Membajak Sawah dengan Kerbau, Cara Konvensional yang Masih Dipertahankan


Senin, 16 Mei 2016 - 15:26:33 WIB
Membajak Sawah dengan Kerbau, Cara Konvensional yang Masih Dipertahankan Petani di Jorong Sapan Sari, Nagari Alam Pauh Duo, Solok Selatan (Solsel), masih menggunakan kerbau untuk membajak sawah, Senin, (16/5)

SOLSEL, HALUAN -- Cara konvensional dalam menggarap sawah masih jadi andalan petani. Salah satunya menggunakan kerbau sebagai sarana untuk membajak sawah.

Seperti terlihat di Jorong Sapan Sari, Nagari Alam Pauh Duo, Solok Selatan (Solsel) Senin, (16/5). Dua orang pekerja tengah membajak sawah masyarakat menggunakan Kerbau. Mereka mulai membajak sawah dari pukul 07.00 WIB sampai pukul 17.00 WIB. "Sawah ini milik orang lain, kami hanya sebagai pekerja,"kata seorang yang sedang membajak sawah, Jon saat ditemui Haluan.

Baca Juga : Dihadiri Forkopimda, Lapangan Tembak Sarja Arya Racana Dharmasraya Diresmikan

Menurutnya, penggunaan kerbau sebagai sarana membajak sawah dikarenakan sawah itu memiliki kedalaman hingga batas paha orang dewasa. "Sehingga tidak memungkinkan jika dibajak menggunakan mesin,"katanya.

Dalam satu hari kerja katanya, bisa menyelesaikan pekerjaan membajak sawah dengan luas sekitar 30 meter persegi untuk satu orang. "Untuk upah  dalam sehari mendapatkan enam gantang beras atau sekitar Rp75 ribu," tutupnya.(h/jef).

Baca Juga : Truk Dievakuasi, Arus Lalin Simpang Empat-Padang Kembali Normal

 

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]