'Tentara Rok Mini' Vladimir Putin Pamerkan Kekuatan


Sabtu, 14 Mei 2016 - 04:52:15 WIB
'Tentara Rok Mini' Vladimir Putin Pamerkan Kekuatan

MOSKWA, HALUAN — Pre­siden Rusia Vladimir Putin, yang termasuk tokoh kontroversial dunia, menarik perhatian karena kejutan-kejutannya. Ia sering mem­perton­tonkan kekuatan penga­ruhnya, tetapi juga sisi-sisinya sebagai seorang pria sejati.

Putin pernah ramai digo­sipkan karena kedekatannya dengan perempuan-pe­rem­puan cantik. Salah sat­unya dengan Wendy Deng, man­tan istri taipan media Ru­pert Murdoch.

Baca Juga : Mengupas Pasukan Pembungkam Aktivis di Saudi, Pembunuh Jamal Khashoggi

Kali ini Putin membuat kejutan lain. Ia menggelar parade khusus untuk pa­sukan tentara perempuan macho, yang mengenakan sepatu bot hitam setinggi hampir selutut dengan se­ragam putih ukuran ketat dan mini, beberapa inci di atas lutut.

Seperti dilaporan Daily Mirror dan The Sun, Selasa (10/5/2016), yang me­nyak­sikan parade itu melalui rekaman video.

Baca Juga : 10 Juta Orang Menjomblo di Rusia, Pemerintah Wajibkan Pria Miliki Dua Istri atau Lebih

Presiden Rusia Vladimir Putin menggelar ‘tentara rok mini’ untuk dunia me­lihatnya lewat parade militer yang seksi, yang mungkin akan menyetrum musuh-musuhnya.

Acara parade gadis-ga­dis tentara itu digelar di Lapangan Merah, Moskwa, Senin (9/5/2016) pagi. Putin turut menyaksikannya.

Baca Juga : Bill Gates Peringatkan Cuaca di Bumi Bakal Makin Gila

Pada saat parade itu ditampilkan pula mesin-mesin perang modern mi­liter Rusia. Diperlihatkan kekuatan militer berupa jet-jet tempur, sistem rudal pertahanan udara, dan sen­jata-senjata nuklir.

Kehadiran tentara pe­rempuan dalam jumlah be­sar, dan mengenakan sera­gam putih dengan rok ini, menarik perhatian publik tidak saja di Rusia, tetapi juga di Barat.

Baca Juga : Satu Orang Tewas Saat Polisi Bubarkan Demonstran di Myanmar

Perempuan-perempuan itu mengenakan sepatu bot hitam setinggi lutut dengan rok ketat, dasi sport hitam, jalinan benang emas ter­untai, sarung tangan putih, dan bertopi pet hitam-putih pula.

Tampilan seperti itu, terutama dengan rok mini di atas lutut, kontras dengan seragam tentara perempuan dari kebanyakan negara-negara Barat, termasuk Ing­gris dan Amerika Serikat.

Parade berlangsung da­lam baris dan formasi yang ketat, di bawah sinar ma­tahari yang cerah, dengan alunan lagu march bela diri, yang tampaknya sangat me­mikat pemimpin Rusia yang juga selalu tampil macho itu.

Acara itu sebenarnya sebuah acara tahunan untuk memperingati kemenangan Uni Soviet atas Nazi, Jer­man, pada era Perang Dunia II.

Sosok Putin dan Rusia menjadi perhatian dunia karena keterlibatannya da­lam menganeksasi Seme­nanjung Crimea dari Uk­raina.

Juga intervensi militer Rusia melalui serangan uda­ra sadis di Suriah untuk mendukung tentara Pre­siden Bashar al-Assad.

Otoritas berwenang di Rusia, didukung oleh media pemerintah negara itu, meng­gunakan event tahunan itu untuk membangun sen­timen patriorik dan meng­garis­ba­wahi lagi pentingnya kekuatan militer dalam me­lindungi perbatasan negara­nya.

Putin, dalam pidatonya pada parade militer itu, sebagian besar lebih pada heroisme mengalahkan Nazi dalam Perang Dunia II.

Namun, Putin juga membahas tentang perlunya upaya memerangi terorisme global dan bekerja sama dengan negara lain untuk melawan terorisme. (h/kmp)

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]