Abrasi Pantai Karan Pauh Makin Parah


Senin, 09 Mei 2016 - 04:53:38 WIB
Abrasi Pantai Karan Pauh Makin Parah Ilustrasi.

PAINAN, HALUAN —  Ko­n­disi daerah  bibir pantai  di Karang Pauh Kenagrian Gurun Panjang Selatan  Pes­sel semakin mem­per­ha­tin­kan. Abrasi membuat bibir pantai mengalami keru­sakan  semakin parah, bah­kan mendesak rumah pen­du­duk yang berada di sepan­jang garis pantai tersebut.

Salah seorang tokoh ma­sya­rakat Yuliardi kepada Haluan Sabtu (7/5) me­nga­takan, akibat abrasi secara terus menerus, kondisi ter­sebut membuat daerah pe­mu­kiman masyarakat se­ma­kin menyempit, bahkan juga mengancam  jalan nasional Padang- Painan  “Abrasi yang terjadi selama ini su­dah banyak menelan kor­ban, terutama rumah pen­duduk terseret arus air laut,  juga tanaman pohon ke­la­pangan  banyak yang tum­bang, dan lahan pertanian masyarakat masuk ke laut, kondisi ini perlu perhatian pemerintah,” harapnya.

Baca Juga : Antisipasi Penyebaran Covid-19 Saat Lebaran, Nagari Sinuruik Pasaman Barat Dirikan Posko dan PPKM Mikro

Untuk mengatasi masa­lah abrasi , masyarakat men­desak  pemerintah untuk dapat melanjutkan pem­bangu­nan pengamanan bi­bir  laut dengan pema­sangan  batu yetty guna menghindari kerugian yang lebih fatal.

Sementara itu Camat Bayang Pessel Pon Idris mengakui, setidaknya se­kitar 120 Kepala Keluarga (KK) atau 1500 jiwa ma­syarakat kampung Karang Pauh Pessel bermukim pada daerah dekat bibir pantai yang kondisinya rawan ab­ra­si dan gelombang besar. “Masyarakat setempat sang­at mengharapkan  pem­bangu­nan pengaman bibir pantai kepada pemerintah sebagai kelanjutan pem­bangu­nan yang sudah ada pada daerah tetatanga di Kampung Luhung Bayang,” jelasnya.

Baca Juga : Cuaca Objek Wisata Sumbar Dilanda Hujan hingga Malam

 Kepala Dinas PSDA Pessel Yusdi Ali Umar mengakui, sebagian besar daerah pantai di Pessel mengalami kerusakan aki­bat abrasi, pihaknya telah mengusulkan kepada peme­rintah untuk pengamanan­nya mencapai ratusan mi­liar. “Dana tersebut dip­rioritaskan pembangunan pada daerah yang sangat rawan dan mengancam  pe­mukiman masyakat sesaui dengan kemampuan ke­uangan yang ada,” pungkas­nya.  (h/mjn)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]