Warga Serahkan Beruang Madu


Selasa, 17 Mei 2016 - 04:34:20 WIB
Warga Serahkan Beruang Madu Beruang Madu (Helarctos malayanus) dalam kandang besi di salah satu rumah warga di Ampang, Kalawi, Padang. (RIVO SEPTI ANDRIES)

PADANG, HALUAN —  Se­te­lah merawat seekor be­rua­ng madu hingga berumur empat tahun, Firmansyah me­nyerah­kan perawatan satwa dilin­dungi itu ke Ba­dan Konversi Sumber Daya Alam (BKSDA). Penye­ra­han ini dilakukan di ke­dia­man Firmansyah di Kam­pung Ilalang, Kecamatan Ku­ranji itu Senin (16/5) kemarin.

Menurut Firmansyah, hal ini baru ia lakukan ka­rena sebelumnya tak tahu harus menyerahkan ke in­sti­tusi mana binatang ber­ke­lamin betina itu. Bela­kang­an, ia baru mendapat infor­masi soal institusi BK­SDA dan akhirnya ia menye­rah­kan beruang itu.

Baca Juga : Mahyeldi Naik Jadi Gubernur Sumbar, Siapa Pengganti Wali Kota Padang?

Selain itu, belakangan Fir­mansy­ah sendiri sudah  tidak sanggup lagi me­me­li­hara be­ruang madu yang ia rawat dari bayi sampai se­karang sudah berumur em­pat tahun.

“Sekarang saya sudah tidak sanggup lagi menang­gung bi­aya makan beruang itu, apalagi sekarang be­ru­ang­­nya sudah mem­per­lihat­kan keganasan, sementara tempat beruang di kurung tidak memadai. Hal ini juga menimbulkan kecemasan dan ketakutan warga se­kitar,” tuturnya.

Baca Juga : Jadwal Shalat untuk Kota Padang dan Sekitarnya Jumat 26 Februari 2021

Kasat Polhut BKSA Su­ma­tera Barat, Zulmi Guslur me­nga­takan, awalnya Fir­mansyah bingung mau di­serah­kan ke­pada siapa be­ruang tersebut, dan akhir­nya ia selalu ber­tanya-tanya kepada tentangga-te­tangga­nya.

Setelah mendapatkan infor­masi dari tetangga barulah ia memberikan laporan kepada pihak BK­SDA, dalam laporan ter­sebut ia ingin menyerahkan beruang madu peli­haraan­nya kepada BKSDA. “Baru sekitar satu jam ini beruang sampai di kantor,” pung­kasnya.

Baca Juga : Sosok Pengusaha Batu Bara Perempuan Asal Sumbar, Mulai Bisnis dari Umur 18 Tahun

Saat ini beruang masih di­aman­kan di Badan Kon­vesi Sumber Daya Alam dan belum diketahui kemana akan di­evakuasi.

“Beruang itu sekarang ma­sih kami tempatkan di dalam peti penangkaran. Kami masih men­coba meng­hubungi tim konser­vasi ya­ng akan men­am­pung be­ruang ini. Yang jelas saat ini beruang berada dalam kon­disi sehat,” ungkap Zulmi. (h/mg-ina)

Baca Juga : Wujudkan GCG, Perumda AM Kota Padang Kunjungi BPKP Sumbar

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]