Jelang Ramadan, Pengurusan Paspor Diprediksi Turun


Selasa, 10 Mei 2016 - 05:05:28 WIB
Jelang Ramadan, Pengurusan Paspor Diprediksi Turun Kepala Kantor Imigrasi Kelas 1 Padang, Esti Winahyu Nurhandayani melakukan penyematan pin kepada Kepala Sub Seksi Lalu Lintas Keimigrasian, Abdillah Syaifiuddin, Senin (9/5). (ITA)

PADANG, HALUAN—Pengurusan paspor di Kantor Imigrasi Kelas 1 Padang jelang Ramadan tahun ini diprediksi mengalami penurunan. Hal ini berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya.

“Biasanya kalau jelang Ramadan itu pengurusan pas­por menurun,” ujar Kepala Kantor Imigrasi Kelas 1 Pa­dang, Esti Winahyu Nur­han­dayani, usai melantik Kepala Sub Seksi Lalu Lintas Ke­imigrasian, Senin (9/5).

Baca Juga : Jadwal Shalat untuk Kota Padang dan Sekitarnya Rabu 03 Maret 2021

Dikatakannya yang ramai itu jelang akhir tahun sekitar November sampai Desember karena banyak orang meng­habiskan libur akhir tahun dengan bepergian ke luar negeri.

“Sementara itu jelang Ra­ma­dan atau lebaran, budaya orang Indonesia lebih banyak pulang kampung atau mudik ketimbang bepergian ke luar negeri,” tambah Asti.

Baca Juga : Peringati Setahun Covid-19, Hendri Septa Beberkan Prosesi PBM Tatap Muka di Kota Padang

Dikatakannya, pada Ja­nuari 2016 ini, ada 2.796 yang mengurus paspor. Februari naik menjadi 3.003 orang, kemudian Maret naik lagi menjadi 3.444 orang dan April 2.658 orang.

“Nah kalau akhir tahun kemarin itu November sampai Desember itu angkanya rata-rata di atas Januari dan Feb­ruari,” tambah wanita yang baru enam bulan memimpin Imigrasi Kelas 1 Padang itu.

Baca Juga : Padang Diguyur Hujan Lebat, Rumah Warga Mulai Digenangi Air

Sementara itu jumlah Te­naga Kerja Indonesia (TKI) yang mengurus paspor melalui Imigrasi Kelas 1 Padang yakni 10 orang pada Januari 2016, kemudian Februari dan Maret masing-masing 31 orang.

“Lalu pada April 37 TKI. Untuk TKI persyaratannya sama seperti umum, hanya menambahkan rekomendasi dari Dinas Tenaga Kerja saja,” tambah Esti lebih banyak.

Baca Juga : Geledah Kamar Hunian Warga Binaan, Rutan Padang Temukan 10 Sajam

Sementara itu  mengenai jumlah masyarakat yang me­ngurus paspor pada 2015 se­banyak 27.316 orang. Tahun 2016, jumlah itu diper­kirakan meningkat .

Hal itu karena mulai 11 Januari 2016, permohonan paspor tidak dibatasi kouta, tapi waktu. Di­buka nomor antrian mulai dari pukul 07.30 - 10.00 WIB. Berapa pun jumlah pasport, asal masih dalam batas waktu yang dise­butkan, tetap dilayani.

Dikatakannya, mulai sejak mengambil nomor an­trean, paspor langsung di­proses hari itu juga. Mak­simal empat hari kerja sejak pembuatan, pasport sudah bisa diambil.

Sementara itu dari Januari hingga April 2016 ini, sudah 22 warga negara asing (WNA) yang dideportasi oleh Kantor Imigrasi Kelas I Padang ka­rena telah menyalahi 60 hari izin tinggal.

Yakni 21 orang pada Ja­nuari dan satu orang pada Maret. Sebanyak 21 orang itu adalah warga Filiphina, kru kapal kargo yang kapalnya mengalami kerusakan mesin sehingga ketika izin tinggalnya habis, mereka masih tidak bisa kembali ke negaranya,” katanya lagi. (h/ita)

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]