Longsor Sibolangit

14 Jenazah Dievakuasi, Empat Masih Hilang


Selasa, 17 Mei 2016 - 03:38:58 WIB
14 Jenazah Dievakuasi, Empat Masih Hilang Korban longsor Sibolangit, Deli Serdang, Sumatera Utara, diangkat petugas gabungan, Senin (16/5). Tim gabungan berhasil mengevakuasi 14 dari 17 jenazah korban banjir bandang di lokasi wisata Air Terjun Dua Warna Sibolangit dan empat orang lainnya masih dalam pencarian. (ANTARA)

DELI SERDANG, HALUAN — Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Sumatra Utara, Tengku Erry Nuradi, meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang menutup sementara lokasi wisata Air Terjun Dua Warna, Sibo­langit. Ini menyusul banjir bandang yang menghanyutkan 22 orang pada Minggu (15/5) sore. Hingga berita ini diturunkan, sudah 14 jenazah ditemukan.

“Dengan adanya kondisi ini, kami harap kepada Pem­da Deli Serdang, di cuaca ekstrem ini lokasi wisata yang berbahaya harus di­tutup, yang rawan banjir bandang dan lainnya, yang bisa menimbulkan bahaya,” kata Erry saat mengunjungi posko Air Terjun Dua War­na, Senin (16/5).

Baca Juga : Sebentar Lagi Puasa, Ayo Cek Jadwal Pencairan THR PNS

Erry mengatakan, Pem­kab Deli Serdang harus memberi peringatan kepada masyarakat untuk meng­hindari kejadian serupa terulang. Hal ini, lanjutnya, harus dilakukan sebelum kembali jatuh korban jiwa. “Apalagi lokasinya cukup jauh. Tentu harus diberi tanda, mana yang bisa di­kun­jungi, mana yang tidak,” ujarnya.

Menurut Erry, masih banyak tempat wisata alam yang sulit dijangkau karena berada di pelosok. Ia me­ngim­bau masyarakat untuk lebih berhati-hati selama di lokasi wisata yang jauh dari permukiman warga ter­se­but. “Pemerintah juga harus beri perhatian melalui ke­pala desa, kepala dusun untuk memberi warning te­r­hadap hal-hal yang diboleh­kan atau tidak di lokasi wisata,” kata Erry.

Baca Juga : Anggota DPR Junaidi Auly: Usut Tuntas Kasus Suap Pajak

Pemerintah Provinsi (Pe­­­m­prov) Sumatra Utara, dikatakan Erry, akan mem­berikan bantuan kepada keluarga korban. “Akan kami berikan santunan se­cepatnya,” ujarnya.

Sebelumnya, sebanyak 76 wisatawan dan dua pe­man­du dilaporkan hilang kontak di lokasi wisata Air Terjun Dua Warna, Si­bo­langit, Deli Serdang, Su­mut,. Badan Penang­gulang­an Bencana Daerah (BP­BD) Deli Serdang telah mengevakuasi 56 di antara­nya hingga Minggu malam.

Baca Juga : Kapolri Lantik 19 Perwira Tinggi, Sederet Tugas Menunggu

Dari 22 korban yang hilang, satu orang bernama Mordang Sualoan Harahap telah dievakuasi dalam ke­ada­an selamat. Dengan di­te­mukannya 17 orang hari ini, berarti masih ada empat korban yang masih hilang.

Sementara itu ber­dasar­kan informasi terakhir dari Sekretaris Badan Pe­nang­gulangan Bencana Daerah (BPBD) Deli Serdang, Dar­win Surbakti, proses pen­carian dan evakuasi korban untuk sementara dihentikan dan kembali dilanjutkan esok hari (hari ini,red).

Baca Juga : Polisi Hentikan Penyidikan Kasus Enam Laskar FPI

“Malam ini kita akan briefing dengan semua ke­kuat­an. Untuk proses pen­carian, besok pagi dilan­jut­kan jam 08.00 WIB,” kata Darwin.

Darwin mengatakan, hi­ng­ga proses pencarian di­hentikan, jenazah yang su­dah dievakuasi berjumlah 14. Semua jenazah sudah dibawa ke RS Bhayangkara Medan untuk diidentifikasi.

Namun, jumlah ini ber­tambah menjadi 16 seiring dengan masuknya dua je­nazah lain yang baru tiba di posko sekitar pukul 21.00 WIB ini. Dua jenazah ke­mudian langsung dibawa ke RS Bhayangkara Medan.

“Berarti ada 16 jenazah yang sudah ditemukan dan dievakuasi hingga saat ini. Perempuan sembilan orang, la­ki-laki tujuh orang,” ujarnya.

Menurut Darwin, se­luruh jenazah yang telah dievakuasi masih belum bisa di­iden­tifikasi. Saat dite­mukan, tidak ada sepotong kain pun yang melekat di tubuh jenazah-jenazah tersebut.

“Ada kita temukan be­berapa KTP, tas, sepatu, SIM, STNK. Tapi itu dalam keadaan berserakan, tidak melekat di tubuh jenazah,” kata Darwin.

Ia menjelaskan, ber­da­sar­kan data yang masuk ke pihaknya, ada 76 wisatawan dan dua pemandu yang di­laporkan hilang kontak di lokasi wisata Air Terjun Dua Warna, Sibolangit, Deli Ser­dang, Sumut, Ahad (15/5) sore. Dari angka ini, yang bisa keluar menyelamatkan diri dan diselamatkan masyarakat berjumlah 56 orang.

Dari 22 korban yang hilang, satu orang bernama Mordang Sualoan Harahap telah dievakuasi dalam keadaan selamat pada Senin (16/5) dinihari. Dengan ditemukannya 16 jenazah hari ini, berarti masih ada lima korban yang masih hilang. (h/rol)

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]