Mangkir Saat Rapat LKPJ

DPRD Minta Sekda Tegur Pimpinan SKPD


Rabu, 18 Mei 2016 - 03:49:30 WIB
DPRD Minta Sekda Tegur Pimpinan SKPD

PAYAKUMBUH, HALUAN — Ketua Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Payakumbuh Fitrial Bachri meminta Sek­retaris Daerah (Sekda) Ben­ni Warlis untuk menegur pimpinan Satuan Kerja Pe­rangkat Daerah (SKPD) yang tak datang   meng­hadiri rapat kerja pem­baha­san Laporan Ke­terangan Pertanggungjawaban (LK­PJ) Walikota Payakumbuh 2015 yang digelar dari Selasa hingga Kamis besok.

“Kami sedikit kecewa, karena belum lagi  rapat kerja dimulai, sejumlah pim­pinan SKPD sudah meminta izin tak bisa datang kepada kami,” ungkap Fitrial ketika memimpin rapat kerja Ko­misi A dengan Sekretarat Pemko Payakumbuh, Selasa (17/5).

Baca Juga : Mentawai Jadi Daerah Terakhir yang akan Jemput Vaksin Covid-19 Tahap II

Ia akan memberikan daf­tar pimpinan SKPD yang tak datang mengikuti Rapat Kerja (Raker) dengan ko­misi kepada Sekda nanti, agar yang bersangkutan perlu diberi pembelajaran bagaimana menjalani roda pemerintahan yang benar,” tegas politisi Gerindra ini.

Asisten III Setdako Pa­yakumbuh Iqbal Bermawi yang memimpin Sekretariat Pemko dalam Raker dengan Komisi A itu, langsung me­nyikapi secara positif terha­dap keluhan yang disam­paikan ketua komisi terse­but. Menurutnya, pimpinan SKPD yang mangkir dalam Raker terutama yang tak jelas alasannya akan ko­ordinasikan dengan Sekda. “Nanti akan kita sampaikan kepada Sekda bahwa ada pimpinan SKPD yang tak datang mengikuti Raker. Apalagi dalam pembahasan LKPJ Walikota Paya­kum­buh 2015,” tegasnya.

Baca Juga : Hutama Karya Tegaskan Tidak Ada Penghentian Proyek Jalan Tol Padang-Pekanbaru, Hanya...

Raker Sekretariat Pem­ko Payakumbuh de­ngan  Komisi A DPRD itu ber­langsung cukup harmonis. Sejumlah kegiatan di Sek­retariat Pemko Payakum­buh, dipertanyakan anggota Komisi A seperti, Hurina Jamhur, Ridha dan Dt. Rky. Mulie. Ketiganya, meminta Pemko untuk serius dalam menjalani program yang sudah tertuang dalam RP­JMD, terutama terhadap pembangunan Islamic Cen­tre yang masih belum ter­laksana.

Terkait dengan Islamic centre kata Iqbal, persoalan tanah yang selama ini men­jadi kendala Pemko sudah dituntaskan. Namun, Pemko saat ini tengah membangun membangun Masjid Raya Payakumbuh terlebih da­hulu di atas lahan seluas lebih kurang 1,5 hektar, yang berlokasi di Padang Kaduduk Kelurahan Tigo Koto Diate, Kecamatan Payakumbuh Utara. “Tidak tertutup kemungkinan, nan­tinya akan berkembang menjadi Islamic Centre,” sebut Iqbal. (h/zkf)

Baca Juga : Tiga Ruas Jalan Provinsi Jadi Prioritas, Ini Rinciannya

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]