Filipina Akui Kecanggihan Kapal Perang Buatan Indonesia


Sabtu, 14 Mei 2016 - 04:53:38 WIB
Filipina Akui Kecanggihan Kapal Perang Buatan Indonesia Kapal perang buatan Indonesia.

MANILA, HALUAN — Seorang anggota angkatan laut Filipina Captain Francis Alexander R Jose yang mewakili Kementerian Pertahanan Filipina dan ikut dalam rombongan pengiriman kapal perang dari Surabaya, Indonesia menuju Manila, mengakui kecanggihan kapal perang buatan Indonesia.

“Bagus, dan saya mera­sakan sendiri dengan me­maksimalkan kecepatan yang dimiliki SSV Tarlac, terbukti tetap stabil dan tidak ada goncangan,” ucap Jose usai melakukan tes kecepatan mak­simal saat kapal me­ma­suki Selat Makasar, Indonesia.

Baca Juga : Astaga! Akibat Virus Corona Covid-19, Pria Ini Ereksi 3 Jam dan Meninggal Dunia

Ditemui di atas kapal BRP Tarlac, di Perairan Filipina, Jumat (13/5/2016), Jose me­ngaku sangat bangga dengan kapal produk buatan bangsa Indonesia, dan berterima kasih telah bekerja sama da­lam hal pemesanan kapal.

Sementara itu, pewarta yang turut dalam perjalanan kapal menjumpai beberapa manuver dilakukan kapal cang­gih ini selama perjalanan laut, seperti memasukkan dua kapal pendukung atau “lan­ding craft utility” (LCU) ke dalam bagian belakang kapal.

Baca Juga : Longgarkan Karantina Covid-19, Israel Mulai Buka Restoran

LCU merupakan salah satu fasilitas kecanggihan kapal jenis “Strategic Sealift Vessel” BRP TARLAC (LD-601) ini, dan kapal kecil LCU berfungsi untuk mendukung peperangan di wilayah pantai dan dapat mengangkut se­jumlah peralatan perang.

Saat proses manuver, ka­pal SSV TARLAC sempat menenggelamkan bagian be­la­kang tubuh kapal hingga kedalaman dua meter, agar dua kapal pendukung bisa masuk ke bagian belakang kapal.

Baca Juga : Menlu China Nyatakan Serius Bantu Indonesia Jadi Pusat Produksi Vaksin Covid-19 di ASEAN

Setelah itu, pintu belakang kapal terbuka dan dua kapal bergiliran masuk menuju ba­dan kapal, dan menaikkan kembali dalam posisi normal dengan membuang air yang sebelumnya masuk ke lam­bung belakang kapal.

Manuver lain yang dila­kukan selama perjalanan SSV Tarlac adalah memaksimalkan kecepatan yang dimiliki kapal hingga mencapai 16,2 knot.

Baca Juga : Hacker Sebar Data Pasien RS Amerika Serikat di Dark Web

Selain itu, juga dilakukan manuver memfungsikan alat pemadam kebakaran yang dimiliki kapal, dengan me­nyemprotkan air ke laut, yang berfungsi untuk membantu pemadaman apabila terjadi kebakaran kapal.

Sementara itu General Manager Kapal Niaga Satriyo Bintoro selaku pimpinan pe­r­jalanan ekspor perdana kapal perang dari Surabaya, In­donesia menuju Manila, Fili­pina mengakui semua ma­nuver dilakukan secara mak­simal selama perjalanan.

Tujuannya, untuk me­nun­jukkan fungsi dan kegunaan beberapa peralatan canggih yang dimiliki kapal kepada angkatan laut Filipina yang ikut serta dalam perjalanan, agar setelah serah terima kapal langsung menjadi tang­gung jawab Kementerian Pertahanan negara setempat. (h/oke)

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]