Lagi, Hakim Tertangkap Tangan

Makin Sulit Cari Keadilan


Rabu, 25 Mei 2016 - 04:51:13 WIB
Makin Sulit Cari Keadilan Ilustrasi.

JAKARTA, HALUAN — Wakil Ketua Komisi III Desmond J Mahesa menilai, kasus hakim yang tertangap dalam operasi tangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), menunjukkan semakin sulitnya mencari keadilan di lembaga peradilan.

Pada Senin (23/5/2016) kemarin, KPK menangkap tangan hakim pengadilan tipikor di Bengkulu berinisial JP. JP merupakan hakim tipi­kor keenam yang ditangkap oleh KPK.

Baca Juga : Kemenkes Tetap Pakai Vaksin AstraZeneca Meski Diterpa Isu Penggumpalan Darah

“Hari ini lembaga penga­dilan (sudah menjadi) tempat perdagangan,” kata Des­mond,  di Kompleks Par­lemen, Senayan, Jakarta, Se­lasa (24/5/2016).

Menurut dia, tidak sedikit masyarakat yang ketika ber­perkara di pengadilan ber­harap mendapatkan putusan yang adil. Namun, operasi tangkap tangan yang dilaku­kan KPK terhadap JP kian memupuskan harapan itu.

Baca Juga : DPR Minta Pemerintah Desak Sinovac Segera Urus EUL dari WHO

“Ini mengindikasikan bah­wa dunia peradilan kita ini telah kotor,” ujarnya.

Politisi Gerindra itu me­nilai, satu-satunya cara untuk memperbaiki kondisi pera­dilan adalah  dengan mere­formasi total Mahkamah Agung.

Baca Juga : Hari Ini, 2 Penyuap Eks Mensos Juliari Batubara Hadapi Sidang Tuntutan

Untuk itu, saat ini DPR tengah menggodok Ran­ca­ngan Undang-Undang Jaba­tan Hakim, yang salah satu poin pentingnya yaitu meng­atur masa jabatan seorang hakim.

“Ini dilakukan agar hakim agung tidak kayak kartel se­perti sekarang,” ujar Des­mond.

Baca Juga : Keberadaan Jozeph Paul Zhang Terus Dilacak, Kabar Terbaru Sudah Keluar dari Jerman

Sebelumnya, Ketua KPK Agus Rahar­djo mem­benarkan adanya operasi tangkap tangan yang dilakukan terhadap hakim di Bengkulu. Menurut Agus, JP ditangkap di rumah dinas Kepala PN Kepahiang, pada pukul 15.30 WIB, Senin (23/5/2016).

Hingga saat ini, belum ada penjelasan lebih jauh menge­nai dugaan tindak pidana korupsi yang diduga dilakukan JP.

Rencananya, KPK akan menggelar konferensi pers untuk mengumumkan hasil operasi tangkap tangan ter­sebut. (h/kcm)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]