Pemkab Solsel Ajak Investor Garap Potensi Wisata


Senin, 23 Mei 2016 - 02:59:24 WIB
Pemkab Solsel Ajak Investor Garap Potensi Wisata

SOLSEL, HALUAN —  Pemerintah Kabupaten Solok Selatan (Solsel) mengajak investor untuk menggarap sektor pariwisata di daerah itu. Hal itu dikatakan Wakil Bupati Solsel, Abdul Rahman kepada Haluan, Jumat,(27/05).

“Untuk pengembangan sektor kepariwistaan kita mendorong para investor untuk menggarap potensi wisata alam yang sangat melimpah di daerah ini,” katanya.

Baca Juga : Harga Sembako di Pasar Tradisional Merangkak Naik

Menurutnya, jika hanya mengharapkan pemerintah daerah untuk pengem­ba­ngan melakukan pengem­bangan tentunya tidak mak­simal sebab, selain faktor Sumber Daya Manusia (SD­M) yang terbatas juga ter­kait anggaran.

Pemerhati Wisata Sum­bar, Yulnofrins Napilus me­nyebutkan, untuk menjadi salah satu daerah destinasi wisata Solsel tidak bisa ha­nya mengandalkan satu ob­jek saja. “Solsel jaraknya cukup jauh dari Provinsi sehingga harus memiliki beberapa destinasi wisata agar wisatawan mau ber­kunjung dan yang menarik adalah air terjun tansi am­pek, jalur pendakian Gu­nung Kerinci serta kawasan saribu rumah gadang,” lan­jutnya

Baca Juga : Pengendalian Inflasi, Pemko Padang Panjang Pantau Harga Sembako Selama Ramadan dan Lebaran

Sementra, Kepala Ba­gian Hukum Sekretariat Solsel, Yulharnis menga­takan, tidak ada peraturan daerah (perda) di daerah itu yang dinilai menghambat investasi. “Semua perda yang diterbitkan dan dila­porkan ke provinsi untuk diteruskan ke Kementerian Dalam Negeri agar dieva­luasi, dan sampai sekarang belum ada yang direko­mendasikan untuk dihapus karena menghambat in­ves­tasi,” katanya.

Ia menjelaskan, perda yang menghambat investasi itu apabila ada di dalamnya mengatur tentang pengu­rusan izin yang berbelit-belit serta biaya mahal. Sedang­kan di Solsel, katanya, untuk perizinan hanya ada izin mendirikan bangunan (IMB) dan itu prosesnya sangat mudah dan biaya sesuai ketentuan.

Baca Juga : Persentase Sembuh Pasien Covid-19 Padang Panjang Tertinggi di Sumbar

“Rekomendasi dari Ke­mendagri untuk perda di Solsel yang menghambat investasi belum ada, dan apabila ada maka segera kita usulkan untuk dihapus,” katanya.

Menurutnya, investasi di Solsel semuanya berjalan dengan baik dan tidak ada hambatan seperti Pem­bang­kit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) dan lainnya.

Baca Juga : Mantap! 57 Siswa SMA 1 Sumbar Sembuh dari Covid-19

“PLTP dan PLTMH ber­jalan normal dan tidak ada hambatan dan saat ini juga ada satu lagi PLTMH yang dalam proses pengerjaan. Ini membuktikan Solsel mendukung investasi,” je­lasnya.

Untuk tahun 2016 Solsel sudah menetapkan delapan Ranperda yaitu Penyertaan Modal Daerah pada PT Balairung Citra Jaya Sum­bar, Ranperda tentang Peru­bahan atas Perda Nomor 2 Tahun 2012 tentang Pajak Daerah.

Selanjutnya Ranperda tentang Penerimaan Sum­bangan Pihak Ketiga kepada Pemerintah Kabupaten Sol­sel, Ranperda tentang Per­lin­dungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, Ran­perda tentang Pengelolaan Sampah.

Selanjutnya, Ranperda tentang Penanaman Modal Daerah serta Ranperda ten­tang Corporate Social Responsibility (CSR). Yang terbaru DPRD beserta pe­merintah setempat me­nye­tujui Perda tentang Pe­nyer­taan Modal bagi Peru­sahaan Daerah Air Minum dan Perusahaan Daerah. (h/jef)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]