Forum IKRAR STIH Desak Berlalukan Hukum Kebiri


Jumat, 13 Mei 2016 - 04:24:22 WIB
Forum IKRAR STIH Desak Berlalukan Hukum Kebiri

PADANG, HALUAN — Da­lam rangka meningkatkan keadilan dan perlindungan hukum kepada pelaku keja­hatan terhadap anak, Forum Insan kreatif dan berkarakter (IK­RAR), organisasi kema­hasiswaan STIH Padang serta Lembaga Hukum Perlin­dungan Anak (LPA) Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Padang di bawah naungan Yayasan Pendidikan dan Kese­jah­teraan Masyarakat Indonesia (YPKMI), mendesak pe­merintah untuk merea­li­sa­sikan Perpuu tentang hu­kum kebiri terhadap pel­aku ke­jahatan seksual.

Forum IKRAR dan LPA STIH Padang, saat jumpa pers di ruangan kampus STIH Padang, Kamis, (12/4). Ketua YPKMI sekaligus Pelindung IKRAR dan LPA STIH Davip Maldian, S. Sos, mengatakan, Forum IKRAR STIH Padang me­minta kepada pemerintah dan penegak hukum di ne­gara ini agar secepatnya membuat Perpuu tersebut. Karena, bangsa Indonesia darurat kejahatan terhadap seksual “Ordinary Crime” terutama kejahatan seksual dan kekerasan terhadap anak paling tinggi kasusnya bahkan sudah sangat meng­kawatirkan.

Baca Juga : Jadwal Shalat untuk Kota Padang dan Sekitarnya Senin 01 Maret 2021

“Kita berharap agar se­gera ditetapkan aturan ter­kait kebiri, untuk mem­berikan pelajaran dan efek jera bagi para pelaku ke­ja­hatan seksual khususnya ter­hadap anak-anak. Se­ba­gaimana kita ketahui,anak-anak merupakan estafet pemimpin bangsa kedepan dan anak sehat bangsa kuat, anak pintar bangsa akan maju” Ujarnya saat di­dam­pingi penasehat IKRAR Laurensius Arliman, SH, SE, M. Kn dan didampingi oleh ketua serta Wakil Fo­rum IKRAR Amrinizal dan Hariyanto.

Hal sama juga di uta­rakan oleh Laurensius Ar­liman, SH, M. Kn, bahwa persolan pro kontra itu hal biasa, namun yang ter­pen­ting pemerintah harus tegas-tegas dengan penegakan atu­ran hukum kebiri. Ten­tunya dengan pertimbangan terhadap pelaku sesuai de­ngan regulasi kejahatan yang mereka lakukan.

Baca Juga : 1 Hektare Sawah di Gurun Laweh Padang Rusak Akibat Diserang Hama Wereng

Luarensius me­nam­bah­kan, sesuai yang di sam­paikan oleh Menteri Hukum dan HAM yang me­nga­ta­kan, pemerintah akhirnya me­mutuskan bahwa para pelaku kejahatan seksual terhadap anak akan dike­nakan hu­kuman kebiri. Ti­dak itu saja, nantinya pelaku juga bakal dipasang chips. Menteri Hu­kum dan HAM Yasonna Laoly menjelaskan untuk hukuman kebiri nantinya berupa kebiri yang dilakukan secara kimia.  (h/rin)

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]