Perayaan Kelulusan MAN Koto Baru

Buka Stand Sumbangan dan Spanduk Ekspresi


Selasa, 10 Mei 2016 - 03:51:19 WIB
Buka Stand Sumbangan dan Spanduk Ekspresi Siswa Man Koto Baru Solok antusias menuliskan kesan dan pesannya pada selembar spanduk berukuran besar sebagai bentuk ekspresi kegembiraan usai dinyatakan lulus UN, Sabtu (7/5). (YUTIS WANDI)

Arosuka, Haluan—Momen kelulusan pendidikan merupakan momentum yang memiliki makna besar dan sangat sangat dinantiikan oleh semua siswa pada setiap jenjang pendidikan di negeri ini.

Begitu juga yang terjadi di MAN Koto Baru Solok, Sabtu (7/5) merupakan hari yang sangat menentukan bagi 178 siswa/i untuk masa depannya. 

Baca Juga : Pemkab Pesisir Selatan Proaktif Lakukan Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba

Tanpa menghilangkan su­asana kemeriahan dan kegem­biraan siswa menyambut mo­men kelulusannya, pihak se­ko­lah melalui waka kesiswaan dan Osis membuat moment kelulusan itu menjadi sesuatu yang berarti dan bermakna. Tanpa harus konvoi ken­da­raan dan aksi corat-coret serahgam yang jelas mubazir seperti yang dilakukan oleh siswa kebanyakan.

Sebuah spanduk putih ber­u­kuran besar dipajang di din­ding kawat pembatas lapa­ngan olahraga dengan ruang kelas sebagai media untuk “melampiaskan” kegem­bira­an siswa yang meledak-ledak itu. “ Tinggalkanlah kesan dan pesan yang baik”, begitulah judul spanduk itu menggiring para siswa kelas XII yang telah menamatkan pendidikannya di madrasah adiwiyata itu dalam menyalurkan ekspresi positifnya.

Baca Juga : Mengenal M. Irfan Monaf dan Rihhadatul Aisya Yube, Pemenang Duta GenRe Solsel 2021

Selain membuat spanduk penyalur aspirasi dan ekspresi, para pengurus osis juga mem­buka stand untuk menampung sumbangan baju-baju sekolah dan buku-buku dari siswa yang telah lulus tersebut. “Semoga upaya-upaya yang dilakukan ini menjadi sarana perbaikan Karakter siswa kedepannya,” ujar salah seorang wali murid yang datang menjemput no­mor kelulusan anaknya.

Waka kesiswaan Erman, selaku Pembina OSIS meny­ebutkan, kegiatan ini dila­kukan sekaligus untuk me­ngatasi maraknya perilaku tak simpatik yang dilakukan oleh kebanyakan siswa kala me­rayakan kelulusannya. “Ja­di tak mesti dengan konvoi dan corat-coret seragam. Karena dengan kegiatan seperti ini juga tak mengurangi kegem­biraan para siswa. Selain itu juga memberi manfaat kepada adik-adik kelasnya dengan adanya sumbangan dari para siswa yang tamat ini,” kata Erman.

Baca Juga : Ratusan Personel Koramil di Pasbar Disuntik Vaksin Covid-19

Sementara itu, Kepala MAN Koto Baru Solok Drs. H. Syamsul Bahri didampingi Waka Kurikulum Last­rion,­M.MPd mengungkapkan, 178 siswa MAN Koto Baru yang ikut UN tahun ini  dinyatakan lulus 100 persen.  Nilai ke­lulusan itu sendiri ditentukan oleh sekolah yaitu nilai Ujian Nasional ditambah nilai Ujian Sekolah.

Pihaknya juga mengap­resiasi para siswa dan pengu­rus Osis yang mampu mem­beri ruang ekspresi melalui kegiatan positif dan memberi manfaat tanpa harus kehi­langan rasa kegembiraanya. “Apa yang dilakukan Siswa kelas XII ini, tentunya akan menjadi contoh bagi adik-adik kelasnya nanti,” pungkas Syam­sul Bahri. (h/ndi)

Baca Juga : Membanggakan! Buku Karya Pengajar di Solsel Ini Diminati Koreografer Nasional

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]