SMAN 3 Sawahlunto Kunjungi SMA Unggul Surabaya


Senin, 23 Mei 2016 - 17:41:14 WIB
SMAN 3 Sawahlunto Kunjungi SMA Unggul Surabaya Kunjungan SMAN 3 Sawahlunto ke SMAN 5 Surabaya Jawa Timur.

SAWAHLUNTO, HALUAN—Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Sa­wah­lunto, memboyong SMA Ne­geri 3 Kota Sawahlunto me­ngun­jungi SMA Negeri 5 Sura­baya, Provinsi Jawa Timur, sekolah yang telah memiliki prestasi nasional dan inter­nasional.

Dalam kunjungan yang di­ikuti 50 peserta terdiri dari unsur siswa, guru, dan elemen sekolah, serta Dinas Pen­didi­kan Pemuda dan Olahraga dan Ko­misi A DPRD Sawahlunto itu, terungkap komitmen ber­sama menjadi kunci pendidikan.

Baca Juga : Update! Lima Daerah Kuning, 14 Lainnya Ditetapkan Masuk Zona Oranye di Sumbar

“Pengelolaan pendidikan butuh waktu yang panjang, awal yang terpenting itu ko­mi­t­men semua pihak yang terkait dengan pendidikan itu sendiri,” ungkap Kepala SMA Negeri 5 Kota Surabaya, Jawa Timur,  Sri Widiati.

Untuk proses pembelajaran sendiri, terang Sri Widiati, siswa tidak hanya dipasok dengan teori, namun juga di­be­ kali dengan ilmu praktek. Hal itu dibuktikan dengan adanya Pembangkit Listrik Tenaga Surya yang dimiliki sekolah tersebut.

Baca Juga : Jumlah Kesembuhan Pasien Covid-19 di Sumbar Bertambah 212 Orang

Selain itu, meski dengan kapasitas kecil, SMA Negeri 5 Surabaya juga melakukan pe­nge­lolaan limbah sampah me­n­­jadi listrik. “Siswa me­mang dibentuk dalam proses pem­belajaran yang dilaksanakan,” terang Sri Widiati.

Sekolah dengan kapasitas 300 murid setiap angkatan itu, dilengkapi dengan 30 kelas, labor komputer, kimia, fisika, bahasa, dan labor praktek lain­nya. Semua bentuk kreativitas siswa didorong sekolah, de­ng­an pelaksanaan program eks­tra­kurikuler sekolah.

Proses pembelajaran sen­diri dimulai pukul 06.30 WIB dan berakhir 15.00 WIB, sela­ma lima hari, yakni Senin hingga Jumat. Sedangkan un­tuk hari Sabtu, sekolah libur.

Hebatnya, sebelum pela­jaran dimulai, sekolah ini mengusung program literasi. Dimana setiap pagi, siswa wajib membaca satu buku non pela­jaran, kemudian menganalisa dan merangkum isi buku tersebut.

“Program literasi ini untuk menumbuhkan budaya mem­baca dalam diri setiap siswa. Karena semua ilmu yang di­dapat­kan, awalnya pasti dari semangat membaca,” ungkap Sri Widiati.

Program literasi buku non pelajaran tersebut, sangat men­dukung kegiatan ekstra­ku­ri­kuler siswa. Wajar saja, ketika jam istirahat, hampir di setiap lorong dan kelas, masih di­jum­pai siswa yang memanfaatkan jam tersebut untuk membaca.

Dalam proses penerimaan siswa, sekolah memiliki tim khusus, dengan sistem pe­neri­maan secara online yang ter­buka. Sehingga, tidak ada siswa titipan yang masuk, dengan mengandalkan catatan dari pejabat.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Sa­wah­lunto, Drs Marwan, MPd me­nga­takan, kunjungan yang dila­kukan untuk mendorong se­mangat SMA Negeri 3 Sawah­lunto, yang diproyeksikan menjadi sekolah unggul ke depan.

“Mengingat SMA Negeri 3 Sawahlunto sebagai sekolah baru, maka harus melihat bagaimana proses pendidikan di sekolah yang telah maju,” terang Marwan.

Sementara itu, Komisi I DPRD Sawahlunto, Epi Kus­nadi dan Armando, yang hadir dalam kesempatan tersebut mengatakan, telah dua kali bertandang ke SMA Negeri 5 Surabaya.

“Yang memotivasi kami untuk datang, karena melihat prestasi dan keunggulan yang dimiliki SMA N 5 Surabaya, untuk dapat dikembangkan di sekolah di Sawahlunto, khu­sus­nya SMA N 3 Sawahlunto,” terang Epi Kusnadi. 

Baik Epi maupun Ar­man­do melihat, suasana pen­didi­kan di SMA Negeri 5 Surabaya mengalir, siswa sadar posisinya sebagai pelajar, yang hadir di sekolah untuk menimba ilmu.

Kepala SMA Negeri 3 Sa­wah­­lunto, Drs Firman menga­ku sangat terkesan dengan proses pembelajaran yang di­terap­kan di SMAN 5 Surabaya tersebut. Khususnya, dalam hal kesadaran siswa, yang masih tetap belajar pada jam istirahat. (h/swl)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]