Usaha Seni Pahat

Irwan Raih Rp8 sampai Rp15 Juta Sebulan


Kamis, 02 Juni 2016 - 05:15:57 WIB
Irwan Raih Rp8 sampai Rp15 Juta Sebulan IRWAN Sabar.

PADANG, HALUAN — Membuat kaligrafi dan prasasti di atas batu marmar merupakan karya seni dengan keahlian tersendiri. Itulah yang dilakoni Irwan Sabar, yang menja­lankan usahanya di Jl. Sutan Syahrir No. 43 Kelu­rahan Seberang Padang Selatan, Padang, di bawah bendera usaha “Wira Seni Pahat”.

Keahlian seni pahat yang dimilikinya ada­lah warisan dari pamannya bernama H. Ar­syad. Ia membantu pamannya sejak 1989. “Wi­ra Seni Pahat ini dirintis oleh kakek saya ber­nama Syukur, sejak tahun 1950. Jadi, saya me­rupakan generasi ketiga,” ucap lelaki ke­lahiran Padang, 28 Oktober 1968 itu belum la­ma ini.

Irwan mengaku hanya tamat SMA. Berbagai pekerjaan yang dilakukan tak ada yang sesuai. Maka, ia menekuni saja usaha seni pahat. Setelah hampir 20 tahun mengi­kuti pamannya, barulah ia dipercaya menjadi pimpinan, sementara pamannya H. Arsyad hanya sebagai pendamping. “Saya dipercaya memimpin usaha ini sejak 10 tahun lalu.

Menurut Irwan, karya seni berupa prasasti yang masih ingat, antara lain prasasti Tugu Merah Putih di depan Mapolresta Padang, rumah Godang Sungai Beringin, milik pengusaha nasional H. Nasrul Chas di Payakumbuh, Istano Silinduang Bulan di Tanah Datar, dan banyak lagi. “Kalau membuat prasasti, apa saja bentuknya kalau ada gambar, bisa saya buat,” katanya.

Sejak beberapa tahun lalu hingga kini, pesanannya makin sepi. Berbeda dengan tahun 1990-an hingga tahun 2000-an, pesanan lumayan banyak, baik dari kantor-kantor pemerintah maupun dari perusahaan BUMN.

Irwan sangat menyadari, selama ini hanya me­nanti pesanan. Sementara persaingan ma­kin ketat. Karena itu, ia berusaha bangkit de­ngan menggencarkan promosi dengan men­datangi kantor-kantor pemerintahan, BU­MN, kontraktor, dan pengembang peru­ma­han.

Berbeda dengan batu nisan dan rangka ma­kam yang pemasarannya bersifat tak te­tap. Kalau prasasti, erat kaitannya dengan ba­ngunan baru. Kaligrafi pun agak spesifik ka­rena rata-rata pemesannya adalah kaum mus­lim.

Ketika ditanya tentang harga, Irwan menjelaskan, harga batu nisan rata-rata berkisar Rp200 ribu hingga Rp2 juta per pasang. Kalau prasasti tergantung ukuran. Sebagai contoh, ukuran 30x40 cm harganya Rp400 ribu per lembar, ukuran 20x30 cm harganya Rp250 ribu, dan ukuran 60x90 harganya sekitar Rp4 juta.

Ia menambahkan, dengan keadaan seperti saar ini, pesanan prasasti maupun penjualan batu nisan dan rangka makam relatif sepi. Omzetnya rata-rata per bulan berkisar Rp8 juta hingga Rp15 juta. “Omzet kami sangat relatif, bisa lebih kecil dan bisa pula lebih besar dari itu,” jelasnya. (h/rb)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]