Pemerintah tak Lupa Kasus ‘Papa Minta Saham’


Rabu, 18 Mei 2016 - 03:18:16 WIB
Pemerintah tak Lupa Kasus ‘Papa Minta Saham’

JAKARTA, HALUAN — Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan, pemerintah tidak akan melupakan kasus ‘papa minta saham’, meski Partai Golkar yang kini dipimpin Setya Novanto telah menyatakan dukungan kepada pemerintah.

 “Yang terjadi di Golkar dan peristiwa itu adalah dua hal yang terpisah,” ujarnya di ruang kerjanya, Selasa (17/5). Pramono mengatakan bahwa pemerin­tah menghargai hasil Munaslub Partai Golkar yang mengukuhkan Setya sebagai ketua umum baru. Pramono menyebut, Golkar adalah partai besar dengan sisem demokrasi yang baik. Karenanya, sejak awal pemerintah tak pernah ikut campur dalam proses pemilihan ketua umum baru di partai berlambang beringin tersebut.

Baca Juga : Massa dari Kubu AHY dan KLB Demokrat Bentrok di Deliserdang

Kasus ‘papa minta saham’ sendiri berawal saat Setya, yang saat itu menjabat sebagai ketua DPR RI, mencatut nama Presiden Jokowi dalam rencana perpan­jangan kontrak PT Freeport Indonesia. Atas perbuatan tersebut, Setya disidang oleh Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD).

Sidang MKD memutuskan bahwa Setya melanggar etika seorang pimpinan DPR. Namun demikian, putusan itu tidak lantas membuat Setya terlempar dari parlemen. Pada akhirnya, Setya sendiri yang mengundurkan diri dari jabatan Ketua DPR. (h/rol)

Baca Juga : Via Telepon di KLB Demokrat, Moeldoko: Saya Terima Jadi Ketum!

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Jumat, 05 Maret 2021 - 17:36:56 WIB

    Massa dari Kubu AHY dan KLB Demokrat Bentrok di Deliserdang

    Massa dari Kubu AHY dan KLB Demokrat Bentrok di Deliserdang Massa pendukung Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bentrok dengan kelompok yang akan menggelar Kongres Luar Biasa (KLB) di Deliserdang, Sumatera Utara (Sumut)..
  • Jumat, 05 Maret 2021 - 17:23:03 WIB

    Via Telepon di KLB Demokrat, Moeldoko: Saya Terima Jadi Ketum!

    Via Telepon di KLB Demokrat, Moeldoko: Saya Terima Jadi Ketum! Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat (PD), yang diklaim sepihak sejumlah orang, memutuskan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menjadi Ketum Demokrat periode 2021-2025. Moeldoko menerima keputusan KLB Demokrat di Deli Serda.
  • Jumat, 05 Maret 2021 - 17:17:19 WIB

    Tok! KLB Tetapkan Moeldoko Ketum Demokrat 2021-2025

    Tok! KLB Tetapkan Moeldoko Ketum Demokrat 2021-2025 Akhirnya Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko,  ditetapkan Kongres Luar Biasa (KLB)  sebagai Ketua Umum Partai Demokrat periode 2021-2025..
  • Jumat, 05 Maret 2021 - 17:03:01 WIB

    Polisi Tolak Bubarkan KLB Demokrat: Salahnya Apa?

    Polisi Tolak Bubarkan KLB Demokrat: Salahnya Apa? Polri menilai kegiatan Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat (PD) yang digelar di The Hill Resort, Sibolangit, Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut) adalah urusan internal partai. Hal itu menyusul desakan dari kubu Agus Har.
  • Jumat, 05 Maret 2021 - 15:45:03 WIB

    Max Sopacua Sebut Moeldoko Calon Kuat Ketum Demokrat di KLB

    Max Sopacua Sebut Moeldoko Calon Kuat Ketum Demokrat di KLB Politikus senior Partai Demokrat Max Sopacua mengatakan Moeldoko merupakan sosok yang menjadi calon kuat untuk menduduki kursi Ketua Umum Partai Demokrat pada Kongres Luar Biasa (KLB) yang digelar di The Hill Hotel dan Resort.
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]