Ipekos dan Perwira Gelar Pelatihan UMKM


Selasa, 10 Mei 2016 - 03:47:01 WIB
Ipekos dan Perwira Gelar Pelatihan UMKM WABUP Solok memotivasi pelaku UMKM di Kab. Solok di sela pelaksanaan seminar sehari dan pelatihan UMKM se-Kab Solok di Aula Kantor WaliNagari Koto Baru, Kamis (5/5). (YUTIS WANDI)

Arosuka, Haluan — Upaya untuk membenahai Usaha Kecil Mikro Me­negah (UMKM) di Kabu­paten Solok terus dila­kukan pemerintah daerah setempat, agar siap ber­saing dengan produk yang datang dari luar, terutama dengan bergulirnya Ma­syarakat Ekonomi Asean (MEA) yang menjadi pintu masuknya produk luar ne­geri ke Indonesia. Hal ini terungkap dari pelak­sa­naan  seminar sehari dan pelatihan bagi UMKM se Kab. Solok di Aula Kantor Wali nagari Koto Baru, Kec. Kubung, Kamis (5/5) lalu.

Kegiatan yang digagas oleh Perhimpunan Wanita Wirausaha (Perwira) kab. Solok bersama bidang pemberdayaan perempuan Ikatan Pemuda Koto Baru Solok (IPEKOS) ini lebih difokuskan kepada ma­nagement tatakelola usaha seperti pembukuan dan pemasaran. Kegiatan ini dibuka oleh Wakil Bu­pati Solok Yulfadri Nur­din de­ngan menghadirkan pem­bicara pakar Mar­ke­ting dari UI Refrinal dan Pe­ngusah yang juga ang­gota DPD RI Nofi Candra dan dihadiri oleh Kadis koperindag UMKM Har­wendi, Camat Kubung,Wali Nagari Koto Baru dan tokoh masyarakat Koto Baru.

Baca Juga : Dinkes Kabupaten Pesisir Selatan Lakukan Visitasi ke Instalasi Rehabilitasi Medik RSUD Dr M Zein Painan

Terkait kegiatan itu, Wakil Bupati Solok, Yul­fadri Nurdin berharap pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di daerah itu dapat lebih kreatif dan inovatif dalam mengembangkan bisnis usaha serta kualitas pro­duksi usahanya. “ Pelaku UMKM di Kabupaten So­lok hendaknya juga dapat memperluas jaringan dis­tribusi pemasaran produk usahanya dengan sede­mi­kian rupa,”  jelas Wabup.

UMKM kata Wabup, sangat berperan dalam menunjang pembangunan ekonomi daerah,  yang berbasis sumber daya lokal dan memiliki kemampuan yang lebih baik dalam me­manfaatkan potensi sum­ber daya daerah yang ter­sedia. Mengingat penting­nya peran UMKM, maka diperlukan suatu langkah strategi untuk mengem­bangkan UMKM, agar da­pat lebih berperan lagi dalam perekonomian lokal dan nasional.

Baca Juga : Sekitar 48 Pencaker di Agam Ikuti Pelatihan Berbasis Kompetensi

Ia menyebutkan dalam menghadapi persaingan ekonomi dan perdagangan yang semakin ketat, seiring dengan telah bergulirnya zona perdagangan bebas Asean MEA, maka pe­merintah pusat maupun daerah dituntut untuk lebih memprioritaskan duku­ngannya terhadap pember­dayaan UMKM agar bisa memiliki daya saing secara global. ”Se­moga dengan diseleng­garakannya se­minar sehari dan pelatihan bagi UMKM ini diha­rap­kan dapat ber­man­faat bagi masyarakat, khususnya bagi para pe­serta pelaku usaha di Ka­bupaten So­lok,”  katanya.

Sebelumnya, Ketua Per­­­wira Kab. Solok Silvilestari menjelaskan kegiatan pelatihan tersebut diikuti 30 peserta atau UMKM dan anggota asosi­asi pengusaha makanan Kabupaten Solok. Latar belakang dilaksanakanya kegiatan pelatihan itu ada­lah dalam rangka persiapan UMKM setempat menghadapi MEA 2016. Pembukuan merupakan kunci dalam perkem­ba­ngan sebuah usaha,  kare­na management tata kelola sebuah UMKM akan mem­pengaruhi kemajuan UM­KM itu sendiri.

Baca Juga : Kebakaran Lahan Gambut di Durian Kapeh Meluas Jadi 9,5 Hektare

“Kita ingin mem­beri­kan motivasi kepada UM­KM yang ada di Kab. Solok untuk mau berinovasi da­lam peningkatan kwalitas usaha sesuai dengan per­kembangan marketing pro­duk yang ada di dunia usaha saat ini, terutama dalam menghadapi MEA,” kata Silvi yang juga Ketua Bidang Pemberdayaan Perempuan IPEKOS ini. (h/ndi)

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]