Disbudparpora Gelar Lomba Masak Rendang


Jumat, 13 Mei 2016 - 04:16:14 WIB
Disbudparpora Gelar Lomba Masak Rendang Ketua TP- PKK Limapuluh Kota Monalisa Irfendi dan Eka Ferizal membuka lomba memasak randang dan gulai paluik di Sungai Kamuyang disaksikan Wabup Ferizal Ridwan. (ZUL)

LIMAPULUHKOTA, HALUAN – Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olah­raga (Dis­budpapora) Kabupaten Limapu­luh Kota gelar lomba masak rendang. Makanan rendang merupakan salah satu makanan khas Minangkabau yang telah menjadi ikon kuliner nusantara bahkan dunia.

Wakil Bupati Ferizal Ridwan saat pembukaan festival Rendang di kantor KAN, Nagari Sungai Kamuyang, Keca­matan Luak, Kamis (12/5) mengatakan, pembuatan makanan tradisonal yang sudah diakui kelezatannya ini, dipelajari bahkan dijiplak oleh daerah lain. Namun, cita rasa randang asli buatan Limapuluh Kota, tidak akan berubah seiring perubahan zaman.

Baca Juga : Jokowi Lantik Tiga Gubernur Sekaligus, Siapa Saja Orangnya?

“Hal tersebut menjadi langkah serta dorongan pemerintah daerah Kabupaten Limapuluh Kota, untuk memberdayakan makanan khas tradisional ini di daerah.  Kita ingin, rendang tetap jadi ikon kuliner baik di Limapuluh Kota, luar daerah dan luar negeri. Jangan sampai dirubah nama­nya, juga cita-rasanya,”katanya.

Ia menyebut, rendang hingga kini masih menjadi ciri khas makanan masyarakat pribumi di Luak Limopuluah. Setiap ada acara pergelaran adat misalnya, rendang selalu menjadi menu utama hidangan bagi para tamu. Di Limapuluh Kota, rendang juga sudah banyak dikembangkan para pelaku usaha menjadi berbagai varian. Mulai dari rendang daging, rendang telur, rendang rabu, rendang ayam, hingga rendang ubi.

Baca Juga : Dilepas Ketua DPRD Agam, Jenazah Syafrizal Diantar ke Pandam Pemakaman Keluarga

Bahkan tidak sedikit outlet penjual rendang. Seiap pelaku usaha kuliner khususnya rendang, sampai kini masih tetap eksis. Hal ini menandakan tingginya per­mintaan konsumen terhadap rendang di pasaran. Karena itu, diharapkan, makanan spesifik ini terus dikembangkan sebagai potensi usaha bagi masyarakat, sebagai usaha produksi,” tuturnya.

Lebih dari 20 kuali digelar diatas tungku peserta lomba memasak rendang. Satu persatu peserta yang terdiri dari ibu-ibu PKK di Sungai Kamuyang, hanya diberikan bahan-bahan untuk kemudian diolah men­jadi masakan rendang. Hasil masakan mereka nantinya dinilai oleh panitia, mulai dari rasa hingga penyajiannya. (h/zkf)

Baca Juga : Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 di Sumbar Mencapai 94,04 %

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]