Psikolog Yuni Ushi Johan …

Kurangi Tindakan Kriminal, Sanksi Hukum dan Adat Harus Disandingkan


Jumat, 13 Mei 2016 - 16:29:49 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Kurangi Tindakan Kriminal, Sanksi Hukum dan Adat Harus Disandingkan Yuni Ushi Johan.

PADANG, HALUAN – Lemahnya sanksi hukum dan akibat tak berlakunya sanksi adat, khususnya di Sumbar, ditengarai jadi penyebab maraknya tindak kriminal, seperti perkosaan, perampokan, pembegalan, pembunuhan dan aksi kejahatan lainnya yang terjadi di tengah masyarakat saat ini. Pelaku kriminal seolah tak takut lagi dengan sanksi hukum.

“Sanksi hukum kita terlalu longgar, sehingga masyarakat gampang saja, tanpa pikir panjang, melakukan kejahatan. Tak hanya hukum pemerintah, termasuk hukum atau kontrol oleh masyarakat, juga semakin lemah,” kata Psikolog Yuni Usi Johan, Jumat (13/5), di Padang.

Perempuan ini mencontohkan, sekarang sudah jarang ditemui, tokoh masyarakat atau orang yang dituakan menegur remaja atau generasi muda yang berbuat di luar kewajaran.

“Kita bisa lihat, di tempat-tempat makan atau di tempat-tempat wisata, jika ada sepasang remaja yang berpegangan tangan, padahal mereka bukan saudara kandung, nyaris tidak ada masyarakat yang menegur atau menasehati mereka. Ini bukti kontrol masyarakat sangat longgar,” kata Yuni.  (h/nov)



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
BERITA TERKAIT

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Ahad, 20 September 2015 - 18:27:36 WIB

    Masyarakat Harus Kurangi Aktivitas di Luar Rumah

    KABUT ASAP PEKAT LAGI

    PADANG, HALUAN — Kepekatan kabut asap di Kota Padang, cenderung meningkat sejak beberapa hari terakhir hingga Minggu (20/9) siang. Kabut asap yang.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM