Jual Mukena Bordir, Omzet Rp18 Juta


Rabu, 11 Mei 2016 - 04:09:25 WIB
Jual Mukena Bordir, Omzet Rp18 Juta Eef Dewi memperlihatkan produk mukena bordir dan baju bordir yang diproduksinya di rumahnya, Jalan Rasuna Said Nomor 44 Balai Kurai Taji, Pariaman Selatan, Kota Pariaman, Selasa (10/5). (FITRA YANDI)

PADANG PARIAMAN — Membuka usaha berjualan mukena bordir digeluti Eef Dewi sejak tahun 2004. Selain memproduksi sendiri, ia juga membawa hasil produksi beberapa temannya dan menjualnya langsung di Pasar Grosir Aur Kuning Bukittinggi dengan memanfaatkan lorong pertokoan.

Kerja kerasnya men­datangkan hasil karena ba­nyaknya mendapat pesanan dari salah satu pedagang asal Malaysia. Namun, gempa pada 2007 membuat usa­hanya sempat berhenti ber­produksi. Ketika usaha pro­duksi mukena bordir mulai berkembang lagi, Dewi kem­bali mendapatkan ujian saat gempa pada 2009. Kerja sama dengan pedagang dari Malaysia dihentikan karena tidak ada produk yang se­lesai dibuat.

Belajar dari pengalaman tersebut dan berkat doro­ngan suami, Dewi memu­tuskan membuat media blog sebagai media promosi dan pemasaran pada 2010. De­ngan pengalaman yang ma­sih minim, ia membuat blog seadanya. Sampai pada 2012, tidak pernah terjadi transaksi dari jualan daring (online) tersebut. Walaupun ada pesanan, itupun berasal dari relasi yang sudah ter­jalin sejak 2004.

“Selama dua tahun men­coba jualan online, tidak pernah ada transaksi yang terjadi. Namun saya tetap mencoba dan belajar me­lalui Google untuk me­ngetahui trik berdagang online,” kata Eef Dewi ke­pada Haluan saat ditemui di rumah sekaligus toko di Jalan Rasuna Said Nomor 44 Balai Kurai Taji, Paria­man Selatan, Kota Paria­man, Selasa (10/5).

Melihat blog dan laman penjual daring lainnya, De­wi mengetahui kelemahan dan kekurangan yang dimi­likinya. Berbagai perbaikan dilakukan, baik produk maupun media blog. Mu­kena bordir sebagai produk utama dimodifikasi. Yang awalnya hanya menye­dia­kan mukena, maka diberi tambahan dengan membuat tas mukena yang warna dan motifnya sama. 

Selanjutnya, berbagai konten di media blog turut diperbaiki. Foto dimuat sebanyaknya dan dalam ber­ba­gai posisi, yang dileng­kapi data dan keterangan tentang produk. Hal ini menjadi memudahkan pengunjung halaman blog dalam men­cari informasi tentang pro­duk. Termasuk memper­ba­nyak kata kunci dalam me­sin pencari, sehingga laman blog diketahui oleh peng­guna internet.

“Alhamdulillah, sejak perbaikan dilakukan, mulai ada pesanan dari daerah lain. Malah pesanan juga berasal dari negara lain, seperti Malaysia, Singapura, Brunai Darussalam, dan Qatar. Kalau ada yang ber­tanya tentang toko, saya hanya punya satu, yakni rumah ini sekaligus toko. Namun agen yang mem­bantu penjualan tersebar dihampir setiap provinsi di Indonesia,” tutur Dewi.

Dewi dibantu oleh 20 orang pekerja yang rata-rata ibu rumah tangga, untuk memproduksi mukena bor­dir dan baju bordir. Pro­duksi dilakukan di rumah masing-masing. Jumlah pe­ker­ja ini bisa meningkat dan berkurang sesuai jumlah pesanan.

“Awal Ramadan, pesa­nan untuk wilayah Indo­nesia timur sudah dihen­tikan. Sedangkan untuk wilayah Indonesia tengah tidak bisa menerima pesa­nan dua minggu jelang leba­ran. Hal ini berkaitan de­ngan tingkat kemampuan produksi dan pengiriman barang,” sambung Dewi

Kerja keras, kemauan be­lajar, dan tidak pernah pu­tus asa dalam men­jalan­kan usa­ha sudah men­da­tangkan hasil. Berdagang daring de­ngan nama Mu­kena Bor­dir (Damar Bor­dir), rata-rata De­wi mela­kukan tran­sak­si da­ri seluruh agen di Indo­ne­sia mencapai 15 sam­pai 18 ju­ta tiap bulan, de­ngan ke­untu­ngan bersih rata-rata li­ma juta perbulan. (h/mg-fyt)





Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
BERITA TERKAIT

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Jumat, 24 Mei 2019 - 15:48:21 WIB

    Penjualan Rendang Uni Lili Meningkat 100 Persen Selama Ramadan

    Penjualan Rendang Uni Lili Meningkat 100 Persen Selama Ramadan PADANG, HARIANHALUAN.COM - Selama ramadan, penjualan Rendang Uni Lili berkembang kian pesat hingga 100%. Citarasa rendang yang khas dengan proses masak yang tradisional membuat penikmatnya tak hanya di Sumbar, namun sudah sam.
  • Rabu, 23 Januari 2019 - 16:02:53 WIB

    Daihatsu Raih Peringkat Dua Penjualan Ritel 10 Tahun Berturut-turut

    Daihatsu Raih Peringkat Dua Penjualan Ritel 10 Tahun Berturut-turut JAKARTA, HARIANHALUAN.COM— Daihatsu menutup tahun 2018 dengan raihan peringkat dua dalam penjualan ritel otomotif nasional. Dengan prestasi ini, Daihatsu selain berhasil mempertahankan peringkat dua penjualan ritel selama 1.
  • Kamis, 13 Desember 2018 - 23:13:17 WIB

    Tidak Lagi Gaib, ASUS Zenfone Max Pro M Melalui Penjualan Offline

    Tidak Lagi Gaib, ASUS Zenfone Max Pro M Melalui Penjualan Offline JAKARTA, HARIANHALUAN.COM--Generasi baru smartphone gaming telah tiba di Indonesia. ASUS akhirnya telah merilis ZenFone Max Pro M2 di Indonesia dalam acara Next Generation Gaming di Jakarta. Smartphone gaming berbaterai besar.
  • Kamis, 02 Agustus 2018 - 12:38:09 WIB

    Jelang Idul Adha, Penjual Hewan Kurban Bermunculan di Pasaman

    Jelang Idul Adha, Penjual Hewan Kurban Bermunculan di Pasaman PASAMAN, HARIANHALUAN.COM--Tiga pekan menjelang Hari Raya Idul Adha, penjual hewan kurban mulai bermunculan di beberapa titik di Pasaman. Hewan-hewan kurban ditempatkan pada kandang-kandang yang berlokasi di pinggir sejumlah .
  • Sabtu, 21 Juli 2018 - 14:36:00 WIB

    Ribuan Pekerja Demo, Tolak Pertamina Jual Aset

    Ribuan Pekerja Demo, Tolak Pertamina Jual Aset JAKARTA,HARIANHALUAN.COM- Merebaknya wacana PT Pertamina jual aset direspons Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu dengan menggelar demonstrasi besar-besaran dengan nama "Aksi Bela Pertamina" di depan Gedung Kementerian .
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM