Kesenian Tradisional Sarana Promosikan Pariwisata


Rabu, 18 Mei 2016 - 03:10:14 WIB
Kesenian Tradisional Sarana Promosikan Pariwisata

PARIAMAN, HALUAN — Wa­likota Pariaman, Mukhlis R mengingatkan, kesenian tra­disional  merupakan salah satu sarana guna menarik wisa­tawan yang akan berkunjung ke Kota Pariaman. Oleh sebab itu, kesenian tradisional ini harus dihidupkan kembali melalui sanggar-sanggar kesenian hing­ga tetap terjaga kelestariannya.

Hal tersebut dikatakan wa­li­kota pada festival komunikasi, informasi dan edukasi (KIE) program Kependudukan, Ke­luarga Berencana, dan Pem­bangunan Keluarga (KKBPK) melalui kesenian lokal tra­disional tingkat Provinsi Su­matera Barat tahun 2016 di Pantai Gandoriah, Minggu (15/5).

Baca Juga : DLH Kabupaten Pessel: Kepekaan Siswa Secara Dini Terhadap Ancaman Lingkungan Perlu Dilakukan

Kesenian tradisional juga merupakan media yang efektif dalam penyampaian komu­nikasi, informasi dan edukasi kepada masyarakat.

“Para pengembang Islam di Pariaman juga telah me­man­faatkan kesenian tradisional untuk mengenalkan ajaran Islam. Begitupun pada masa orde baru yang juga sering memanfaatkan kesenian tradi­sional untuk menyampaikan pesan-pesan pembangunan kepada masyarakat. Sekarang juga memanfaatkan hal yang sama agar pesan-pesan prog­ram kependudukan dan KB bisa sampai kepada ma­syarakat,” ujar Wako.

Baca Juga : Personel Polri dan ASN Polres Agam Jalani Vaksinasi Covid-19

Karena itu, lanjutnya, Pe­merintah Kota Pariaman me­nyambut baik iven-iven yang diadakan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Barat di Kota Pariaman, karena Paria­man sedang giat mempro­mo­sikan sektor pariwisata.

Sementara Kepala Per­wakilan BKKBN Provinsi Su­matera Barat, Nofrija, me­ngatakan, festival KIE program KKBPK melalui kesenian lo­kal/tradisional tingkat Provinsi Sumatera Barat diikuti 14 kabupaten/kota se-Sumatera Barat.

Baca Juga : Pemkab Agam Seleksi Kafilah Menjelang MTQN Sumbar ke-39

Tujuan kegiatan untuk me­nyebarluaskan informasi ten­tang program KKBPK kepada masyarakat dengan meman­faatkan kesenian tradisional, karena penyampaian informasi melalui kesenian tradisional ini juga sangat mudah dimengerti oleh masyarakat.

Para peserta di festival tersebut menampilkan kese­nian lokal/tradisional masing-masing daerah diantaranya, saluang, rabab dan randai. “Ini salah satu kesempatan kita untuk mempromosikan kese­nian di Kota Pariaman guna menarik wisatawan yang akan berkunjung,” pungkas walikota ini lagi. (h/tri/hel)

Baca Juga : Minimalisir Penggelapan Aset Daerah, Pemkab Pessel Lakukan Inventarisasi Secara Berkala

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]