Direktur Eksekutif Nurani Perempuan Sumbar, Yefri Heriani

Penerapan Hukuman Kebiri Perlu Kajian Lebih Dalam


Selasa, 17 Mei 2016 - 16:36:39 WIB
Penerapan Hukuman Kebiri Perlu Kajian Lebih Dalam Yefri Heriani

PADANG, HALUAN – Rencana pemerintah pusat untuk mengesahkan PERPPU Kebiri dinilai masih perlu evaluasi kembali. Pelaksanaan kebiri masih dinilai terlalu sadis dan tidak manusiawi. Walaupun masyarakat geram terhadap pelaku kekerasan seksual, Namun untuk mengkebiri organ vital pelaku perlu untuk dikaji lebih dalam. Akan tetapi, dari penambahan hukuman di sisi sosial dan pidana, masyarakat sangat merespon positif dan mendukung hal tersebut.

Direktur Eksekutif Nurani Perempuan, Yefri Heriani menuturkan Pemberian tambahan hukuman kepada pelaku kekerasan seksual merupakan tindakan yang sangat tepat sekali. Akan tetapi untuk mengkebiri pelaku, sepertinya perlu pengkajian lebih dalam lagi. Pasalnya, sudah banyak kasus pemerkosaan dan pencabulan tidak hanya dilakukan dengan alat kelamin. Namun, ada juga menggunakan alat lain. “Kebiri itu tidak menghilangkan libido seks seseorang. Jadi jika dikebiri, sama saja bohong. Pasalnya, ada beberapa kasus pencabulan dan pemerkosaan dilakukan dengan alat lain. Jadi pemerintah lebih baik mengevaluasi bagaimana system kebiri yang akan disyahkan. Jika untuk pemberian tambahan hukuman secara sosial dan pidana, itu sangat baik sekali,” kata Yefri kepada Haluan, Selasa (17/5)

Baca Juga : Gempa 5,8 Magnitudo Guncang Padang, Pasien dan Keluarga di RSUP M Djamil Berhamburan

Dijelaskannya, akan lebih arif pemerintah pusat mau menelaah kembali konvensi anti penyiksaan dan hukuman kejam kepada pelaku kriminal. Sebab, perlakuan kebiri sangat tidak manusiawi dan merendahkan martabat manusia.  (h/mg-ang)

 

Baca Juga : Hendri Septa Serahkan SK Pengangkatan bagi 112 P3K di Lingkungan Pemko Padang Formasi 2019

 

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]