Aniaya 2 Remaja

Pengangguran Tewas Dikeroyok Warga


Senin, 16 Mei 2016 - 05:01:45 WIB
Pengangguran Tewas Dikeroyok Warga

KAMPAR, HALUAN — Nasib mengenaskan dialami Santoso alias Ihsan (45), warga Desa Koto Bangun Purba, Kecamatan Tapung Hilir, Kabupaten Kampar. Pria pengangguran itu tewas di rumahnya sendiri, setelah di­kero­yok ratusan warga yang marah terhadap dirinya. Peristiwa itu terjadi Sabtu malam (14/5) malam, sekitar pukul 23.30 WIB.

Kemarahan warga ter­hadap Santoso, disebabkan ulah korban yang dinilai semena-mena menganiaya dua remaja di desa itu. Saat ini, aksi anarkis yang dila­kukan secara bersama-sama itu, tengah dalam penye­lidikan aparat Kepolisian.

Baca Juga : Leonardy Harmainy: Pariwisata Sumbar Butuh Kepedulian Semua Elemen

Menurut informasi yang dirangkum di lapangan, peristiwa itu bermula ketika Santoso melakukan pe­nga­niaya­an terhadap dua warga Desa Kota Bangun, yaitu Risaeg Kusuma (17) dan Rival Ariandi (17). Kedua­nya dipukuli Santoso di lapangan bola desa tersebut.

Tak sampai di situ, San­toso kemudian membawa kedua remaja ke sebuah kedai tuak yang berada di Jalur III Desa Koto Bangun. Sesampai di warung tuak itu, kedua remaja ini kem­bali dipukuli hingga menga­lami luka memar di bagian wajah.

Baca Juga : Emersia Water Park Siap Ramaikan Pariwisata Tanah Datar

Tak Terima

Sontak saja, aksi Santoso itu membuat keluarga kor­ban merasa tidak terima. Rupanya, hal serupa juga dirasakan warga lainnya. Pasalnya, selain dinilai telah berbuat kekerasan secara sewenang-wenang, Santoso selama ini juga dikenal kerap menjadi biang keri­butan di desa itu.

Baca Juga : Berkunjung ke Solo tak Afdal Kalau Belum...

Buntutnya, ratusan war­ga yang tidak terima dengan ulah Santoso itu, men­datangi rumah korban untuk mem­pert­anyakan permasalahan tersebut.

Meski didatangi ratusan warga, nyali Santoso bu­kan­nya menciut. Ia malah sema­kin menunjukan sikap aro­gan­nya dan bahkan balik menantang warga. Be­be­ra­pa saat kemudian, Santoso masuk ke dalam rumahnya sambil berkata, “kalau ada yang berani masuk, akan saya tembak”.

Baca Juga : Daftar 10 Tempat Paling Indah di Dunia yang Wajib Dikunjungi

Tak ayal, sikapnya itu pun emosi warga semakin memuncak. Warga pun ke­mu­dian berteriak dan me­minta Santoso segera keluar dari rumah. Namun teriakan warga tak ditanggapi yang bersangkutan.

Entah siapa yang me­mulai, warga yang sudah emosi, kemudian men­dob­rak masuk ke dalam rumah Santoso secara beramai-ramai. Seluruh isi rumah pun didatangi untuk men­cari pria itu. Belakangan dike­tahui, Santoso ber­sem­bunyi di atas plafon rumahnya.

Warga pun langsung me­mak­sanya turun hingga ak­hir­nya Santoso terjatuh dari loteng rumah. Tanpa bisa dibendung lagi, warga yang telah kesal atas ulah pria itu, kemudian mengeroyoknya hingga tewas.

Setelah mengetahui San­toso telah tewas, wargap un membubarkan diri dan me­ning­galkannya tergeletak di dalam dirumah.

Kapolsek Tapung Hilir AKP Benhardi saat dikonf­ir­masi membenarkan keja­dian ini. “Pihak kepolisian telah melakukan olah TKP, memintakan visum korban dan mendata saksi-saksi terkait kejadian ini. Kasus ini masih dalam penyelidi­kan,” terangnya. (hr/cr2)

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]