Penertiban Pengemis, Dinas Sosial Cuek


Rabu, 18 Mei 2016 - 03:58:53 WIB
Penertiban Pengemis, Dinas Sosial Cuek Pengemis Emi (27) menjemur dua orang anak bayinya berusia 7 bulan dan 1,5 tahun, diamankan diKantor Satpol-PP Padang Panjang, Senin. (APIZ MUHAMMAD)

PADANG PANJANG, HALUAN — Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) menertibkan,  Ibu   yang membawa bayi   yang biasa mengemis di Pasar Padang Panjang. Namun,  untuk pembinaan lebih lanjut  setelah penertiban,    pihak  Dinas Sosial Padang Panjang  seakan lepas tangan dan tak peduli akan permasalahan sosial ‘tersebut.

Informasi yang Haluan himpun di Pasar Padang Pan­jang,  Selasa kemarin,  sejak Senin pagi  pengunjung pasar di kejutkan dengan adanya seorang pengemis wanita yang membawa dua orang anaknya,.

Baca Juga : BMKG Prediksi Gelombang Tinggi Hingga 3 Meter di Perairan Sumbar Sampai Besok

Tidak k sepantasnya anak kecil berumur 1,5 tahun dan 7 bulan itu   dijemur  di tengah keramaian  pasar.”Awalnya saya sempat kaget melihat ibu itu membawa dua orang anak­nya yang masih kecil untuk mengemis di keramaian pasar, namun tak lama setelah itu, juga ada pengunjung pasar yang mungkin prihatin dan kawatir dengan keadaan anak­nya itu, dan langsung meng­hubungi pihak Satpol-PP un­tuk meminta bantuan penga­manan,” ujar Ade salah seo­rang pedagang pasar Padang Panjang.      

Terpisah, Kepala Satpol-PP Padang Panjang Joni Aldo, membenarkan bahwasannya personil Pol-PP telah menga­mankan pengemis seorang Ibu yang membawa dua orang anak dari pasar Padang Pan­jang, dan saat ini telah di berada di Kantor Satpol-PP Padang Panjang.

Baca Juga : Sempat Terhenti, Pembangunan Monumen Bela Negara Segera Dilanjutkan

“Setelah mendapatkan laporan dari pengunjung pa­sar, kita lansung kerahkan personil ke TKP untuk meli­hat dan memastikan kejadian disana, setelah itu personil Satpol-PP langsung mener­tibkan dan mengamankan Gepeng tersebut ke Kantor Satpol-PP. Saat ini kita telah kordinasikan dengan pihak Dinas Sosial untuk men­cari­kan jalan keluar terbaik bagi Gepeng tersebut,” ujar Joni Aldo. 

Ironisnya, tidak ada ban­tuan  dan pembinaan  lanjutan untuk pengemis yang terjaring tersebut. Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Pa­dang Panjang, Emir Emil Elmaulit, saat dikonformasi Haluan terkait menindak lan­juti  persoalan gepeng itu menyebutkan,  pengemis  ter­sebut bukan lah warga Pa­dangpanjang.  Pastinya tidak ada anggaran untuk menindak lanjuti gepeng atau orang terlantara itu.”Kita tidak ada anggaran untuk Gepeng yang bukan warga Padang Pan­jang,” ujar Emir  singkat  langsung meninggalkan  wartawan.

Baca Juga : Mahfud MD Ingin Pembangunan Monumen Bela Negara di Sumbar Cepat Selesai

Tokok masyarakat Kam­pung Manggis Hendri G me­nge­cam  sikap  pihak  Dinas Sosial itu  karena  Pasal 34 ayat 1 UUD 1945  sudah menegaskan  an bahwa fakir miskin dan anak-anak terlan­tar  dipelihara oleh negara.

“Tidak adanya anggaran yang dipagukan teruntuk bagi orang fakir miskin dan anak-anak terlantar pada Disos­naker Padang-panjang ini sangat aneh. Sepertinya tidak ada kepedulian dari instansi terkait  yang bernaung di dalam pemerintahan. Kita minta kepala daerah turun untuk menangani persoalan yan menyangkut rakyat akar rumput ini,” tegasnya. Se­mentara,  Emi (27) pe­ngemis yang  terjaring di Pasar Padang Panjang dengan mem­bawa dua balita  ini  mengaku  asal Tan­juang Barulak Tanah Datar.

Baca Juga : Hadiri Rapat Kerja Kepala Sekolah, Sabar AS Paparkan Ide Majukan Dunia Pendidikan

Emi mengatakan,  ia ter­paksa membawa anaknya Alif (1,5 tahun) dan Yanti (7 bu­lan) mengemis. “Hanya ini cara saya untuk mencari ma­kan dan memenuhi kebutuhan keluarga pak, di rumah pun suami hanya sibuk bermain layangan.  Tidak mungkin saya tinggalkan kedua anak saya dirumah,” terangnya saat di jumpai Haluan di kantor Satpol-PP Padang Panjang.

Sekda Padang Panjang Edwar Juliartha yang didam­pingi Asisten II Pemko Pa­dang­panjang Yas Edizarwin j menanggapi persoalan ge­peng tersebut menilai, ada anggaran  yang dipagukan di instansi terkait.”Biasanya anggaran untuk kasus gepeng ini ada.  Gepeng ataupun orang terlantar akan diberi­kan pembinaan serta  diantar pada pada keluarganya,” tam­bah Yas Edizawin.  (h/mg-pis)

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]