Ditelantarkan Perusahaan

Sopir PT Wira Beton Mix Mengadu ke DPRD


Selasa, 17 Mei 2016 - 03:15:00 WIB
Sopir PT Wira Beton Mix Mengadu ke DPRD Karyawan Wira Beton Mix mengadu ke anggota DPRD Pekanbaru, Senin (16/5), karena merasa ditelantarkan oleh perusahan.

PEKANBARU, HALUAN — Belasan karyawan PT Wira Beton Mix, mengadukan nasib me­reka ke kantor DPRD Kota Pekanbaru, Senin (16/5). Pengaduan tersebut, dilatarbelakangi karena karyawan merasa ditelantarkan oleh perusahan tempat mereka bekerja.

Sejumlah aspirasi yang mereka adukan pada ang­gota dewan, di antaranya semenjak bulan Januari 2016, karyawan yang ber­kerja sebagai sopir ini tidak ada kepastian dari Dinas Tenaga Kerja (Disnaker), setelah melaporkan peru­saha­an yang tidak mem­bayarkan upah. Selain itu, gaji dari awal Januari ini tidak dibayarkan perusahan, termasuk waktu lembur ya­ng telah berlalu, dengan waktu berbeda dari masing-masing karyawan.

Baca Juga : Dampak Pandemi Covid-19, Hanya Seorang Wisman Kunjungi Riau

“Kalau tujuan peru­saha­an memecat kami, atau kami telah dipecat, harusnya kan jelas, ada surat PHK kami. Namun, sejauh ini tidak ada kejelasan dari perusahan tempat kami bekerja. Bah­kan keberadaan ini juga telah kami laporkan ke Dis­na­ker, namun sekian lama­nya tak kunjung ada kejela­san, baik dari perusahaan maupun dari Disnaker sen­diri,” kata Aditia Warman, koordinator karyawan pada wartawan saat usai mengadu ke fraksi PAN, DPRD Kota Pekanbaru, kemarin.

Pengaduan belasan kar­ya­wan tersebut langsung ke ruang Fraksi PAN DPRD Kota Pekanbaru dan ditang­gapi oleh anggota fraksi PAN, Hj Yurni. “Kita ber­harap, Disnaker dapat me­nang­gapi pengaduan dari belasan karyawan ini, ka­rena ini berkaitan dengan UU ketenagakerjaan. Jika masih dalam pengurusan, Disnaker harus menjelaskan pada karyawan, sehingga mereka tidak merasa di­telantar­kan seperti ini,” kata Yurni, kemarin.

Baca Juga : Grand Launching COE Pariaman Festival 2021 Dihelat di Pekanbaru

Dikatakan Yurni, selaku anggota DPRD, dirinya ha­rus menanggapi dan me­nam­pung aspirasi dari ma­sya­rakat. Karena, selaku fungsi perlu menjalankan fungsi sebagaimana mestinya.

“Disnaker kita minta agar tanggap, begitu juga perusahan harus dapat men­ye­lesaikan persoalan karya­wan ini, sehingga jelas se­mua persoalan. Jika peru­sahan bersikap tidak peduli, jelas ada ketentuan yang mereka langgar, terutama mengenai ketenagakerjaan, semua ada aturan dan setiap perusahan perlu dan wajib mentaati aturan tersebut tentunya,” imbuh Yurni.

Baca Juga : Leonardy Harmainy: Pariwisata Sumbar Butuh Kepedulian Semua Elemen

Sementara itu, Ma­na­ger PT Wira Beton, Su­san­to ketika dihubungi me­la­lui telepon selulernya, eng­gan menanggapi persoalan yang dihadapi karya­wan­nya. Bah­kan Susanto seo­lah tidak mau tahu dengan persoalan.

Ketika wartawan ingin mengkonfirmasi, Susanto mengaku tidak bertangung jawab. “Persoalan itu kita tidak tahu lagi, kita tidak tanggung jawab, itu kita serahkan saja ke Disnaker,” ujarnya singkat. (h/hr)

Baca Juga : Emersia Water Park Siap Ramaikan Pariwisata Tanah Datar

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]