Datangi Kantor Walikota

Mahasiswa Tuntut Ketua STKIP Mundur


Jumat, 03 Juni 2016 - 04:29:31 WIB
Mahasiswa Tuntut Ketua STKIP Mundur Puluhan mahasiswa STKIP Ahlusunnah Bukittinggi mendatangi Kantor Balaikota Bukittingi, Kamis (2/6). Mereka menuntut agar ketua STKIP mundur dari jabatannya.

BUKITTINGI, HALUAN ­­—Mahasiswa Sekolah Tinggi Keguruan Ilmu Pendidikan (STKIP) Ahlusunnah Bukittinggi menuntut agar Ketua STKIP Ahlusunnah mundur dari jabatannya. Mereka menilai Ketua STKIP   telah melakukan pembohongan kepada mahasiswa dan publik.

Puluhan mahasisiwa STKIP Ahlusunnah Bukittinggi men­datangi  Balaikota Bukittinggi, Kamis (2/6) sekitar pukul 13.30 Wib. Mereka meminta kepada Wali Kota agar Ketua STKIP Ahlusunnah untuk segera mun­dur dari jabatannya.

Aksi yang mereka lakukan tersebut merupakan bentuk kekecewaan mereka atas  aksi demo telah mereka lakukan sebelumnya, Rabu (1/6) ke­marin  di kampus STKIP. Aki­bat tidak adanya  tanggapan dari kampus sesuai dengan permintaan mereka, akhirnya para mahasiswa yang dido­minasi mahasiswa tingkat akhir tersebut melakukan aksi damai ke Balaikota.

Puluhan mahasiswa  yang melakukan aksi damai ke­kantor Walikota ini nekat berjalan kaki dari kampus mereka yang bera­da kawasan Pasar Aur Kuning me­nu­ju  Ba­laikota di Gulai Bancah. Sela­ma perjalanan mereka men­dapat pengawalan ketat dari pihak Kepolisian Resor (Pol­res) Bukittinggi. Sesampai di Balaikota, Mahasiswa dari se­mua jurusan yang ada di STKIP Ahlusunnah tersebut, disambut langsung oleh Wali Kota Bu­kit­tinggi Ramlan Nur­matias dan Wakil Wali Kota Irwandi diha­laman Balaikota Gulai Bancah.

Kepada Walikota, maha­siswa mengatakan bahwa aksi mereka ini dilakukan karena merasa telah ditipu oleh Ketua STKIP Ahlusunnah yang saat ini dipegang oleh Eddy Mar­heni. Mereka menilai selain mem­bohongi mahasiswa, ketua yang baru setahun ini menjabat juga dinilai telah membohongi publik.

“Ketua STKIP tersebut mengaku dia tamatan dari Universita Jerman, padahal dari data yang kami kum­pulkan ternyata dia tamatan dari salah satu universitas Jakarta,” ujar Kaharman, Koor­dinator Lapangan mahasiswa yang melakukan aksi demo.

Selain itu para mahasiswa ini juga menyampaikan lima belas tuntutan lainnya. Di­antaranya, Ketua STKIP ters­ebut me­nyampaikan berita bohong kepada mahasiswa kalau akre­ditasi kampus sudah B, tapi tidak bisa mem­perlihatkan serti­fikat­nya pada mahasiswa.

“Kami juga dibodoh-bo­dohi dengan berjanji akan menukar nilai mahasiswa men­jadi A atau B jika dosen mem­berikan nilai rendah dari itu. Selain itu Ketua STKIP juga mengambil semua proyek pe­ngadaan perlengkapan wi­suda dan mengatakan bahwa per­lengkapan itu dipesan di Ban­dung, padahal terbukti me­mesan hanya di Padang,” ung­kap Kaharman.

Tidak hanya itu, ma­hasis­wa juga merasa dibodohi ka­rena Ketua STKIP berjanji me­namatkan mahasiswa tanpa perlu membuat tugas akhir atau skripsi. “Ketua STKIP juga me­merintahkan untuk mem­bubarkan seminar prodi pen­didikan Biologi, karena ma­ha­siswa mendaftar pada ketua prodi , tidak sesuai dengan ke­inginan ketua untuk mendaftar pada Wakil Ketua I,” tegasnya.

Menanggapi penyampaian tersebut, Walikota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, me­nga­takan agar persoalan yang meraka hadapi tersebut dapat didis­kusikan dengan sebaik mungkin dengan pihak kampus sendiri. Dan Pemko sendiri akan ber­upaya untuk mem­fasilitasinya.

“Mereka tadi men­yam­paikan  dan meminta beberapa tuntutan kepada Ketua STKIP. Apa yang dilakukan mahasiswa ini merupakan persoalan inte­ren, jadi kita hanya bisa mem­fasilitasi mereka. Tadi saya sudah meng­hubungi Ketua Yayasan mereka dan me­ngan­jur­kan agar mereka untuk berdiskusi, karena kalau demo tidak akan menyelasaikan masalah,” ujar Ramlan. Setelah mendengarkan penjelasan dari Walikota, para mahasiswa akhirnya membubarkan diri un­tuk kembali kekampus de­ngan pengawalan polisi. (h/tot)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]