Libatkan 4 Band Masa Kini

Iwan Fals Rilis Album 'Satu (2015)'


Jumat, 13 Mei 2016 - 03:17:33 WIB
Iwan Fals Rilis Album 'Satu (2015)' Cover Album Satu.

Album berjudul ‘Satu (2015)’, menjadi gebrakan baru dari Iwan Fals. Solois gaek itu berkolaborasi dengan empat band masa kini, NOAH, Nidji, Geisha dan d’Masiv.

“Dapat pengalaman-penga­laman, mereka itu unik pu­nya kelebihan masing-ma­sing. Ini berangkat kan dari kerinduan untuk mem­buat sesuatu,” ucap Iwan Fals saat menggelar jumpa pers di Kawa­san Menteng, Ja­kar­ta Pusat, Rabu (11/5/2016).

Baca Juga : Waw! Nagita Slavina Kepergok Pakai Tas Rp54,7 Juta, Netizen: Kayak Kantong Doraemon

Untuk uru­san rasa, Iwan Fals mengaku ti­dak mudah. Bu­tuh waktu panjang bagi Tiga Bambu selaku manajemen Iwan dan Musica Stu­dio’s sebagai perusa­haan rekaman yang mem­­bawahi empat band ter­sebut, untuk me­ne­n­tukan lagu apa saja yang masuk ke dalam album.

“Semua berdasarkan pe­rasaan dan pengalaman juga. Tim Musica juga memilih yang cocok untuk bandnya,” tambah Indrawati Widjaja selaku produser Musica Stu­dio’s.

Baca Juga : Dua Pemuda Ini Wakili Sumbar di Top 70 LIDA 2021

Secara garis besar ‘Satu (2015)’ mengusung konsep al­bum bernapaskan ‘Bhinneka Tunggal Ika’, dimana semua pengisi album mengusung ciri khas masing-masing ke dalam 10 lagu. Ke­ra­gaman itu pun ke­mu­dian me­lebur menjadi satu be­nang merah musik yang ber­kualitas dan enak di­dengarkan. Ikut juga di dalamnya, produser Inggris Steve Lillywhite.

Sedikit bocoran, lagu-lagu di dalamnya memuat hits lawas Iwan Fals yang didaur ulang atau materi yang sepenuhnya baru. Ada ‘Yang Terlupakan’, ‘Pesawat Tempur’, ‘Izinkan Aku Menyayangimu’ dan ‘Entah’, serta karya baru seperti ‘Para Penerka’, ‘Tak Seimbang’, ‘Satu-satunya’, ‘Hidup yang He­bat’ dan ‘Abadi’.

Baca Juga : Waduh! Ibunda Felicia Tissue Bongkar Hal Mengejutkan soal Kaesang

“Ada rasa senang, bangga. Pertama dengar ini kayak flashback. Sekarang tiba-tiba dapat kesempatan untuk versi baru,” komentar Ariel soal album ‘Satu (2015)’.

“Ini jadi perjalanan sejarahnya d’Masiv. Aku punya CD, kaset dan piringan hitam Bang Iwan, karena aku nge-fans. Bahkan piringan hitam ada 12. Ketika diajak ber­gabung itu jadi sebuah energi yang bikin semangat karena be­ker­jasama dengan orang yang jadi idola dan pahlawan,” tambah Ryan mewakili d’Masiv sekaligus menutup wawancara. (h/dtc)

Baca Juga : Dicap Sebagai Pelakor Senior, Simak Curhatan 'Bijak' Mayangsari

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]