Menilik Bisnis Kue Olahan Bengkuang


Selasa, 17 Mei 2016 - 03:41:49 WIB
Menilik Bisnis Kue Olahan Bengkuang NURMAITI memperlihatkan kue kering olahan bengkuang yang diproduksinya di rumahnya, Jl. Jati Adabiah No. 66 Padang, belum lama ini. (RUSDI BAIS)

PADANG, HALUAN — Nurmaiti (53) mengolah bengkuang dengan mencampur tepung terigu, tapioka, dan bermacam bahan lainnya menjadi makanan ringan. Ia memproduksi kue bawang bengkuang dengan dua rasa, yaitu rasa keju dan rasa gula aren. Kue itu renyah dan gurih tanpa meninggalkan rasa asli bengkuang.

Ia mulai membuat kue olahan bengkuang sejak 2009, tapi baru menemukan rasa yang pas pada 2011. Meski kue bawang bing­kuang sudah mulai dikenal, namun ia belum puas. Ia melakukan lagi uji coba, sehingga ia memperoleh rasa bingkuang asli, yang diberi nama kue kering bengkuang. Rasanya khas bingkuang lalu divariasikan dengan rasa coklat, keju dan wijen.

Baca Juga : Bulog Sumbar Jamin Stok Bahan Pangan Aman Selama Ramadan

“Saya berkonsentrasi membuat kue kering beng­kuang, serundeng kentang balado, dan serundeng ubi jalar. Sementara stik ken­tang dan kacang tojin lebih banyak menerima pesanan. Sedangkan rengginang sing­kong balado, merupakan produk baru masih dalam pengurusan izin dari Dinas Kesehatan,” jelas Nurmaiti di tempat usahanya di Jl. Jati Adabiah No. 66 Padang, belum lama ini.

Kue kering bengkuang dikemas isi 200 gram, pro­duksi 10 kg per bulan de­ngan harga penjualan Rp­50.000 per kg. Sedangkan serundeng kentang balado dikemas 200 gram dengan rata-rata produksi per bulan 30 kg dengan harga penjua­lan Rp100.000 per kg. Se­run­deng ubi jalar 10 kg per bulan dengan harga jual Rp60.000 per kg, sedang­kan rengginang yang dipro­duksi sejak enam bulan lalu, masih dalam uji coba.

Baca Juga : Waduh, BBM Jenis Premium Langka di Kota Pekanbaru

Beragam produk ma­ka­nan ringan buatan Nurmaiti se­bagian besar dipasarkan di berbagai minimarket serta pesanan di sekitar kota Padang, kecuali serundeng kentang balado, menembus pasar Bukittinggi. Kemu­dian, lempengan kecil dike­mas ukuran kecil dipa­sar­kan ke sekolah-sekolah de­ngan harga eceran Rp1.000 per bungkus. “kalau menje­lang Lebaran, produksi naik dua hingga tiga kali lipat,” ujarnya.

Semua jenis kue kering tersebut dikerjakan secara manual. Nurmaiti berusaha untuk memperoleh mesin cetak kue kering bingkuang, desain dan ukurannya sudah dipesan di Universitas Ne­geri Padang, tetapi masih belum dapat diwujudkan. “Harganya sekitar Rp7,5 juta, sudah saya ajukan pro­po­sal ke Pemko Padang, te­tapi masih belum ada rea­li­sasinya,” ungkapnya. (h/rb)

Baca Juga : Pertumbuhan Ekonomi Sumbar Triwulan I 2021 Cukup Berat

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa, 02 Maret 2021 - 22:15:06 WIB

    Bulog Sumbar Jamin Stok Bahan Pangan Aman Selama Ramadan

    Bulog Sumbar Jamin Stok Bahan Pangan Aman Selama Ramadan Tidak terasa bulan Ramadan semakin dekat, seiring dengan iyu Badan Urusan Logistik (Bulog) Sumbar memastikan ketersediaan bahan pangan pokok mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di bulan puasa mendatang..
  • Selasa, 02 Maret 2021 - 20:45:15 WIB

    Waduh, BBM Jenis Premium Langka di Kota Pekanbaru

    Waduh, BBM Jenis Premium Langka di Kota Pekanbaru Kota Pekanbaru, Provinsi Riau mengalami kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Premium. Kelangkaan terjadi sejak beberapa pekan terakhir..
  • Selasa, 02 Maret 2021 - 18:27:09 WIB

    Pertumbuhan Ekonomi Sumbar Triwulan I 2021 Cukup Berat

    Pertumbuhan Ekonomi Sumbar Triwulan I 2021 Cukup Berat Perekonomian awal tahun 2021 di Sumbar masih akan terasa berat. Sebab masa pandemi belum berakhir, sekaligus pembatasan-pembatasan sosial masih kerap diberlakukan, yang berujung menurunnya pendapatan masyarakat..
  • Selasa, 02 Maret 2021 - 18:16:02 WIB

    Harga Cabai Merah dan Bawang Kembali Naik di Pasar Raya Padang

    Harga Cabai Merah dan Bawang Kembali Naik di Pasar Raya Padang Sempat anjlok hingga Rp30.000 per kilogram (kg), kini harga cabai merah keriting mulai merangkak naik.  Kenaikan harga cabai ini karena berkurangnya pasokan cabai dari petani..
  • Selasa, 02 Maret 2021 - 14:25:21 WIB

    Pocari Sweat Gelar Iven Lari Terbesar di Indonesia

    Pocari Sweat Gelar Iven Lari Terbesar di Indonesia PT. Amerta Indah Otsuka, hari ini secara resmi mengumumkan gelaran POCARI SWEAT RUN INDONESIA 2021 yang akan diselenggarakan pada 24 Oktober 2021, dan akan menjadi event lari terbesar di Indonesia. Pengumuman ini dilakukan me.
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]