Pengangguran di Sumbar Turun 1 Persen


Senin, 09 Mei 2016 - 05:28:20 WIB
Pengangguran di Sumbar Turun 1 Persen Ilustrasi.

PADANG, HALUAN — Jumlah pengangguran di Sumbar turun dari 6,89 persen pada Agustus 2015 menjadi 5,81 pada Februari 2016 atau berkurang 1,08 persen. Berdasarkan tingkat pendidikan, pengangguran di Sumbar yang semula didominasi lulusan SMA, saat ini bergeser menjadi pendidikan setara diploma yang mencapai 13,69 persen. Data tersebut dirilis BPS Sumbar, Jumat (6/5).

“Pengangguran tahun 2015 memang masih di­dominasi lulusan SMA, tahun ini kami belum mene­rima rilis dari BPS Sumbar, tapi kami senang jumlah pengangguran di Sumbar berkurang dari tahun lalu,” ujar Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dis­­nakertrans) Sumbar Syofyan, Jumat (6/5).

Baca Juga : Dinkes Kota Padang Sebut Vaksinasi Tahap Kedua Targetkan Lansia dan Aparat Pelayan Publik

Data di Disnakertrans Sum­bar, tahun 2015, jumlah pe­nganggur di Sumbar men­ca­pai 6,89 persen, yaitu 161.­564 orang dari 3,6 juta le­bih orang pencari kerja, dan masih didominasi  lulu­san SMA, mencapai 59.778 orang.

Sementara, pengang­gu­ran lulusan SD mencapai 26.­431 orang, lulusan SMP 16.­485 orang, lulusan SMK 31.­782 orang, lulusan di­plo­ma 8.517 orang dan lulu­san perguruan tinggi 18.571 orang.

Baca Juga : Jadwal Shalat untuk Kota Padang dan Sekitarnya Selasa 02 Maret 2021

Untuk tahun 2016 ini, per Februari 2016, data di BPS Sumbar mencatat, jum­lah pengangguran untuk tingkat pendidikan sarjana saat ini mencapai 10,12 persen dan terendah lulusan SMP sebanyak 2,65 persen.

Menurut data tersebut, jika dibandingkan Februari 2015, di semua level pen­didikan terjadi penurunan jumlah pengangguran, ke­cuali level SD naik 2,37 persen dan diploma naik 4,82 persen.

Baca Juga : Pipa Perumda AM di Sungai Lareh Padang Bocor, Ini Daerah Terdampak

Sedangkan penyerapan tenaga kerja hingga Februari 2016 masih didominasi oleh penduduk bekerja berpen­di­dikan rendah yaitu SD sebanyak 903,81 ribu orang atau 37,23 persen dan SMP sebanyak 473,33 ribu atau 19,50 persen.

Penduduk bekerja ber­pen­didikan tinggi hanya sebanyak 328,57 ribu orang mencakup 98,72 ribu orang atau 4,07 persen diploma dan 229,85 ribu orang atau 9,47 persen universitas.

Baca Juga : Jadwal Shalat untuk Kota Padang dan Sekitarnya Senin 01 Maret 2021

Sementara itu, secara na­­sional, jumlah pengang­gu­ran di Indonesia per Fe­brua­ri 2016 adalah 7,02 juta orang berkurang 430.000 orang dibandingkan posisi Fe­brua­ri 2015. Pengang­gu­ran ter­banyak adalah lulu­san Se­kolah Menengah Ke­ju­­ruan (SMK). Data terse­but dirilis BPS Pusat, Rabu (4/5).

Pada Februari 2016, tingkat pengangguran terbu­ka tertinggi pada jenjang pendidikan SMK sebesar 9,84%. Angka tersebut me­ning­kat 0,79% diban­ding­kan Februari 2015.

Lewat data tersebut bisa diartikan pada setiap 100 angkatan kerja lulusan SMK, ada sekitar 9 hingga 10 orang yang masih me­ngang­gur. Sedangkan ting­kat pengangguran terbuka terendah adalah pada pendi­dikan SD ke bawah dengan angka 3,44% dari jumlah angkatan kerja. (h/nov)

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]