Siswa Pelaku Bullying di SMAN 3 Jakarta Selatan tidak Diluluskan


Senin, 09 Mei 2016 - 12:38:24 WIB
Siswa Pelaku Bullying di SMAN 3 Jakarta Selatan tidak Diluluskan

JAKARTA, HALUAN -- Enam siswa SMAN 3, Jakarta Selatan yang terlibat dalam aksi bullying atau perundungan terhadap para adik kelas mereka tak diluluskan oleh sekolahnya. Mereka menjadi bagian dari 45 siswa yang tidak lulus ujian tingkat SMA di DKI Jakarta pada tahun ini.

Informasi itu disampaikan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok di sela-sela kunjungan hari pertama pelaksanan ujian nasional (UN) tingkat SMP di SMP 41, Ragunan, Jakarta Selatan, Senin (9/5).

Baca Juga : Penegasan Mahfud MD, Revisi UU ITE Bisa Dilakukan

"Kita kelulusan sebenarnya 99,96 persen. (Yang tidak lulus) itu pun tidak lulus karena dia melakukan bullying, kita tidak luluskan 6 orang," ujar Ahok.

Atas dasar itu, Ahok kembali menegaskan agar pelajar tidak lagi mencoba-coba melakukan bullying. Dia menyatakan bullying telah merusak aspek perilaku siswa, yang masuk dalam salah satu indikator penilaian kelulusan. "Jadi yang tidak lulus ini bukan karena pelajaran, tapi karena karakternya. Tidak lulus dan dikeluarkan dari SMA 3," kata Ahok.

Baca Juga : Polisi Dapat Hibah Tesla dari IMI, Bamsoet: Cocok, Indonesia Tidak Boleh Ketinggalan

Bullying yang terjadi di SMAN 3 berawal saat para pelajar kelas XII mengetahui ada pelajar kelas X yang mengunjungi sebuah kafe yang menyuguhkan penampilan DJ. Bagi mereka, para adik kelasnya itu belum pantas pergi ke tempat tersebut.

Para pelajar kelas XII kemudian memanggil para pelajar X tersebut. Di sebuah warung di depan sekolahnya, mereka memberikan hukuman kepada adik kelasnya itu. Salah satu bentuknya adalah dengan menjadikan kepala para adik kelasnya itu sebagai asbak rokok. (h/kcm)

Baca Juga : KBM Tatap Muka Dimulai Juli, Wakil Ketua DPD RI: Pemerintah Jangan Gegabah

 

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]