, kita perlu memanfaatkan pameran berbagai produk, daerah mam­pu menarik minat inves­tor,”ujar Irfendi menirukan Mendagri, Tjahjo Kumolo.

Irfendi mengatakan, ia juga sempat menjelaskan kepada Mendagri bahwa Kebupaten Limapuluh Kota memiliki ob­jek wisata Lembah Harau de­ngan tebingnya yang feno­menal dan sulit dicari duanya di dunia. Selain itu juga ada flay over Kelok Sambilan yang disebut-sebut tertinggi di  Indonesia bahkan mungkin juga di Asia Tenggara, serta lokasi peternakan sapi di BP­TU-HPT Padang Mengateh yang belakangan dikenal seba­gai New Zeland-nya Indonesia.

Baca Juga : Mellysa Kistiand Putri Terpilih Sebagai Runner Up I Duta GenRe Tanah Datar 2021

“Setiap kali musim liburan, bisa dipastikan kunjungan wisatawan akan membludak. Sayangnya, para pelancongnya hanya sekedar singgah me­nikmati pemandangan alam dan usai itu akan pergi lagi karena daerah ini belum me­miliki penginapan. Untuk mem­bangun penginapanini, membutuhkan investor yang mau membangun perhote­lan,”jelasnya.

Tak kalah menariknya, Li­ma­puluh Kota juga mem­pu­nyai potensi pertambangan seperti emas di Manggani. Bahkan pada zaman Belanda di daerah ini telah dibangun lapangan terbang dan rel ke­reta api yang diduga ada hubu­ngan kuat dengan tambang emas Manggani Kecamatan Gunuang Omeh yang di­tam­bang Belanda tempo lalu.

Baca Juga : 10 Calon Pimpinan Baznas Pariaman Ikuti Seleksi Tahap Wawancara

Sedangkan di bidang perta­nian, lanjut Irfendi, daerah ini juga dikenal sebagai penghasil gambir terbesar di dunia. Ha­nya saja produk itu baru dijual dalam bentuk mentah dan belum tersentuh teknologi pengolahan atau belum punya nilai tambah yang bisa mening­katkan pendapatan petaninya.

Buat mengolah segala po­ten­si komoditi ekspor gambir ini, kami juga mengharapkan pemodal, karena itu,  Melalui kegiatan AITIS hendaknya benar-benar menjadi ajang promosi utamanya untuk berbagai potensi yang belum tergarap secara optimal. (h/zkf)

Baca Juga : 1.100 Personel Polresta Padang Bakal Disuntik Vaksin

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]