Hindari Main Pakuak

Pemko Bukittinggi Siapkan Daftar Harga


Kamis, 12 Mei 2016 - 04:30:00 WIB
Pemko Bukittinggi Siapkan Daftar Harga Ilustrasi.

BUKITTINGGI, HALUAN — Hindari main pakuak, Pemko Bukittinggi dalam waktu dekat ini tengah menyiapkan intruksi Walikota dan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) terkait persoalan tarif menu dan harga makanan (price list) untuk diberlakukan kepada semua pedagang kuliner, rumah makan dan restoran di Bukittinggi.

Penetapan tarif dan pem­buatan harga menu maka­nanan ini nantinya akan di­tem­pelkan pada dinding ru­mah makan dan restoran dan pusat-pusat kuliner di Kota Bukittinggi.

Baca Juga : Dinkes Kabupaten Pesisir Selatan Lakukan Visitasi ke Instalasi Rehabilitasi Medik RSUD Dr M Zein Painan

Dengan adanya tarif ma­ka­nan ini akan bisa meyakinkan publik untuk tarif harga makanan yang jelas.

Pemko Bukittinggi juga sangat menyayangkan banyak­nya  pihak pihak yang meni­lai miring tentang mahalnya harga makan di Bukittinggi. Padahal sebenarnya tidak, karna harga makanana itu sesuai dengan harga standar yang telah ditetapkan oleh pemilik rumah makan dan restoran atau pun pusat per­belanjaan kuliner.

Baca Juga : Sekitar 48 Pencaker di Agam Ikuti Pelatihan Berbasis Kompetensi

“Untuk menyikapi agar image negatif tersebut tidak semakin merusak citra Kota Bukittinggi, sebagai kota kun­jungan wisata, maka Pemko Bukittinggi telah menyikapi beberapa kondisi dan masu­kan berbagai pihak tentang tarif harga makan di Bu­kit­tingi,”kata Kepala Bidang (Kabid) Pariwisata Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bukittinggi, Emil Anwar, Rabu (11/5).

Dikatakannya, menin­dak­lanjuti Surat Gubernur ten­tang penataaan dan pener­tipan di kawasan wisata di Sumbar, maka Pemko Bu­kittingi telah melakukan be­berapa aksi dan  kegiatan dalam rangka antisipasi dan perbaikan citra pariwisata di Kota Bukittinggi.

Baca Juga : Kebakaran Lahan Gambut di Durian Kapeh Meluas Jadi 9,5 Hektare

Diantaranya, dengan meng­gelar rapat dengan selu­ruh pimpinan hotel dan rumah makan, serta pengurus Per­himpunan Hotel dan Resto­ran Indonesia (PHRI) cabang Bukittinggi. Rapat itu untuk membicarakan tentang pe­netapan tarif standar hotel dan pembuatan harga menu pada restoran dan pusat per­belanjaan.

Melakukan pengkajian aturan pemberlakukaan cash register yang bersifat online untuk rumah makan, dalam rangka pengawasan harga dan pajak restoran dan rumah makan. Melakukan rapat tek­nis dengan SKPD terkait, di lingkungan Pemko untuk mem­bahas berbagai permas­lahan keperiwisataan dan menyiapkan langkah langkah strategis secara terpadu ber­dasarkan tugas pokok dan fungsi masing masing.

Baca Juga : Walinagari Mengalihkan Bantuan untuk Siswa Korban Banjir Solsel, Kepsek: Kami Tidak Tahu

“Terkait dangan pentapan tarif makan ini, Pemerintah daerah juga sudah mem­bica­ra­kan dan membuat edaran kerumah makan dan restoran. Dan pihak rumah makan dan restoran menerima dengan pemberlakukan penetapan tarif yang akan ditempel di­din­ding rumah makannya masing masing,”ujar Emil.

Terkaid dengan adanya keluhan pengunjung terhadap harga makan di Rumah Ma­kan Sianok Kuliner di Pano­rama Emil menjelaskan, ia telah melakukan pertemuan dengan pemilik rumah makan Sianok Kuliner untuk audensi dan memberikan masukan masukan kepada pengelola rumah makan.

Menurut Emil, adanya tuduhan terhadap Rumah Makan (RM) Sianok Kuliner yang dinilai memasang tarif makanan terlalu mahal yang diposting melalui media so­sial, itu tidak benar kenya­taannya. Sebab dari perte­muan yang dilakukan, harga makan yang dijual tersebut merupakan harga standar.

Dari nota pembayaran yang diterima dari pemilik rumah makan ulasnya, disitu dituliskan yang dipesan itu adalah nasi sambal ikan bakar, dua bungkus dengan harga Rp25 ribu per bungkus. Ke­mudian nasi sayur dua bung­kus, dengan harga Rp10 ribu per bungkus, kemudian ikan mas bertelur dua potong de­ngan harga Rp40 ribu per potong, lalu sambal itik lado mudo 4 potong dengan harga Rp30 ribu per potong. Lalu mereka pesan lagi nasi sayur dua bungkus dengan harga perbungkusnya Rp10 ribu. Jadi, total keseluruhan harga makan tersebut sebasar Rp­290 ribu.

“Jika dilhat dari harga tesrsebut itu merupakan harga standar yang diberikan oleh pengelola rumah ma­kan,” jelas Emil. (h/tot)

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]