Pangsa Pasar Perbankan Syariah Sumbar 6,8 Persen


Jumat, 20 Mei 2016 - 04:20:14 WIB
Pangsa Pasar Perbankan Syariah Sumbar 6,8 Persen (Dari kiri ke kanan) Kukuh Rahardjo Plt Direktur Bisnis BNI Syariah, Nasrul Abit Wakil Gubernur Sumbar, Deden Firman Hendarsyah OJK, Puji Atmoko Kepala Bank Indonesia Perwakilan Sumbar, Indra Yuheri Kepala Kantor Perwakilan OJK Sumbar, dan Hendri Direktur Kredit Syariah Bank Nagari, menabuh gendang tabuh saat membuka pameran iB Vaganza 2016 di Plaza Andalas, Padang, Kamis (19/5).

PADANG, HALUAN — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggelar pameran iB Vaganza di Plaza Andalas, Padang, mulai 19 hingga 22 Mei. Alasan OJK memilih Padang sebagai lokasi pameran ini berdasarkan pontesi ekonomi kota ini karena Padang telah berkembang menjadi kota perdagangan dan tujuan wisata dengan kekayaan alam serta kekayaan seni budaya. Dengan potensi itu, Padang berpotensi untuk pengembangan perbankan syariah

Hal itu disampaikan oleh Direktur Penelitian Pengem­bangan Pengaturan dan Peri­zinan Perbankan Syariah OJK, Deden Firman Hen­dar­syah, dalam pembukaan pa­me­ran Islamic Banking (iB) ter­sebut. 

Padang berpotensi se­bagai ko­ta pengembangan perban­kan syariah, kata De­den, ka­rena pangsa pasar per­bankan syariah di kota itu khu­susnya, dan Sumatera Barat (Sumbar) umumnya, me­lebihi pangsa pasar per­bankan syariah se­cara nasio­nal.

“Per Februari 2016, pang­sa pasar perbankan syariah di Sumbar sebesar 6,7 persen, dengan aset Rp4 triliun, pem­biayaan Rp3,6 triliun, dan Dana Pihak Ketiga (DPK) Rp2,8 triliun. Sementara pang­­sa pasar perbankan sya­riah secara nasional kurang dari 5 persen,” ujarnya.

Selain itu, Deden melihat potensi itu karena di Sumbar terdapat 88 unit kantor bank syariah dari 9 bank syariah. Karena potensi itu, OJK su­dah dua kali pameran iB Vaganza digelar di Padang. Pameran kali pertama digelar pada 2013. 

Sementara itu, Direktur Kredit Syariah Bank Nagari, Hendri mengatakan, Bank Nagari masih menjadi yang terdepan dalam pertumbuhan aset bank syariah di Sumbar. Meski belum memiliki bank sendiri secara terpisah dan hanya memiliki unit kredit syariah, serta baru berusia 10 tahun, Bank Nagari memiliki aset di unit syariah sebesar Rp1,3 triliun dari Rp4 triliun aset perbankan syariah di Sumbar.

“Bank Nagari memiliki tiga kantor cabang syariah di Sumbar, yakni di Padang, Payakumbuh, dan Kabupaten Solok. Kemudian, Bank Na­gari memiliki 6 kantor cabang pembantu syariah, 34 layanan syariah, dan Marketing Officer Syariah (MOS). MOS ini ada­lah petugas khusus sebagai tenaga pemasaran syariah yang membuat unit syariah Bank Nagari lebih dekat de­ngan masyarakat karena turun ke rumah-rumah warga,” tu­tur Hendri.

Pameran iB Syariah kali ini diikuti oleh 13 peserta, yang 7 di antaranya adalah bank, yang memiliki stan. Para peserta tersebut adalah Bank Nagari Syariah dan BNI Sya­riah sebagai pelaksana, ke­mudian Bank Muamalat, Bank CIMB Niaga Syariah, Bank Syariah Mandiri, Bank Bukopin Syariah, BRI Sya­riah, IndoPremier, Pegadaian Syariah, ATM Prima, ATM Bersama, BPRS, dan Asbi­sindo. (h/dib)

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]