Integritas Datangi Gedung DPRD


Kamis, 12 Mei 2016 - 05:00:08 WIB
Integritas Datangi Gedung DPRD

PADANG, HALUAN—In­tegritas yang merupakan lembaga anti korupsi, Rabu (11/5) mendatangi Gedung DPRD Kota Pa­dang. Kedatangan  empat orang anggota Integritas tersebut diantaranya, Ko­ordiantor Integritas Arief Paderi, Anggota Integ­ritas yaitu Ikhwan Syah­putra Si­git, Arief Paderi, Laurens Arliman dan Ro­ni Saputra.

Menurut Koordinator Integritas Arief Paderi, tuju­an Integritas men­datangi Gedung DPRD, terkait ben­tuk partisipatif Integritas sebagai bagian dari publik untuk me­lakukan penga­wasan ter­hadap pelak­sana­an pen­didikan di Sumbar.

Baca Juga : Hendri Septa Serahkan SK Pengangkatan bagi 112 P3K di Lingkungan Pemko Padang Formasi 2019

“Terutama, terkait de­ngan pengelolaan ang­garan disekolah. Tujuan utamanya adalah, men­dorong trans­paransi dan akuntabilitas pengelolaan anggaran,” ka­tanya.

Permohonan in­for­masi Integritas yaitu, per­tama mengenai identitas (nama) perangkat se­ko­lah yang men­cakup ke­pala sekolah, wakil kepala sekolah, bendahara se­kolah, staf pengajar/guru, pegawai seko­lah dan ko­mite sekolah.

Baca Juga : 112 Orang Terima SK Pengangkatan di Lingkungan Pemko Padang, Terbanyak Formasi Guru

Kedua, mengenai jum­­lah siswa kelas VII, VIII, dan IX. Ketiga, jenis media informasi yang digunakan sekolah untuk menyam­pai­kan informasi publik seperti, informasi dan  data mengenai pe­nge­lolaan dana BOS dan informasi lainnya.

Keempat, informasi dan data mengenai pe­ngelolaan anggaran BOS tahun 2013, 2014, 2015 dan 2016. Detail me­nge­nai, item penerimaan dan penggunaan anggaran, berupa laporan kegiatan dan laporan pertang­gung­jaw­aban ke­uangan.

Baca Juga : Jadwal Shalat untuk Kota Padang dan Sekitarnya Jumat 05 Maret 2021

“Namun, ke 12 seko­lah menolak memberikan in­formasi dan data, ka­rena Integritas tidak me­miliki izin dari Dinas Pendidikan Kota Pa­dang,” ujarnya.

Sekolah tersebut di­anta­ranya, SMPN  12, SMPN 1, SMPN 2, SMPN 3, SMPN 4, SMPN 5, SMPN 7, SMPN 8, SMPN 10, SMPN 12, SMPN 25, SMPN 30, dan SMPN 31.

Baca Juga : Sebanyak 2.500 Pedagang Pasar di Kota Padang Divaksinasi

Dikatakannya, keti­dak­terbukaan ini sebagai ben­tuk arogansi badan publik dalam memenuhi hak-hak publik untuk men­dapatkan informasi publik.

Anggota Integritas Roni Saputra me­ngata­kan, tujuan Integritas untuk mem­be­rikan pen­didikan anti ko­rupsi ke­pada anak-anak, serta mendorong sekolah un­tuk terbuka soal dana BOS yang telah keluar dan masuk.

“Satu-satunya, Perda keterbukaan informasi ha­nya ada di Padang, kenapa tidak dite­rap­kan. Bahkan, menggu­na­kan SOP yang berbeda,” ka­tanya.

Padang sebagai citra Sumbar, harusnya keter­bukaan informasi pen­di­dikan dibangun juga.

Ketua Komisi IV DP­RD Kota Padang Surya Djufri Bitel mengatakan, akan memanggil Ke 12 sekolah itu, dan Kepala Dinas Pendidikan Kota Padang.(h/ade)

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]