Selama Bulan Ramadan

BPOM Awasi 11 Pasar Pabukoan


Sabtu, 14 Mei 2016 - 05:17:41 WIB
BPOM Awasi 11 Pasar Pabukoan

PADANG, HALUAN — Ramadan tinggal menghitung minggu, Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) RI Padang mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dalam mengonsumsi panganan selama Ramadan hingga lebaran.

Selain itu, BPOM beren­cana kembali melakukan pe­ngawasan secara preventif (pembekalan) dan persuasif (pengawasan di lapangan) setidaknya di 11 pasar pa­bukoan di Kota Padang.

Baca Juga : Pantai Air Manis Padang Masih Lengang, Omset Pedagang Anjlok

Hilda Murni, Kepala Bi­dang Sertifikasi dan La­yanan BPOM Padang, ke­pada Ha­luan, Jumat (13/5) menga­takan, dalam pekan ini BPOM Padang akan menggelar rapat persiapan pengawasan pere­daran ma­ka­nan dan obat-obatan se­lama Ramadan hing­ga le­baran.

“Seperti tahun-tahun se­be­lumnya, BPOM akan lang­­sung turun ke pasar-pasar pabukoan, terutama di Kota Padang, untuk me­ngawasi dan mengecek ma­kanan dan mi­numan yang dijual di pasar-pasar terse­but. Upaya ini untuk meng­antisipasi bere­darnya pa­ngan yang tidak layak dikon­sumsi dan mem­bahayakan bagi masya­ra­kat,” kata Hi­l­da.

Baca Juga : Demam Tanaman Hias di Padang Terus Meluas

Dikatakannya, berkaca pada pelaksanaan tahun lalu, BPOM Padang akan meng­gelar operasi penga­wasan di sebelas titik pasar utama dan pasar satelit di Kota Padang, selain itu juga akan digelar di beberapa pasar di luar Kota Padang. Selain mengingatkan kon­sumen sedini mungkin, BPOM juga akan terlebih dulu menggelar pertemuan dengan para pedagang pasar pabukoan dengan perantara pemerintah kecamatan dan kelurahan.

“Fokus BPOM memang di Padang, meskipun begitu ka­mi juga akan ke beberapa pasar di daerah. Selain itu, koordinasi akan terus dijalin dengan dinas kesehatan kota/kabupaten serta dinas per­dagangan. Nanti sebagai upa­ya preventif, kami akan ber­temu dengan para pe­dagang sebelum pasar pa­bukoan di­gelar, dengan pe­ran­tara pe­merintah se­tempat,” ucapnya lagi.

Baca Juga : Terancam Abrasi, Masjid Al-Hakim Padang Dipasang Batu Pemecah Ombak

Hilda berharap, baik pe­dagang maupun pembeli sa­ling mempersiapkan diri agar tidak saling merugikan satu sama lain. Bagi p­e­dagang, ia berharap untuk tidak lagi menjual makanan dan mi­numan yang dibuat dengan bahan kimia ber­bahaya. Se­dangkan bagi pembeli, ia mengingatkan untuk terus memasang ke­was­padaan dan kejelian sebelum memutuskan mem­beli makanan dan mi­numan saat Ramadan dan lebaran.

“BPOM tentu berharap agar para pedagang yang men­jual makanan berbahan kimia berbahaya, untuk tidak meng­ulanginya lagi. Karena bisa saja yang akan mengon­sumsi itu adalah sanak family sen­diri. Sedangkan untuk pem­beli, curigai makanan dan minuman yang tidak biasa. Kritisi pada penjualnya, bahan apa saja yang digu­nakan untuk membuatnya. Jika menc­uriga­kan jangan dibeli,” tukasnya. (h/isq)

Baca Juga : Sebanyak 5000 Orang di Kota Padang Telah Ikuti Vaksinasi Tahap Kedua

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]