Polres Pasaman Musnahkan Ganja


Selasa, 10 Mei 2016 - 04:56:30 WIB
Polres Pasaman Musnahkan Ganja WAKIL Bupati Kabupaten Pasaman Atos Pratama, Kapolres AKBP Agoeng S Widayat, Ketua DPRD Pasaman Yasri dan pihak terkait menyulut api ke barang bukti narkoba jenis ganja kering saat pemusnahan hasil tangkapan di Pasaman, Senin (9/5) kemarin. (ATOS)

Pasaman, Haluan — Pol­res Pasaman musnahkan nar­­­kotika jenis ganja kering hasil tangkapan dari tiga ter­sangka pada, Kamis (28/4) lalu. Pe­musnahan barang haram de­ngan cara pem­ba­karan itu di­lakukan di Ha­la­man Ma­polres Pasaman, Senin (9/5).

Barang bukti tersebut seberat 48 kilogram terdiri dari 48 paket besar. Pe­nyu­lutan api dilakukan secara ber­samaan oleh Wakil Bupati Pasaman Atos Pratama, Ka­polres AKBP Agoeng S Wi­dayat, Ketua DPRD Pasaman Yasri utusan kejaksaan, pe­ngadilan negeri undangan lainnya. Kapolres Pasaman AKBP Agoeng S. Widayat di Lu­buksikaping, Senin, me­ngatakan barang bukti yang dimusnahkan tersebut me­rupakan hasil dari pe­nang­kapan Rizki (25), Andre Novi (30) warga Bukittinggi dan Gustafa Ringga (23) war­ga Gaduik, Kabupaten Agam yang diamankan pada, Kamis (28/4) lalu.

Baca Juga : Masyarakat Sikucua Timur Harapkan Pengembangan Puncak Letter W

“Saat ditangkap, ke tiga tersangka membawa 50 kilogram ganja. Yang kita musnahkan sebanyak 48 ki­logram, selebihnya akan di­jadikan barang bukti di per­sidangan,” katanya. Selain itu, polisi juga mengamankan satu unit mobil Grand Max warna silver dengan nomor polisi BA 1453 LN, yang digunakan ketiga pelaku un­tuk membawa ganja. “Barang haram itu didapat tersangka dari Panyabungan, Sumatera Utara.

Rencananya tiga tersangka hendak membawa barang haram tesebut ke Kota Bukit­tinggi dan Kabupaten Agam,” katanya. Ia menjelaskan, pe­musnahan barang haram ter­sebut berdasarkan surat dari ke­jaksaan Negeri Lu­buk­sika­ping tentang ketetapan status barang sitaan narkoba Nomor : 8/323-/EPP.03/05/2016, tanggal 2 Mei 2016 me­ne­tapkan bahwa barang bukti yang disita dari tersangka Andre, Novi dan Angga seba­nyak 50 paket tanaman ganja kering atau seberat 49,303 Kg, ke­mudian dari masing-ma­sing paket disisihkan. Sebesar 0,04 gram untuk pemeriksaan laboratorium/secara ilmiah. Untuk paket nomor 1 dan nomor 2 yang digunakan un­tuk pembuktian diper­si­da­ngan, sedangkan paket nomor 3 sampai dengan paket nomor 50 dimusnahkan.

Baca Juga : Peduli, Satreskrim Polres Sijunjung Beri Bantuan ke Panti Asuhan

AKBP Agoeng mengatakan ketiga tersangka terancam dijerat pasal 111 dan 112 UU No­mor 35 tahun 2009 tentang narkoba dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun pen­jara. Wakil Bupati Pa­saman, Atos Pratama, dalam acara pemusnahan ganja ter­sebut mengatakan sangat me­ng­­apresiasi kinerja pihak ke­polisian dalam menangkap pelaku dan barang bukti nar­koba di daerah setempat. Ia juga mengimbau kepada ma­syarakat untuk lebih koo­peratif dalam upaya pen­ce­gahan bahaya narkoba ini dengan cara melaporkan ke­pada pihak kepolisian jika me­nemukan indikasi peredaran narkoba di lingkungan se­kitarnya. “Ini merupakan musuh kita bersama.

Mari kita tingkatkan si­nergi dalam melakukan upaya pencegahan bahaya narkoba ini. Jangan sampai generasi kita menjadi korban dari ba­rang haram ini karena bisa menghancurkan masa de­pan,” katanya. Wakil Bupati Atos Pratama juga me­nyam­but baik komitmen Kapolres guna mem­berantas peredaran nar­koba di wilayahnya. Se­mentara itu, Ketua DPRD Pasaman Yasri mengatakan, narkoba adalah musuh kita bersama. Kita apresiasi ki­nerja Polres yan­g sudah ba­nyak me­ngung­kap dan me­musnahkan barang haram ini. Kata Yasri, narkoba bu­kan saja tantangan bagi pihak penegak hukum, akan tetapi ini juga merupakan tantangan bagi kita semua. “Mari kita bekerjasama dalam mem­berantas narkoba di Pa­sa­man, karena narkoba adalah musuh kita bersama,” tu­kasnya. (h/tos)

Baca Juga : Lantik 11 Ketua TP PKK, Harneli: Intinya Kompak, Kepala Daerah Pasti Sukses

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]