Menkumham Minta Polisi Selidiki Video Membakar Paspor


Sabtu, 21 Mei 2016 - 04:16:46 WIB
Menkumham Minta Polisi Selidiki Video Membakar Paspor Men­teri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly.

JAKARTA, Haluan — Men­teri Hukum dan HAM Yasonna Laoly meminta kepolisian mengusut kebe­naran video pem­bakaran paspor dan latihan militer anak-anak yang diduga dila­kukan ISIS.

Saat ini, video tersebut telah menjadi viral di dunia maya.

Yasonna mengatakan, polisi juga harus mencari tahu motif penyebaran video tersebut.

“Nanti pasti kami minta ke polisi meneliti dulu apa­kah ada alasan ideologis seperti ISIS atau hal-hal lain mengenai itu,” ujar Ya­sonna, di Kantor Imigrasi, Jakarta Selatan, Jumat (20/5). 

Menurut dia, ada dua alasan di balik peredaran video itu. Pertama, alasan ideologis, yakni me­nun­jukkan ketidaksukaan ke­lompok tersebut terhadap Indonesia.

Kedua, untuk mem­pro­vo­kasi masyarakat In­do­nesia.

­“Tidak mungkin ada anak-anak datang dengan sendirinya. Pasti ada yang memotivasi dari belakang,” kata Yasonna.

Sebelumnya, sebuah vi­deo yang menampilkan ke­lompok yang diduga Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) kembali diunggah.

Video tersebut me­na­yangkan puluhan bocah yang dilibatkan kelompok teror tersebut.

Anak-anak itu menge­nakan baju loreng tentara, dan membakar paspor. Ter­dapat lambang bendera ISIS di pojok kanan tayangan video tersebut.

Dalam video berdurasi 2 menit 14 detik ini, awalnya menampilkan anak-anak yang bergantian menembak dengan senjata api.

Tak hanya senjata laras pendek, tubuh kecil mereka juga dilatih untuk menopang senjata laras panjang.

Kemudian di per­te­nga­han video, pria dewasa ber­nama Abu Thalha Malizi, dikelilingi puluhan anak, berbicara menggunakan bahasa Indonesia.

Ia tampak memegang paspor Malaysia berwarna merah.

Sementara anak-anak di sekelilingnya juga menunjukkan paspor yang rata-rata berwarna hijau, yakni paspor Indonesia.

Entah ditujukan kepa­da siapa, pria tersebut me­nyampaikan bahwa mereka akan melepas kewargaan Indonesia dan Malaysia.

“Kami akan membakar paspor-paspor ini sebagai tanda pembebasan diri kami kepada kamu, wahai pe­mimpin-pemimpin thaghut (zalim), wahai kerajaan-kerajaan thaghut,” ujar pria tersebut.

Tak hanya itu, ada juga ancaman yang dia lon­tar­kan.

“Bahwasanya kami akan datang kepada kamu de­ngan bala tentara yang kamu tidak akan mampu me­nga­lahkan,” kata dia.

Kemudian, secara ber­samaan, anak-anak melem­par paspornya ke atas tanah.

Salah seorang dari mere­ka maju ke depan, meme­gang kertas, kemudian mem­bakarnya jadi satu de­ngan paspor lainnya. (h/kmp)



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com


[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis, 20 Februari 2020 - 09:51:40 WIB

    Desakan Yasonna Mundur dari Menkumham Semakin Menguat

    Desakan Yasonna Mundur dari Menkumham Semakin Menguat JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Dosen Hukum Pidana Universitas Trisakti Abdul Fickar Hadjar menilai Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham), Yasonna Laoly, harus mundur dari jabatannya..
  • Selasa, 18 Februari 2020 - 03:07:24 WIB

    Menkumham Akui Ada Salah Ketik Pasal di RUU Omnibus Law

    Menkumham Akui Ada Salah Ketik Pasal di RUU Omnibus Law JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Menteri Hukum dan HAM (Menkumham), Yasonna Laoly mengaku, ada kesalahan redaksional dalam salah satu pasal di RUU Omnibus Law Cipta Kerja. Menurutnya, kesalahan redaksional dalam pasal 170 ayat 1 .
  • Ahad, 09 Februari 2020 - 18:26:55 WIB

    Survei IPO: Kinerja Menag dan Menkumham Terburuk!

    Survei IPO: Kinerja  Menag dan Menkumham Terburuk! JAKARTA, HARIANHALUAN.COM- Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah mengatakan, Kementerian Agama (Kemenag) dan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) tercatat memiliki kinerja terburuk selama 10.
  • Jumat, 31 Januari 2020 - 00:54:10 WIB

    Seleksi CPNS Kemenkumham Masuki Tahap Kedua, Catat Jadwalnya

    Seleksi CPNS Kemenkumham Masuki Tahap Kedua, Catat Jadwalnya JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Seleksi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Tahun Anggaran 2019 saat ini memasuki tahapan kedua, yaitu seleksi kompetensi dasar (SKD).
  • Ahad, 29 Desember 2019 - 20:48:15 WIB

    CW Desak Presiden Jokowi Copot Menkumham Yasonna Laoly

    CW Desak Presiden Jokowi Copot Menkumham Yasonna Laoly JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Indonesia Corruption Watch (ICW) mendorong presiden Joko Widodo untuk memberhentikan Menteri Hukum dan Ham (Menkumham) Yasonna Hamonangan Laoly. Hal itu diminta ICW terkait masih munculnya kasus pa.

BERITA TERPOPULER Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM