HMI: Tindaklanjuti Proses Hukum Saut


Kamis, 12 Mei 2016 - 05:08:24 WIB
HMI: Tindaklanjuti Proses Hukum Saut Ilustrasi.

PADANG, HALUAN — Tidak cukup dengan membuat la­poran kepada Polda Sumbar ata­s kata-kata yang dilontarkan Thony Saut Situmorang dalam sebuah stasiun televisi, Him­punan Ma­hasiswa Islam (HMI) Cabang Padang juga melakukan hearing dengan Dewan Perwakilan Rak­yat Daerah (DPRD) Sumatera Barat, Rabu (11/5).

Ketua HMI Cabang Pa­dang Rizki menuturkan kepada media, pada hari Kamis tanggal 5 Mei 2016 malam pukul 19.00 WIB di stasiun televisi Saut mengucapkan serangkaian ka­ta-kata, “saya selalu bilang kalo di HMI minimal dia ikut LK 1…iya kan? Lulus itu.., yang anak-anak mahasiswa itu pin­tar!!! Tapi begitu dia menjabat jadi jahat, curang, greedy (se­rakah) ini karena apa?”

Baca Juga : Peringati Setahun Covid-19, Hendri Septa Beberkan Prosesi PBM Tatap Muka di Kota Padang

“kata-kata yang dilontarkan oleh Saut tersebut yang mem­buat kami selaku Kader HMI beserta KAHMI Sumatera Barat yang pada saat menjadi mahasiswa pernah mengikuti LK I pada Himpunan Ma­hasiswa Islam merasa difitnah, dihina, dan dicemarkan nama baiknya,” pungkasnya.

Berangkat dari per­ma­sa­lahan itu, HMI Cabang Pa­dang berserta KAHMI Sumatera Barat menyatakan sikap kepa­da DPRD Provinsi Sumatera Barat di antaranya, menyatakan perbuatan Saut adalah bentuk penghinaan terhadap HMI dan KAHMI secara organisasi yang mendiskreditkan dan bersifat tendensisus yang akan ber­dampak kegaduhan, me­minta DPRD Sumbar untuk men­desak dan mengawasi pi­hak kepolisian untuk segera menindak lanjuti proses hu­kum Saut sesuai aturan hukum yang berlaku berdasarkan surat tanda terima laporan ke Ka­pold­a Sumbar, mendesak dan meminta komite Etik KPK memanggil dan memeriksa Saut, meminta Saut untuk meminta maaf dengan penuh kesadaran kepada seluruh ka­der HMI Dan KAHMI secara tertulis dan lisan melalui media cetak maupun elektronik lain­nya selama 5 hari berturut-turut pada acara dan stasiun televisi yang sama, meminta Saut untuk mencabut kata-kata yang di­lon­tar­kannya, meminta dan men­desak DPR RI Komisi  III melalui DPRD Provinsi me­ninjau kembali keberadaan Saut sebagai Wakil Ketua Ko­misi Pemberantasan Korupsi dan meminta Saut untuk mun­dur dari jabatan sebagai K­o­misi Pemberantasan Korupsi, sebab pernyataannya tersebut seolah memberi perlindungan pa­da kelompok tertentu. Se­men­tara KPK bukanlah lem­baga yang didirikan untuk melindungi sekelompok atau segelintir orang.

Baca Juga : Padang Diguyur Hujan Lebat, Rumah Warga Mulai Digenangi Air

Hal yang sama juga di­sam­paikan oleh Basrizal Ketua Harian KAHMI Sum­bar be­ser­ta alumni-alumni HMI Sa­ma­ratul Quran dan Hari Is­kan­dar, mereka ingin­kan DPRD cepat menangani kasus tersebut sesuai tun­tutan yang diajukan oleh semua kader HMI dan KAHMI. (h/isra/mg-ina)

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]