Tim Penilai Provinsi Kunjungi Posyandu Kemuning


Sabtu, 14 Mei 2016 - 05:09:57 WIB
Tim Penilai Provinsi Kunjungi Posyandu Kemuning Ketua Tim Penilai Posyandu Provinsi Sumbar, Syafrizal, didampingi Walikota Ramlan Nurmatis ketika meninjau Posyandu Kemuning Kelurahan Aur Kuning, Kamis (125). (RUDI GATOT)

BUKITTINGGI, HALUAN — Posyandu Kemuning Kelu­rahan Aur Kuning dikunjungi oleh Tim Penilai Posyandu Berprestasi Tingkat Provinsi Sumbar, Kamis (12/5). Kun­jungan yang dilakukan itu dalam rangka penilaian lapa­ngan dan melihat secara lang­sung kondisi Posyandu ter­sebut.

Kehadiran rombongan tim penilai yang yang berasal dari Badan Pemberdayaan Ma­syarakat (BPM), TP-PKK, Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan Provinsi Sumbar, disambut langsung oleh Wali­kota Bukittinggi Ramlan Nur­matias beserta ketua dan anggota Tim Penggerak PKK, camat lurah dan kader Pos­yandu.

Baca Juga : Leonardy Harmainy: Pariwisata Jika Dikelola dengan Baik akan Memberikan Keuntungan

Ketua Tim Penilai Pos­yandu Provinsi Sumbar, Syaf­rizal mengapresiasi atas ke­hadiran Walikota Ramlan Nurmatias pada kegiatan pe­ni­laian lapangan yang dila­kukan. Menurutnya hal ter­sebut merupakan bukti ke­pedulian dan dukungan ke­pala daerah terhadap kegiatan Posyandu.

”Dukungan positif kepala daerah akan menetukan ma­junya kegiatan Posyandu dalam melayani masyarakat. Ini juga menjadi salah satu penyumbang poin tertinggi dalam penilaian nantinya,” kata Syafrizal yang juga selaku Kepala BPM Pro­vinsi Sumbar.

Baca Juga : Dishub Kabupaten Pessel: Odong Odong Agar Tidak Beroperasi di Jalan Utama

Ia menjelaskan, dalam kegiatan penilaian lapangan ada delapan aspek yang akan ditinjau. Diantaranya aspek Pokjanal, aspek kesehatan, aspek pendidikan, PKK, par­tispasi masyarakat, pe­neri­maan masyarakat, keleng­kapan administrasi dan ke­giatan Posyandu.

Untuk mekanisme peni­laian, tim melakukan wa­wancara dan peninjauan lang­sung dengan empat pem­ba­gian sektor kegiatan Posyan­du, yaitu Kesehatan, Bina Keluarga Balita (BKB) dan PKK, Pemberdayaan ma­sya­rakat serta Pendidikan.

Baca Juga : Kasus Positif Corona di Sumbar Bertambah, Positivity Rate 7,50 Persen

“Penilaian Posyandu yang dilakukan bukanlah bertujuan semata-mata untuk me­la­kukan penilaian saja, akan tetapi juga sebagai bagian dari upaya pembinaan dari Pe­merintah dan TP-PKK secara bersama-sama terhadap ke­beradaan Posyandu,” ujar Syafrizal.

Sementara itu Walikota Ramlan Nurmatias menga­takan, Posyandu saat ini tidak hanya memberikan pelayanan dasar kesehatan, namun juga pelayanan sosial dasar seperti pendidikan usia dini, bina keluarga balita dan pening­katan ekonomi ke­luarga. Hal tersebut yang menjadi dasar pencanangan Posyandu Terin­tegrasi. Saat ini di Bukittinggi telah ada sekitar 17 Posyandu terin­tegrasi.

Baca Juga : Sebanyak 27.328 Orang di Sumbar Dinyatakan Sembuh dari Covid-19

Menurutnya, kader Pos­yan­du merupakan perpan­jangan tangan pemerintah dalam menyukseskan prog­ram dan memberikan pela­yanan dasar kepada masya­rakat. Kader inilah yang mam­pu menjangkau masyarakat sampai pada tingkatan paling bawah.

Ketua Pokja Posyandu Kelurahan Aur Kuning, Edi Syamsir mengungkapkan Pos­yandu Kemuning telah berdiri sejak 1986. Dan menjadi Pos­yandu Terintegrasi sejak No­vember 2011, yaitu Posyandu Balita, Lansia, BKB dan PA­UD.

Selain pelayanan kese­hatan dasar, terdapat bebe­rapa inovasi kegiatan kader Posyandu Kemuning. Dian­taranya pelatihan kete­ram­pilan bagi orang tua sasaran untuk peningkatan ekonomi keluarga. Kegiatan koperasi, Penyuluhan agama dan dana sehat yang berasal dari sum­bangan ibu-ibu sasaran yang dikumpulkan ketika Kegiatan Posyandu. (h/tot)

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]