Pekanbaru Butuh Waduk Resapan Air


Kamis, 12 Mei 2016 - 04:15:06 WIB
Pekanbaru Butuh Waduk Resapan Air

PEKANBARU, HALUAN—Menyikapi kondisi banjir di Pekanbaru, DPRD Pekanbaru berharap perlu dibangun waduk resapan sebagai upaya penanggulangan banjir.

“Paling tidak saat ini, enam waduk bisa dibangun dengan penggabungan be­berapa kecamatan satu wa­duknya,” ujar anggota Fr­aksi Gabungan, DPRD Ko­ta Pekanbaru, Zulfan Hafis ST.

Baca Juga : Emersia Water Park Siap Ramaikan Pariwisata Tanah Datar

Dikatakannya waduk ini berbeda dengan konsep wa­duk yang selama ini diba­ngun Selain menampung air juga mengembalikan tanah agar bisa meresapkan aliran permukaan sehingga me­ngu­rangi debit banjir.

Bahkan fungsinya juga ganda, seperti lokasi taman rekreasi masyarakat, ruang terbuka hijau, sehingga fung­si yang banyak ini ber­manfaat bagi masyarakat,” katanya.

Baca Juga : Berkunjung ke Solo tak Afdal Kalau Belum...

“Salah satu solusi meng­atasi banjir setiap hujan mengguyur, yakni selain membangun waduk juga melakukan perbaikan terha­dap drainase, normalisasi sungai, serta saluran-saluran air,” sebut Zulfan, Selasa (10/5).

Sementara itu, Walikota Pekanbaru, H Firdaus me­nyebut persoalan banjir di kota ini, dipicu karena box culvert yang ada saat ini tak bisa menampung debit air ketika turun hujan deras.

Baca Juga : Daftar 10 Tempat Paling Indah di Dunia yang Wajib Dikunjungi

“Saya akan tinjau lang­sung ke sana, perma­sala­hannya di jalan depan Hotel Furaya itukan cekung, di jalan Sudirman ada dua titik jalan yang kritis, yakni jalan Sudirman di depan Furaya dan di depan Awal Bros,” kata Firdaus, diminta ko­mentarnya, Selasa (10/5).

Untuk banjir yang ter­jadi di Jalan Jenderal Su­dirman, kata Firdaus, akibat box culvert yang berada di depan Rumah Sakit Awal Bros tidak mampu me­nam­pung debet air hujan se­hingga meluber. Sementara Jalan Jenderal Sudirman merupakan jalan nasional, pemerintah pusat yang ber­we­nang untuk mem­per­bai­ki­nya.

Baca Juga : Sekjen PHRI Sebut 121.485 Pegawai Hotel-Restoran Bakal Divaksin Corona

“Yang berwenang itu adalah Kementerian PU, melalui Balai Besar pem­bangunan jalan, saya sudah mengusulkan waktu saya jadi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dulu, untuk meng­ganti box culvert yang mam­pu menampung debet air,” jelas Firdaus.

Kendala banjir juga ter­jadi dari Hulu yang anak sungainya menyempit tapi dibuat untuk bangunan, untuk itu wako menyebut sudah mengirimkan surat dan berkomunikasi secara lisan agar Satuan Kerja terkait segera melakukan perbaikan.

Terkait banjir di wilayah cekung seperti di depan Jalan Sudirman, tepatnya di depan Hotel Furaya, salah satu cara yang bisa dilaku­kan adalah dengan menaik­kan lagi jalan yang cekung itu.

“Bila jalan sudah dinaik­kan, penutup jalan parit kemudian dibuka, kan parit­nya masih bagus, sementara banjir yang terjadi hanya berkisar dua sampai tiga jam. Maka kita akan bong­kar dulu penutup yang ada di depan toko di daerah itu,” kata wako.

Firdaus menegaskan, jika satuan kerja dari pusat tidak membongkar penutup parit tersebut, maka Pemko akan membongkar sendiri, begitu juga dengan master plan drainase Pekanbaru perlu dilakukan penggan­tian.

Sementara itu, terkait permasalahan, Sekretaris Daerah Pekanbaru, HM Noer,MBs, menyebut dalam waktu dekat pihaknya mela­lui Asisten II akan menga­komodir dinas terkait dan membuat tim kecil untuk melihat kondisi serta men­cari solusi.

“Apakah sumbatannya itu sumbatan manual, sum­batan dicor atau tercor, kalau sumbatan dicor, tentu harus dibongkar, tapi kalau tersumbat karena sampah tentu dibersihkan terlebih dahulu,” ujar M No­er.(ben,her)

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]