Banyak KAN di Daerah Kurang Responsif Terhadap Himbauan LKAAM


Ahad, 15 Mei 2016 - 16:05:30 WIB

PADANG, HALUAN--Lembaga Kerapatan Adat Minangkabau (LKAAM) Sumbar menyayangkan sikap sejumlah daerah yang tidak merespon himbauan LKAAM untuk melaporkan kelengkapan struktur, sarana, dan kegiatan Kerapatan Adat Nagari (KAN) yang ada di kabupaten kota.

Ketua LKAAM Sumbar M Sayuti mengatakan, sebelumnya pemprov sudah menyurati seluruh bupati dan walikota untuk menilai KAN yang ada di daerah masing-masing untuk penilaian KAN. Penilaian ini nantinya akan berguna untuk menggiatkan kembali KAN yang ada di daerah, yang akan mempererat hubungan antara mamak, anak dan kemanakan di ranah minang. "Nanti kan laporannya juga akan dilihat oleh pemprov dan LKAAM, misalnya ada yang kekurangan sarana prasarana maka akan dicarikan jalan keluarnya," ungkapnya, Minggu (15/5).

Ia menjelaskan, penilaian KAN berprestasi bukan suatu perlombaan untuk melihat daerah mana yang paling bagus tapi lebih pada pembenahan, penguatan struktur, kegiatan, dan hasil yang akan diharapkan nantinya yakni babaliak ka nagari. "Artinya, komunikasi, pertemuan antara mamak, kamanakan dan berapa kali para penghulu mengumpulkan anak kemanakannya. Bukan tujuan untuk merncampuri urusan adat nagari, atau mamak dan kamanakan tapi untuk lebih mempererat hubungan dan rasa saling memiliki, saling menghormati antar sesama," ulasnya. 

"Idealnya, jumlah KAN di Sumbar ada 543 minus Kabupaten Kepulauan Mentawai. Namun saat ini, masih belum pasti berapa jumlah keseluruhan yang aktif karena laporan yang belum lengkap dan tim juga sudah turun langsung ke daerah," ujarnya. (h/rin)

loading...

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]