Penyebab Autis dan Penanganannya


Sabtu, 14 Mei 2016 - 01:36:35 WIB
Penyebab Autis dan Penanganannya Ilustrasi.

Penyebab Autisme atau anak autis yaitu  saraf anak yang mengalami autisme tidak berkembang secara semestinya dan banyak fak­tor serta masalah genetik yang menyebabkan terjadi­nya hal tersebut.

Dari hasil penelitian diketahui bahwa sekitar 10-15% anak autis mengalami kelainan genetik serta kelai­nan metabolisme tertentu. Sejumlah gen diperkirakan bertanggung jawab terhadap autisme ini.

Baca Juga : Beragam Tradisi Unik Masyarakat Adat Indonesia di Bulan Rajab

Hasil penelitian tertentu menunjukkan bahwa autisme lebih disebabkan oleh interaksi faktor neu­robiologi kompleks yang melibatkan banyak gen. Perkembangan otak selama kehamilan juga dikaitkan dengan penyebab autisme. Adanya infeksi selama ibu hamil seperti halnya rubella diperkirakan juga dapat menjadi faktor terjadinya autisme pada anak.

Anak penderita autis gejalanya sudah bisa terlihat saat dia berumur di bawah 3 tahun.

Baca Juga : Ini Daftar Hewan Langka yang Perlu Kamu Lihat Sebelum Punah

Cara Mengetahui Anak Mengalami  Autisme

Yaitu dengan Diagnosis untuk mengetahui apakah anak terjangkit autis sudah berkembang saat ini. Para ahli saat ini sudah dapat dengan mudah untuk me­nge­tahui gejala autisme bah­kan pada anak berusia dini.

Baca Juga : Berminat untuk Menjadi Penyelam? Ini Tipsnya untuk Pemula

Dokter akan melakukan tes untuk menilai per­kem­bangan fisik dan emosi anak, melakukan penilaian bahasa anak, memeriksa fungsi motorik, kognitif, serta kemampuan adaptasi anak.

Pemeriksaan yang lebih lanjut melibatkan pem­e­riksaan darah untuk me­meriksa sistem meta­bolis­me, pemeriksaan gen ter­tentu dan pemindaian dengan memakai EEG dan MRI.

Baca Juga : Pembelajaran Ideal Anak saat Pandemi

Jika orangtua mene­mu­kan gejala-gejala tersebut pada anak, apa yang seba­iknya orangtua lakukan? Hal pertama, sebaiknya Anda konsultasikan dengan dokter agar mendapatkan kepastian.

Jika memang anak be­nar menderita autis ban­tuan yang dapat diberikan adalah memberikan terapi, karena memberikan terapi pada penderita autis lebih baik daripada memberikan obat-obatan, terutama jika anak masih kecil dan masih da­lam masa pertum­b­uhannya.

Tujuan pemberian te­rapi ini, agar anak lebih bisa fokus dalam satu hal dan bisa bersosialisasi dan ber­komunikasi dengan baik. Sebagai orangtua, hal yang dapat dilakukan untuk mem­bantu proses ini adalah dengan melakukan be­berapa hal-hal berikut ini:

1. Sesering mungkin ajak bicara anak, dan bila anak mulai berpaling ketika diajak bicara, arahkan wajah mereka dengan lembut ke arah Anda agar mereka menatap mata Anda.

2. Gunakan alat bantu seperti buku cerita ber­gambar, anaeka mainan yang berwarna-warni, atau dengan alat peraga lain agar suasana pembicaraan lebih menyenangkan dan tidak membuat anak cepat bosan.

3. Sering-sering meman­cing anak untuk berkata-kata dan berkomunikasi dengan memberikan per­tanyaan kepada anak.

4. Berikan pujian pada anak jika mereka mampu menjawab pertanyaan de­ngan benar dan selalu tunjukkan kasih sayang kepa­da mereka.

5. Bantu anak-anak un­tuk melakukan gerakan tu­buh yang teratur, salah sa­tunya dengan cara melatih seam dan Anda dapat mem­bantu menggerakkan tu­buhnya, tujuannya untuk memperbaiki gerak motorik pada anak.

6. Berikanlah makanan yang bergizi dengan nutrisi yang tepat. Anak autis bia­sanya tidak bisa menerima makanan yang mengandung casein (protein susu) dan gluten (protein tepung). Dan berikan makanan atau sup­lemen yang mengandung Omega-3 untuk membantu fungsi otak.

Dan paling penting un­tuk mengatasi anak autis ini adalah dengan kita mem­berikan kasih sayang yang berlebih, jangan pernah menunjukkan sikap tidak suka memiliki anak autis. Ciptakan rasa nyaman ber­ada di dekat kamu. (*)

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Ahad, 21 Februari 2021 - 13:33:23 WIB

    Beragam Tradisi Unik Masyarakat Adat Indonesia di Bulan Rajab

    Beragam Tradisi Unik Masyarakat Adat Indonesia di Bulan Rajab Masyarakat adat di Indonesia memiliki tradisi unik dalam menyambut momen-momen tertentu, salah satunya saat memasuki bulan Rajab..
  • Ahad, 14 Februari 2021 - 16:34:31 WIB

    Ini Daftar Hewan Langka yang Perlu Kamu Lihat Sebelum Punah

    Ini Daftar Hewan Langka yang Perlu Kamu Lihat Sebelum Punah Saat ini ada berbagai lembaga di seluruh dunia yang sedang mengupayakan penyelamatan terhadap hewan-hewan langka yang terancam punah. Meski begitu, daftar hewan langka mungkin tak akan habis, karena jumlahnya terus bertambah..
  • Ahad, 07 Februari 2021 - 19:13:51 WIB

    Berminat untuk Menjadi Penyelam? Ini Tipsnya untuk Pemula

    Berminat untuk Menjadi Penyelam? Ini Tipsnya untuk Pemula Menikmati pemandangan bawah laut memiliki kenikmatan dan keasyikan tersendiri. Beraneka ragam kehidupan berseliweran dalam perairan tersebut begitu memikat untuk ditatap dan disingkap kehidupan bawah laut tersebut yang sampai.
  • Senin, 01 Februari 2021 - 22:36:28 WIB

    Pembelajaran Ideal Anak saat Pandemi

    Pembelajaran Ideal Anak saat Pandemi Pandemi COVID-19 membawa dampak besar pada dunia pendidikan di Indonesia. Sebagian besar sekolah memutuskan untuk melakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau belajar online dari rumah..
  • Sabtu, 30 Januari 2021 - 11:17:10 WIB

    Nobody Wants To Be Stupid

    Nobody Wants To Be Stupid Seorang guru menyampaikan dalam rapat. “Kelas saya adalah kelas istimewa”. Mencoba mengangkat posisi , dan semua orang sudah mengira kata istimewa adalah konotasinya positif. Yang terbayang adalah anak-anaknya kreatif, ra.
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]