Irwan: Ragu, Temui Saya!!

7 Fraksi DPRD Sumbar Pertanyakan Minang Mart


Kamis, 26 Mei 2016 - 06:09:55 WIB
7 Fraksi DPRD Sumbar Pertanyakan Minang Mart

Langkah Gubernur dengan program Minang Mart (MM)-nya terus menuai kritik, termasuk dari tujuh fraksi di DPRD Sumbar. Kendati demikian, Gubernur tetap bersikukuh dan menyebut MM diyakini bisa bergerak cepat untuk masyarakat.

PADANG, HALUAN — Tu­juh dari sembilan fraksi pada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumbar meminta dikaji ulangnya prgram Minang Mart (MM). Hanya Fraksi Partai Ke­adilan Sejahtera (PKS) dan Fraksi Partai Persatuan Pem­­­bangunan (PPP) yang tidak bersikap terhadap pe­lun­curan MM ini.

Secara umum Fraksi di DPRD Sumbar Gerindra, Hanura, Golongan Karya (Golkar), Demokrat, PAN, Nasdem, dan gabungan PDIP, PKB dan PBB me­nilai, karena sudah me­nyangkut hajat hidup orang banyak, maka DPRD sudah harus tahu tentang ritel ekonomi modern milik per­u­­sahaan plat merah itu.

Juru bicara dari Fraksi De­mokrat, HM Nurnas, dalam penyampaian pan­dangan fraksi di sidang paripurna Rabu (25/5) me­ngatakan peluncuran MM ini bertentangan dengan semangat Presiden Joko Widodo untuk membangun dan memperbanyak pasar tradisional. Pemprov Sum­bar malah meluncurkan ritel ekonomi modern yang dinilai akan dapat me­ma­jukan Usaha Mikro Kecil Menengah (UM KM) dan pengusaha lokal.

“Secara umum kami sa­ngat mendukung langkah yang dila­kukan gubernur tersebut, hanya saja ini perlu kajian mendalam, karena ini sudah menyangkut mas­ya­rakat banyak,”kata Nurnas.

Fraksi Golongan Karya (Gol­kar) pun menyatakan sikap yang sama. Sitti Izzati Azzis yang menjadi juru bicara mengatakan, fraksi dari partai beringin ini me­minta agar MM ini perlu pem­bahasan lanjutan. Apa­lagi ia juga mempertanyakan sikap gu­ber­nur yang me­nyatakan tidak perlu lapor kepada DPRD. “Ini perlu dikaji ulang, karena me­nyangkut hidup orang ba­nyak,” tukasnya

Hanura Sumbar pun be­reaksi sama. Selain meminta dikaji ulang kehadiran ritel modern ini Ha­nura juga menyayangkan sikap arogan dari gubernur yang me­nyatakan tidak perlu lapor DPRD.

“Kami dari Hanura sejalan dengan teman-teman yang lain agar MM ini benar-benar dikaji kembali. Takutnya ini sama saja dengan program terdahulu se­perti satu sapi satu petani,”kata juru bicara fraksi Hanura yang juga Ketua DPD Hanura Sumbar, Marlis kemarin di Gedung DPRD Sumbar.

Cuma ia juga menyayangkan sikap arogan dari Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno yang menyatakan tidak perlu lapor DPRD usai peluncuran MM Senin (23/5) lalu di Auditorium Gubernuran Sumbar.

Sementara itu Albert Hendra Lukman juru bicara dari fraksi gabungan PDIP, PKB, PBB juga sejalan dengan wacana agar MM ini dikaji ulang. Menurutnya, Pemerintah Daerah (Pemda) dalam bidang usaha seperti itu tidak boleh sebagai regulator akan tetapi hanya sebagai fasilitator.

Wakil Ketua DPRD Sumbar yang sekaligus pemimpin rapat paripurna, Arkadius Dt. Intan Bano, menyebutkan peluncuran MM oleh gubernur tersebut meru­pakan langkah yang bagus dalam memajukan UMKM dan pengu­saha lokal. Hanya saja ada bebera­pa kajian yang harus dila­kukan seperti tentang pengelola MM, sumber dana dan juga ten­tang tujuan didirikannya MM tersebut.

“Ini memang harus dijelaskan kepada DPRD, karena juga sudah melibatkan BUMD seperti Bank Nagari sebagai pemberi pinja­man, Jamkrida sebagai penjamin pinjaman dan PT Grafika sebagai pengelola. Ini harus diketahui DPRD,”ungkapnya.

Ditemui jeda rapat paripurna, Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit, menanggapi bahwa untuk MM ini akan dibahas pada Kamis (hari ini—red) di Bank Indonesia bersama dengan gubernur. “Jadi, bagi yang tidak paham dengan MM silahkan datang ke BI besok, kami akan jawab semua perta­nyaan dan keraguan tentang MM,”jelas mantan Bupati Pesi­sir Selatan itu.

Terkait dengan pemilihan PT Grafika yang lebih banyak berge­rak dalam bidang percetakan dijelaskan Nasrul bahwa PT Gra­fika dalam perjalanannya juga mengurus perdagangan umum. “Jadi, saya rasa sudah tepat penun­jukkannya,”tambahnya lagi.

Temui Saya

Irwan Prayinto optimis pro­gram yang menargetkan 1.000 MM ini bisa merangkul seluruh usaha kerakyatan di berbagai sektor di Sumbar. Tujuanya tidak lain untuk menghindari terjadi­nya inflasi dan mengurangi teng­kulak. Serta bisa meningkatkan pereko­nomian masyarakat Sumbar.

Sistem yang akan digunakan dalam penerapan MM adalah sistem keroyokan tiga Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Provinsi Sumbar  yakni Bank Nagari, sebagai pemberian pem­biayaan modal kerja. PT Grafika berperan sebagai pengelolaan barang, sementara Jamkrida akan memberikan jaminan bagi mas­yarakat yang membutuhkan ja­minan pembiayaan modal kerja.

“Keroyokan three in one ini diyakini bisa bergerak cepat untuk masyarakat,”tutur Irwan Prayinto penuh optimis.

Menurut Irwan Prayitno, ma­sih ada yang tidak yakin dengan sistem yang dijalankan oleh MM ini karena masih sulitnya me­nerka apa yang dapat oleh peda­gang. Apa bedanya kehadiran MM dengan tidak hadirnya MM tersebut.

Namun, dia bersama dengan Bank Nagari, PT Grafika serta Jamkrida memiliki ‘rahasia’ tersendiri yang diyakini bisa menguntungkan masyarakat.

“Biarkan saja pikiran liar berkembang, tetapi kami me­miliki rahasia yang bisa mengun­tungkan masyarakat. Artinya sistem MM ini tidak akan mem­buat masyarakat rugi. Kalau ada yang masih ragu, silahkan temui saya secara pribadi,”kata Irwan Prayinto seusai meluncurkan program 1000 MM.

Alasan Irwan Prayinto yakin dengan suksesnya MM ke depan adalah gerakan awal MM  yang terbilang singkat sudah diminati oleh pedagang. Di Dinas Ko­perasi dan UMKM Sumbar saja sudah lebih  dari 100 pedagang yang tergolong tipe A yang men­daftar ke  Minang Mart. Se­dangkan tipe berikutnya sudah lebih dari 3.000 yang mendaftar di Bank Nagari.

MM terdiri dari 4 kelas mulai dari swalayan sampai dalam bentuk gerobak dorong dengan spesifikasi Minang Mart tipe A yakni swa­layan yang buka 24 jam dan standar layanan sudah uku­ran swalayan. Tipe B buka sesuai dengan ketentuan swalayan, size dan item barang serta fasilitas selevel lebih rendah di bawah mart modern. Tipe C golongan kelas warung atau lapau standar layanan oleh pemilik warung. Tipe D yakni gerobak dorong, branding CSR dan MM. (h/isr/ows)


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM