Sunaryo, Pantang Pulang Sebelum Padam


Sabtu, 28 Mei 2016 - 01:58:11 WIB
Sunaryo, Pantang Pulang Sebelum Padam Sunaryo, SE.

Sunaryo SE yang saat ini memegang kendali Posko Unit  Pemadam Kebakaran (Damkar) pada Badan Pe­nanggulangan Bencana Da­e­rah (BPBD) Kab.Tanah Datar, memiliki semangat tinggi dalam mengemban tugas, tak peduli siang mau­pun malam hari, turun lang­sung ke lokasi kebakaran.

Sejak mengawali tu­gas­nya sebagai PNS di BLK Tangerang sebagai ins­truk­tur, pria kelahiran 14 Feb­ruari 1964 ini memang telah menunjukkan semangat ker­ja cukup tinggi, hingga sekarang semangat kerjanya untuk turun ke lokasi ke­bakaran bersama anggota ternyata masih ulet.

Baca Juga : Baim Wong Pastikan Rumah Teka Teki yang Tayang Besok Tanpa Settingan

Di BLK Tangerang dia juga dipercaya pimpinannya menjabat tugas sebagai pe­nanggung jawab lapangan kegiatan padat karya dan teknologi tepat guna. Asam garam selama menjalankan tugas di lapangan, memang telah dimilikinya sejak me­ng­awali tugas sebagai abdi negara.

Sejak tahun 1989, se­telah menikah dengan seo­rang dara dari Luhak nan Tuo, nama Zulhaida, tepat­nya di Nagari Lima Kaum, Sunaryo yang memiliki ke­gemaran main sepak bola ini juga pindah tugas ke pemerintah Kabupaten Ta­nah Datar.

Baca Juga : Spiral: From The Book Of Saw dan Wrath Of Man Tayang di Bioskop Kota Padang

Kini kegiatan kese­ha­rian­nya dihabiskan di Posko Pemadam Kebakaran Ka­bupaten Tanah Datar Jln.­Soerapto Kampung Teleng Batusangkar bersama para anggota yang bertugas jaga piket selama dua puluh empat jam.

“Kita melaksanakan tu­gas tidak boleh setengah hati, harus full dan komit terhadap beban tugas yang diberikan pimpinan, teru­tama melakukan penyira­man di lokasi kebakaran,” tuturnya saat ditemui di Posko Damkar Batu­sang­kar.

Bersama seorang istri dan tiga putra dan putrinya masing-masing Zulfa Irna Sunari,Omar Syam Ro­mal­di dan Lia Mega Semesta, Sunaryo termotivasi melak­sanakan tugas kedinasannya dengan penuh semangat, meskipun harus pulang ke rumah hingga larut malam.

“Semanagat kerja itu bisa tumbuh dan terpelihara dengan baik, setelah men­dapat restu dari anak dan istri, mereka tahu persis betapa berat dan penuh risikonya tugas yang dija­lankan di lapangan,” tu­turnya dengan polos.

Dia menjelaskan, begitu beratnya beban tugas yang harus dikerjakan saat me­ngemban tugas sebagai pim­pinan unit pemadam keba­karan, kita harus menja­laninya dengan penuh keya­kinan tanpa mengabaikan aturan dan kesiapan pera­latan yang digunakan.

Selain melaksanakan tugas mulia saat musibah kebakaran itu terjadi, jajaran Unit Damkar Tanah Datar juga memiliki program pe­nyuluhan kepada warga hing­ga ke wilayah nagari, seperti memberikan praktik pengetahuan tata cara pema­daman api secara manual bagi para ibu-ibu saat me­masak di dapur.

Secara maksimal, ang­gota dari markas Damkar Kabupaten Tanah Datar di bawah pimpinan Sunaryo bisa saja mengalami ken­dala, terutama jauhnya ru­mah pemukiman warga hing­ga ke wilayah nagari, jorong maupun dusun, apa­lagi hingga saat ini masih banyak wilayah tempat ting­gal warga yang belum bisa dilewati oleh kendaraan.(h/emz)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]